My Hot And Sexy Wife

My Hot And Sexy Wife
Episode 63 : Arabelle mendapatkan dukungan baru.


__ADS_3

Episode 63 : Arabelle mendapatkan dukungan baru.


***


Ketika rekaman itu terdengar di dalam aula, yang memperdengarkan jika anak yang dikandung oleh Vory bukan anak Noah, rekaman itu juga sudah diberikan kepada media dan disebarluaskan.


Sehingga Vory akan kehilangan segalanya.


Namun, beberapa percakapan di potong untuk menghilangkan keterlibatan Julia.


Belum saatnya Julia hancur, terlalu dini Julia mendapat ganjaran dari perilakunya.


Dan juga jika keluarga Frost tahu Julia melakukan hal itu maka bisnis yang bernilai fantastis mengenai energi terbarukan pasti akan kacau.


.


.


Percakapan Vory dengan Julia ...


"Tuan Noah tidak mau lagi bersama ku Nyonya, tetapi aku sangat ingin bersamanya ..."


"Aku juga baru memeriksa test kehamilan dan aku hamil, tidak mungkin Tuan Noah mau bersamaku ..."


Julia Liu dan Vory tengah berhubungan melalui telepon genggam dimana ketika itu Julia tengah meminta Vory untuk menggoda Noah untuk membuat Arabelle cemburu dan hubungan rumah tangga mereka semakin renggang.


Julia yang malah melihat adanya peluang yang lebih besar dari kehamilan Vory memberikan saran yang lebih gila dengan bayaran yang besar.


"Kau bisa menjadi wanita Noah dengan kehamilan mu itu ... kau hanya perlu melakukannya konferensi pers dan menjebak Noah, apalagi kehamilan mu masih muda tidak akan bisa diperiksa DNA!"


"Aku akan mengurus segalanya dan mendukung mu dari belakang ..."


Julia mempengaruhi Vory, lalu mengatakan jika Vory akan bisa menjadi istri Noah.


Sungguh pemikiran yang dangkal bagi Vory langsung percaya karena begitulah ia sangat menginginkan Noah.


Kemudian terjadilah seperti yang telah tersebar di media ...


.


.


Jacob yang menerima fakta bahwa selama ini istrinya ingin menghancurkan pernikahan antara dua keluarga besar dimana keluarga Frost adalah sahabatnya sendiri sudah benar-benar membuat Jacob murka.


Jacob tak akan melepaskan Julia dengan mudah.


"Ayah mertua, aku sangat kecewa bagaimana istriku di perlakukan di rumahnya sendiri, aku tidak terima dengan semua kejadian ini ..."


"Aku tidak akan tinggal diam jika Ayah mertua tidak memberikan konsekuensi yang pantas untuk Julia!"


"Dia bukan hanya tidak menghargai istriku, tetapi termasuk juga keluarga ku!"

__ADS_1


"Aku tahu kita masih dalam pengembangan bisnis baru, tetapi Julia harus mendapatkan ganjaran!"


"Aku harus segera membawa istriku pulang! permisi!"


Noah sudah muak dan ingin muntah berada di tempat ini lebih lama.


Dia akan memberikan kesempatan bagi Jacob sebagai kepala keluarga untuk memberikan konsekuensi setimpal kepada Julia.


Karena jika Jacob tidak melakukannya maka Noah akan melakukannya secara langsung dan Noah tidak akan peduli mengenai bisnis mereka lagi.


"Kalian kembali lah, biarkan aku mendisiplinkan keluarga ku! setelah semuanya kondusif aku akan menghubungi kalian lagi ..."


"Dan aku ingin berbincang lebih banyak dengan Arabelle, mulai hari ini aku tidak akan percaya satu kata pun dari Julia dan hanya akan mempercayai Arabelle!"


Sama seperti Noah, Jacob juga menginginkan hal yang sama.


Agar Noah dan Arabelle pulang saja dan Jacob akan mendisplinkan keluarganya sendiri.


Mendengar ucapan dari ayahnya, Arabelle yang tadi terlihat lemah berdasarkan sandiwaranya tak bisa menyembunyikan garis senyum tipis di wajahnya.


Dia melirik ke arah ibunya seolah memprovokasi Julia.


'Aku sudah mendapatkan kemenangan pertama, Ayah sudah berada di pihak ku, hanya tinggal sedikit lagi ... menunggu bisnis yang telah berjalan beroperasi maka aku akan benar-benar menjatuhkan mu Julia, tunggu sebentar lagi!'


