My Hot And Sexy Wife

My Hot And Sexy Wife
Episode 92 : Saat-saat yang tenang.


__ADS_3

Episode 92 : Saat-saat yang tenang.


***


Acara minum teh yang diadakan di kediaman keluarga Noir terlaksana dengan sangat baik.


Arabelle mendengarkan dengan baik dan tidak memberikan saran menyudutkan untuk beberapa hal yang mereka diskusikan.


Arabelle sadar jika saat pertama pertemuan, dia harus lebih nyenyak menyimak juga menilai situasi dan kondisi.


Tak terasa waktu telah berlalu, Arabelle harus segera menuju perusahaan dimana dia masih harus membereskan keuangan pembangunan pabrik yang dirasa memiliki banyak sekali kejanggalan.


"Ibu mertua, terimakasih sudah mengundang aku ke acara minum teh pagi ini, aku sangat tersanjung," Arabelle memberikan hormat dan mengatakan rasa terimakasih nya kepada Hera Noir.


Kebetulan semua tamu juga sudah kembali pulang ke tempat mereka masing-masing, jadi hanya tinggal Hera dan Arabelle lah yang tersisa.


"Jangan sungkan, aku tentu dengan senang hati mengundang menantuku sendiri, di kemudian hari datanglah bersama Noah menjumpai Ayah mertua mu,"


"Dia memiliki hobby baru, bermain golf bersama teman-temannya, akan sangat bagus jika kita bisa memainkannya bersama ..."


Hera terlihat senang dan bangga, bahkan Arabelle terlihat sudah diterima dengan pintu terbuka lebar oleh Hera Noir ke dalam keluarga Frost.


Karena Hera mengundang menantunya itu untuk bermain golf bersama suaminya nantinya.


Senyuman merekah dan tetap menjaga jaga keanggunan, terlihat jelas di wajah Arabelle, dia mengangguk dengan sopan.


"Tentu Ibu mertua, aku dengan senang hati akan datang bersama suamiku nantinya,"


Balas Arabelle sampai pada akhirnya dia undur diri dan menuju perusahaan.


Hari hari Arabelle menjadi kian sibuk, Tetapi dia menyukainya, kesibukan yang pada akhirnya membuat hatinya tenang dan tidur dengan nyaman di malam hari.


Tidak seperti kehidupannya sebelum menikah, penuh dengan mimpi buruk, kemarahan dan dendam yang mendalam.


.


.


.


Tak terasa sudah empat hari berlalu sejak Noah pergi melakukan perjalanan bisnis, segalanya lancar dan baik-baik saja.


Seolah tak ada masalah yang berarti, Arabelle sungguh menikmati hidupnya, walau suaminya selalu saja menuntut harus mengangkat telepon, bagi Arabelle selama 4 hari belakangan hal itu sudah menjadi rutinitas yang entah mengapa menjadi menyenangkan.


Melihat suaminya menuntut ini dan itu, lalu terkadang ketika mereka melakukan panggilan video call, suaminya akan menemani Arabelle hingga tertidur dan panggilan mereka akan berakhir begitu saja.


Sungguh, hubungan pernikahan ini sangatlah menyenangkan, rasanya seperti baru berpacaran dan keduanya terlihat saling membutuhkan satu sama lain.


.

__ADS_1


.


Hari ini Arabelle pergi ke perusahaan seperti biasa, pertama-tama dia melihat tumpukan undangan yang berasal dari banyak orang.


Arabelle kemudian tertarik dengan salah satu surat undangan yang sepertinya tertumpuk di atas undangan minum teh saat lalu.


"Perusahaan Boston? bukankah ini nama perusahaan Tuan Josh Boston?" seru Arabelle ketika membuka surat undangan resmi itu benar-benar datang dari Josh Boston.


Lelaki yang menjadi guru bisnis nya saat dulu.


"Astaga,"


Seru Arabelle melebarkan mata dan menjadi sedikit khawatir.


Arabelle bisa melihat dengan jelas bagaimana hari ini adalah hari ulangtahun perusahaan Boston, dan perwakilan dari perusahaan Frost sangat dinantikan kehadirannya.


Sebenarnya hal itu biasa saja, namun mengingat hubungan bisnis antara perusahaan Frost dan Boston sangat baik, dan juga hubungan pribadi antara dirinya dan Josh Boston juga baik sudah memberikan cukup alasan agar ia datang ke pesta itu.


