My Hot And Sexy Wife

My Hot And Sexy Wife
Episode 94 : Noah datang?


__ADS_3

Episode 94 : Noah datang?


***


"Tuan Boston, maafkan atas keterlambatan saya ..."


Arabelle segera menyalami Josh dengan sangat percaya diri.


Lalu ia melanjutkan ucapannya ...


.


.


"Suami saya tidak bisa datang karena berada di perusahaan cabang, dia baru akan kembali 3 hari dari sekarang.


"Lebih dari itu semoga Tuan tidak keberatan saya mengganti suami saya hadir di tempat ini,"


Arabelle berbicara dengan sopan, menjelaskan mengenai ketidakhadiran suaminya dengan jelas.


Dan seperti yang diharapkan, Josh Boston menerima kedatangan Arabelle dengan baik.


Dan pemikiran Arabelle dengan menjaga nama baik suaminya terhadap perusahaan Boston sungguhlah keputusan yang sajagt tepat.


"Dengan senang hati saya menyambut anda Lady, saya malah tersanjung anda datang secara langsung menunjukkan bagaimana Tuan Noah benar-benar tidak salah memilih istri ..."


Josh Boston memuji sikap Arabelle yang dianggap bijak dan melakukan hal yang tepat.


"Terimakasih Tuan Josh, kebetulan saya membawa hadiah wine tahun 1900 atas peringatan ulangtahun perusahaan anda, dan saya doakan perusahaan anda tetap sukses!"


Seru Arabelle lagi melihat ke arah kepala pelayan kediamannya agar segera menyerahkan hadiah itu, karena Arabelle bermaksud untuk segera pulang setelah menyerahkan hadiah tersebut.


Josh Boston lagi lagi menerima sikap baik dari Arabelle, menerima hadiah dan kemudian mereka berbincang sebentar.


.


.


.


Disaat yang sama,


Noah baru saja sampai, dia tidak bisa tidur dengan nyenyak karena penasaran dengan reaksi istrinya ketika tahu ia pulang lebih awal dari yang diperkirakan.


Ketika ponselnya bisa dinyalakan dan sinyal sudah terkumpul, langsung banyak sekali pesan yang ia terima.


"Tring!"


"Tring!


"Tring!"


Noah dengan bersemangat membuka ponselnya, dia sudah berada di mobil saat ini.


Senyuman super bahagia tergambar disana ketika melihat jika pesan itu berasal dari istrinya, ada beberapa dari Finn tetapi tidak terlalu dihiraukan oleh Noah.


"APA?"


"I ... ISTRIKU PERGI KESANA!"

__ADS_1


"ASTAGA!"


Noah bahkan berteriak di mobil ketika membaca pesan itu.


Ya, Noah sudah mengetahui jika Arabelle berada di pesta acara ulangtahun perusahaan Boston.


Noah merasa cemas mengetahui istrinya ada disana.


"Istriku terlalu cantik, anggun dan memiliki banyak pesona!"


"Aku tidak sudi membuat istriku dilihat oleh para cecunguk itu!"


Geram Noah dengan suara lantang.


Sampai-sampai bawahan Noah yang berada di kemudi mobil sampai bergetar ketika mendengar kemarahan atasannya yang tiba-tiba.


Karena tadi, Noah kelihatan tersenyum dan bahagia tetapi sekarang kelihatan marah sekali.


"Sekarang kita ke kediaman Boston, gunakan kecepatan penuh! aku tidak mau tahu dalam lima menit kita harus sampai!" tegas Noah terhadap bawahannya untuk segera melajukan mobil dengan kecepatan penuh.


"Siap Pak," seru bawahannya itu melajukan mobil dengan sangat cepat, sesuai dengan instruksi dari Noah Frost tentunya.


.


.


.


Di saat yang sama di kediaman Josh Boston,


"Tuan, saya sangat menyesal karena sepertinya saya tidak bisa mengikuti acara ini hingga akhir, bagaimana pun tidak baik bagi seorang istri keluar tanpa suami nya ..."


"Saya mengerti sepenuh Lady, Tuan Noah sangat beruntung memiliki istri yang bijak seperti anda, saya sangat berterimakasih karena sudah berusaha tetap menjaga hubungan baik perusahaan kita ..."


Seru Josh Boston mengulik tangannya untuk menyalami Arabelle lagi.


Arabelle tersenyum lalu membalas, kemudian tanpa basa-basi langsung melangkah hendak pulang.