Arabelle sudah mencapai tujuan pertamanya, dari semua kekacauan ini dia memang hanya ingin kepercayaan ayahnya dan dukungan penuh dari ayahnya.


Dengan begitu, Arabelle bisa mengungkapkan kebenaran dengan segala dukungan yang ada di belakangnya.


"Sayang ... ayo kita kembali, aku tidak ingin kau berada di sini jika kau tidak dihargai!" ketus Noah benar-benar secara nyata terbawa perasaan.


Dia sungguh tidak suka melihat istrinya menangis tadi.


Tetapi ada satu yang disukai Noah dari ucapan Arabelle tadi, jadi walau Noah kesal ada sedikit kebahagiaan di hatinya.


Ialah kata-kata Arabelle yang menyebut dirinya sebagai suamiku.


.


.


"Tak ... Tak!"


Langkah kaki mereka melangkah sembari Noah menggenggam erat tangan istrinya.


Mereka melewati Vory yang sudah menatap dengan kosong, mengetahui jika dia hanyalah boneka bagi orang-orang penting di ruangan ini.


Bahkan jika dibandingkan dengan Arabelle, dia hanyalah butiran pasir di pantai yang luas.


Ketika Arabelle melewati Vory, Arabelle menatap dengan sinis seolah tidak ingin menyampaikan sepatah katapun kepada Vory.


Tidak juga makian, karena bagi Arabelle, seorang wanita yang ingin merebut suami wanita lainnya adalah wanita paling buruk yang pernah ada.

__ADS_1


***


Di mobil Noah,


"Tadi kenapa kau tahu aku alergi udang?" tanya Arabelle menaiki mobil dan mengusap pipinya yang tadi basah karena air mata.


"Huh?" Mendengar itu Noah sedikit bingung, dia berpikir sejenak namun ia segera menghiraukan hal itu.


"Tidak penting darimana aku mengetahui nya! yang jelas kita sekarang harus ke rumah sakit!" seru Noah dengan tegas dan kembali memasang seatbelt untuk istrinya.


"Ha? ke rumah sakit? kenapa?" tanya Arabelle bingung, mengapa mereka harus ke rumah sakit padahal tidak ada yang sedang sakit.


"Diamlah! kita harus memeriksa kesehatan mu, kau bilang dulu sering diberikan makan udang sampai kau sakit! tadi kau secara tidak langsung menyentuh udang, siapa tahu tubuh mu sudah infeksi!"


"Kita harus memeriksa kesehatan secara menyeluruh, aku tidak ingin kau sakit!" ketus Noah sama sekali tidak mau mendengar saran apapun dari Arabelle.


"Deg ... Deg!"


Jantung Arabelle berdetak kencang lagi, es yang ada disana mencair lagi.


"Seandainya ucapan mu bukanlah perhatian kosong, aku pasti sudah akan menangis lagi sekarang,"


"Mendengar seseorang mengkhawatirkan aku agar tidak sakit ... membuat jantung ku berdebar, sudah lama sekali aku tidak diperhatikan, sudah lama sekali seseorang tidak mengatakan itu kepadaku ..."


"Dulu jika aku sakit ... aku takut tertidur karena aku takut akan mati karena tak ada yang melihat ku,"


"Tetapi sekarang kau mengatakan kau tidak ingin aku sakit, apakah kau tahu seberapa berharga ucapan itu kepadaku?"


"Ucapan yang dulu sangat aku inginkan ketika aku terbaring lemas karena sakit ..."


Mungkin karena Arabelle baru menangis, hatinya begitu rapuh sekarang.


Bagi Arabelle, ucapan khawatir jika dia sakit sepertinya lebih intim dibandingkan aku menyayangimu, karena dulu Arabelle sungguh sangat menginginkan seseorang mengatakan itu kepadanya.


Noah yang tadi hendak menyetir segera terdiam sejenak.


Entah mengapa dia dulu meninggalkan Arabelle sendirian menderita, dan mengapa dia melupakan banyak hal mengenai Arabelle.


Tak ada kata yang bisa ia ungkapkan kecuali menyalahkan dirinya sendiri.


.


.


.


.


Author : Yuhu crazy up hari ini sudah selesai, aku sudah update tiga episode hari ini, ditunggu besok lagi yaa 😘❤️


Jangan lupa berikan like, komentar dan jika berkenan gift hehe ✌️❤️

__ADS_1


__ADS_2