"Aku harus menghubungi Noah masalah ini, jika aku pergi begitu saja kesana mungkin dia akan menghabisi ku saat ia pulang,"


Arabelle akan menghubungi suaminya dulu, apakah dia harus pergi atau tidak.


Jika Noah mengatakan tidak boleh maka Arabelle akan menghargai pendapat suaminya dan hanya akan mengirim Finn saja kesana.


.


.


"Tring ... Tring ... Tring!"


Noah sedang menghubungi assitennya, Finn.


"Halo Tuan?"


"Finn, kau harus bekerjasama denganku, aku ingin kau merahasiakan ini dari istriku, sebenarnya aku sudah di dalam pesawat untuk pulang,"


"Aku akan sampai malam hari sekitar jam 7 disana, belikan bunga mawar yang sangat besar agar aku bisa berikan untuk istriku ..."


Ya, Noah sudah menyelesaikan semua urusannya di negara itu, dan tidak sabar untuk segera pulang.


Sebenarnya dia sangat lelah, dia bisa saja mengundur kepulangannya dan beristirahat, apalagi waktu di tempatnya sekarang adalah malam, tetapi rasa rindu Noah terhadap istrinya benar-benar sudah diambang batas.


"Baik Tuan, akan segera aku laksanakan," balas Finn menurut.


Dia sangat mendukung hubungan Noah dan Arabelle, karena menurut Finn keduanya sangat cocok dadi segi manapun.


Setelah itu panggilan berakhir, Noah sudah membawakan banyak hadiah untuk istrinya.


Dan ada satu hadiah yang sangat membuat Noah bersemangat tentunya.

__ADS_1


"Ah ... aku juga akan menceritakan mengenai Ivana, istriku sepertinya sudah salah paham atas hal itu! ha ha ha!"


Noah sudah tidak sabar lagi ingin cepat pulang, selama empat hari dia di perusahaan cabangnya, dia menemukan fakta yang unik mengenai Ivana dan hubungan mereka dahulu.


Entah hubungan apa yang sebenarnya terjadi tetapi segalanya tidaklah seperti pemberitaan yang santer diberitakan dahulu.


Dan fakta mengapa Noah melupakan Ivana juga hanya karena kecelakaan dahulu, dimana membuat ingatan Noah melemah dan melupakan beberapa hal.


Namun akan segera dia ingat jika sudah disinggung atau dibahas secara mendalam.


.


.


Di kediaman Jacob Joseph,


"Ibu, apakah Ibu baik-baik saja? aku dengar Paman akan kembali ke sini esok hari, katanya dia ada urusan sebentar dengan perusahaan nya ..."


Daren datang mengunjungi ibunya secara rahasia, dimana Julia memang tak diijinkan keluar oleh suaminya.


"Iya, Ibu baik-baik saja, tenang saja Paman mu saat lalu sudah menceritakan segalanya kepadaku, dan Ibu akan bebas secepat nya ..."


"Yang harus kau lakukan hanyalah fokus terhadap perusahaan, kembangkan dirimu dan kuasai semuanya ..."


"Apapun yang akan terjadi selanjutnya, kau harus percaya pada Ibu dan Paman mu, apakah kau mengerti?"


Entah apa yang dibicarakan oleh Julia akan tetapi akan ada hal besar yang akan terjadi, sejak kedatangan Julio semuanya sudah dimulai.


Dan ini adalah awal kehancuran Arabelle menurut Julia Liu.


Daren sedikit kebingungan dengan ucapan Ibunya, akan tetapi tidak ada kecurigaan sedikitpun, jadi dia hanya menganggukkan kepalanya.


"Tenang saja Ibu, akan aku lakukan yang terbaik, aku tidak akan membiarkan siapapun meremehkan aku lagi, tidak Noah tidak juga Arabelle!"


Seru Daren dengan sangat percaya diri, dia akan bersungguh-sungguh kali ini dan dia tak akan pernah mau diremehkan oleh kedua orang itu di kemudian hari.


.


.


.


.


Author : Yuhu crazy up hari ini sudah dimulai. 😘❤️


Jangan lupa berikan like, komentar dan jika berkenan gift hehe ✌️❤️


Terimakasih semuanya sudah mendukung akikah sampai sekarang, lope you poll sekebon jeruk 😘🍊

__ADS_1


Masih ada dua episode lagi nyusul yaww ....


__ADS_2