Akan tetapi ...


"Arabelle!"


Ada beberapa kelompok wanita memanggil Arabelle, Arabelle menoleh dan ekspresi tidak suka terlihat jelas di wajah Arabelle sekarang.


"Kamu Arabelle kan? apakah kau masih ingat dengan kami?"


Gadis itu tersenyum cerah namun kelihatan sekali hanya ingin berbasa-basi dengan Arabelle.


"Saya tidak ingat, memangnya anda siapa sampai saya harus ingat?"


Nada ketus dan jawaban yang menusuk bagaikan panah langsung menusuk para gadis yang merupakan tamu di pesta ini.


'Aku ingat kalian semua, tetapi aku kesal karena aku mengingat kalian! kalian adalah para gadis yang dulu mengejar Noah!'


'Kalian juga suka membully aku dahulu!'


Benak Arabelle sebenarnya ingat, tetapi dia ingin menunjukkan kepada para gadis-gadis itu jika dia mengingat mereka.


Para gadis itu melebar kan matanya, melihat perubahan drastis dari Arabelle sungguh membuat mereka tercengang.

__ADS_1


Cara bicara, cara menatap dan bahkan caranya melipat tangan Sekarang sungguh superior dan tidak terlihat lemah sama sekali.


"Ehem, kami adalah teman sepermainan mu dulu, aku lihat tidak ada suami mu disini?"


"Aku dengar suami mu suka jajan di luar ya?"


"Sangat menyakitkan ya Bel, padahal kau sangat cantik,"


"Apakah boleh aku juga menggoda suami mu, kau kelihatan tidak masalah dengan hal itu."


Gadis itu sepertinya sudah keterlaluan, ucapannya benar-benar membuat Arabelle marah sekarang.


Arabelle menatap dengan tajam, tetapi Arabelle tahu jika gadis ini memang ingin dia marah agar mempermalukan dirinya sendiri.


Alih-alih marah, Arabelle malah tersenyum lembut namun mematikan membuat para gadis itu semakin terkejut.


"Ah ... sekarang aku ingat siapa kau, gadis yang dicampakkan tunangannya karena berselingkuh, aku dengar bisnis keluarga mu juga sedang kacau, apakah kau datang kesini untuk bertemu lelaki kaya untuk membantu mu?"


"Lalu apakah kau kira dengan wajahmu yang seperti ini bisa menggoda suami ku?"


"Hei, aku bahkan bisa menghancurkan mu dengan jentikan jari, lalu apa yang membuat mu percaya diri bisa menekan aku?"


Arabelle tersenyum begitu merendahkan, Arabelle membuat para gadis itu meradang okeh kata-kata sombong dari Arabelle.


Juga mereka sudah kesal dengan fakta bahwa Arabelle tidak bisa ditekan sama sekali seperti dahulu.


"Kau! beraninya kau menyinggung tentang pertunangan ku!"


Geram gadis itu hendak melayangkan tamparan terhadap Arabelle ...


Akan tetapi sebelum tangan nya menyentuh Arabelle, seseorang sudah menahan dan membuat semua orang syok tentunya.


"BERANI MENYENTUH ISTRIKU ARTINYA MATI SIALAN!"


"APAKAH KAU MAU MATI?!"


Lelaki itu adalah Noah, yang ketika ia sampai dia melihat beberapa gadis menghalangi istrinya untuk keluar dari pesta ulangtahun perusahaan itu.


Gadis itu syok dan langsung menunduk gemetaran, para gadis yang lain juga langsung mundur dan tak berani membantu teman mereka.


Bukan hanya para gadis itu yang terkejut, Arabelle juga terkejut melihat suaminya berada di hadapannya.


"No ... Noah?" seru Arabelle kebingungan.


"Sayang, kau benar-benar selalu saja memberikan aku kejutan tak terduga ya, kali ini hukuman mu jadi double!" bisik Noah segera membalikkan badannya dan melihat istrinya dengan mata yang tajam.


"Josh, aku harus membawa istriku pulang, untuk para pengganggu ini aku serahkan kepada mu!" seru Noah kepada Josh yang baru saja sadar jika ada pertengkaran tadi di pintu keluar kediamannya.


Setelah Noah menyampaikan itu, tanpa aba-aba Noah menggendong istrinya di hadapan semua orang.


Noah memang sengaja melakukan itu agar menunjukkan kepada semua lelaki di tempat ini jika Arabelle hanya miliknya seorang.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2