My Possesive CEO

My Possesive CEO
Epicure


__ADS_3

Mobil Reyfan berhenti di salah satu Restoran terbesar di Paris. Epicure, Nama Restoran itu. dengan desain dan arsitektur yang mewah menambah keindahan dari tempat itu.


"Ini tempatnya kak?" tanya Kinan ketika mereka sudah berada di luar mobil.


"Iya... ayo masuk"


indah sekali. gumam Kinan yang mulai mengikuti langkah Reyfan. Reyfan tersenyum, sepertinya Kinan suka tempat ini pikirnya. saat masuk Reyfan disambut oleh temannya, sekaligus pemilik restoran tersebut. ternyata masih muda, pria tampan yang sukses.


"Hai Rey" mereka berjabat. sepertinya dia juga bisa bahasa indonesia. pikir kinan


"Siapa wanita cantik di samping mu ini?" tanya Alex.


iya... dia adalah Alexander Vanero. penerus tunggal dari keluarga Vanero. juga salah satu keluarga terkaya yang memiliki bisnis di bidang resto dan perhotelan di Paris.


"oiya perkenalkan, ini Kinan.. teman dekat ku di Indonesia dulu"


"Alex" menjulurkan tangannya dengan mengedipkan sebelah matanya, yang kemudian di balas oleh Kinan.


"Kinan"


"Nama yang cantik, persis untuk pemiliknya" goda Alex, dia mengatakan yang sejujurnya


Kinan tersipu mendapat rayuan Alex, biar bagaimana pun dia seorang wanita yang sangat mudah tergerak hatinya. Namun dia sadar bahwa dia sudah mempunyai suami, dan mengabaikan gombalan Alex. Walaupun suaminya bahkan tidak memperdulikannya.


"Sudah sudah... kau tidak mau mengajak kami duduk" tanya Reyfan

__ADS_1


"oh iya lupa.. aku kira kamu mau berdiri saja tidak usah duduk" Alex tertawa


"mari silahkan duduk" lanjutnya


"Sialan" gumam Reyfan


plok plok....


datanglah salah satu pelayan di Restoran itu. dan Alex memesankan minuman dan makanan untuk mereka. dia yang traktir katanya hhhha.


"Ada apa kalian kesini?"


"Kamu butuh karyawan tidak?" tanya Reyfan too the point


"apa gaji mu di sana sedikit? kan aku sudah bilang dari dulu kamu mending disini saja"


"Diam" Reyfan menyingkirkan tangan Alex dari bahunya


"Bukan aku yang mau bekerja, tapi dia" Reyfa menunjuk Kinan dengan pandangannya.


"Iya kak Alex, aku yang akan bekerja. Apakah boleh?"


Duaaarrr....


Alex benar benar terkesima dengan suaranya. tadi saat perkenalan biasa saja, tapi setelah dia berbicara agak panjang. suaranya begitu lembut dan anggun

__ADS_1


"Boleh boleh... apa sih yang tidak boleh untuk wanita cantik seperti kamu" Alex memang pandai merayu wanita, karena dia memang Playboy cap kapak. semoga saja Kinan tidak tertarik ya dengan dia😁😁😁😁


Buuukkk...


Reyfan sudah mulai kesal dengan Alex yang selalu menggoda Kinan. melayang lah pukulan ringan di lengan Alex.


"Santai Rey, aku cuma becanda doang"


"Oiya kak Alex, kapan Kinan bisa bekerja disini?"


"Kamu bisanya kapan? kalau untuk temen dekat sahabatku ini kapan saja boleh" Akhirnya Alex berbicara serius.


"Bagaimana kalau besok saja, pulang kuliah aku antar kamu kesini?" Reyfan menjawab


"aku tidak mau merepotkan kakak"


"Kinan, kamu ini sudah bagaikan keluarga bagi ku, jadi jangan terlalu sungkan" Reyfan secara tidak sadar memegang tangan Kinan, dan....


cekrek.....


foto itu sudah di ambil dan mungkin sudah terkirim ke Reynando.


"Baiklah kalau begitu" Kinan menarik tangannya saat sadar bahwa Reyfan memegang tangannya.


Makanan yang di pesan untuk ke dua tamunya sudah terhidang kan, mereka berdua menikmati makanan yang tersaji, mewah dan enak. begitulah cara para restoran besar memanjakan para pembelinya dengan menu menu terbaiknya. Kinan sudah mendapatkan pekerjaan, waktu kuliah dan bekerja tidak saling bentrok. jadi dengan begitu Kinan bisa mengatur waktu, selain bisa kuliah sambil bekerja. Kinan juga masih bisa mengurus keperluan suaminya. wanita pekerja keras kurasa itu yang paling untuk gadis tangguh sepertinya.

__ADS_1


__ADS_2