
"kak Kinan masuk ya"
Kinan melihat Reynando yang tengah duduk di balkon, menikmati asap rokok yang menyala.
"Kakak makan yuk" Kinan menaruh nampan di meja depan Reynando
"kenapa kamu kesini?" Rey masih terlihat kesal.
"Apa aku tidak boleh menemani suami ku sendiri?" tanya Kinan
"kenapa harus menemaniku? bukannya tadi kamu bersikeras mau menemani mama?" Rey masih dingin dan tidak mau menatap wajah Kinan
"kakak habiskan dulu makanannya ya" Kinan mencoba mengalihkan pembicaraan. namun Rey tidak suka dengan hal seperti itu
"Bawa pergi makanan itu, dan kamu pergi temani mama saja" Rey sudah kesal dengan istrinya.
"Yasudah Kinan pergi dulu ya"
Apa? bisa bisanya wanita ini pergi begitu saja tanpa menghiburku. Batin Reynando dan memandang Kinan yang sudah melangkah
"Coba saja pergi kalau kamu berani" teriak Reynando. Kinan tersenyum dan membalikkan badannya. memandang penuh kasih sayang pada suaminya.
Kinan menghampiri suaminya dan kembali menaruh nampan di meja.
Bismillah. Kinan memeluk leher suaminya dari belakang dan mendekatkan wajahnya pada Reynando.
__ADS_1
deg...
Jantung Reynando seperti akan melompat keluar. Rey tidak bisa mengendalikan detak jantungnya. dia begitu dekat dan langsung saja Rey yang marah itu langsung luluh padanya.
"Kakak makan dulu ya" pinta Kinan
Rey masih tidak menjawab dan terus menatap wajah Kinan yang hanya berjarak beberapa senti dari wajahnya
"Apa mau aku suapin?" tanya Kinan. dan hanya di balas dengan anggukan oleh Reynando. seakan akan bibirnya tidak mampu mengucapkan apa apa.
Kinan mulia menyuapinya sesuap demi sesuap. sampai akhirnya makanan itu kandas. terkadang Rey menjadi begitu penurut dan terkadang dia juga sangat keras kepala. namun sekarang Kinan sudah bisa menghadapinya
"Kakak, kenapa kakak marah. aku kan hanya ingin menemani mama" Akhirnya Kinan mulai memberanikan diri bertanya pada suaminya
"Apa mama lebih penting dari pada aku?" Rey sudah mulai mendesah kesal. lagi lagi istrinya mau membahas hal itu. Kalian tau, Rey bukanlah orang yang mudah untuk di ajak bernegoisasi.
"Bukannya Kinan akan menemani mama setiap hari, jarang jarang juga kan Kinan bisa kesini dan menemani mama" ucapnya sekali lagi.
"Mama sudah bagaikan ibu ku sendiri, sedangkan kakak. kakak adalah imam ku, orang terpenting dalam hidupku. seseorang yang selama ini mengisi hati ku. dan seseorang yang harus aku jaga perasaannya, dan tidak ada seseorang yang lebih penting dari mu dan juga tuhan ku" jelasnya
Deg ...
Rey benar benar terharu mendengar penuturan Kinan. kelembutannya memang membuat Kinan berbeda dari wanita lainnya. sesulit apapun keadaanya, tak pernah memudarkan senyum di wajah cantiknya. dan hal yang membuat Reynando selalu memandang Kinan dengan berbeda adalah. dia mampu meluluhkan hati keras Reynando, mampu membuat Rey benar benar melupakan kenangan masa lalunya yang kelam. memberi secercah harapan bahwa tidak semua cinta itu begitu egois.
"Apakah kamu mencintai ku?" pertanyaan yang selama ini ia pendam, akhirnya keluar begitu saja dari bibirnya
__ADS_1
"Tidak"
Braakkk.....
Rey benar benar marah. bagaimana bisa Kinan mengatakan tidak bahkan tanpa berpikir terlebih dahulu.
"Aku tidak hanya mencintai Mu, namun juga sangat menyayangimu, seperti apapun dirimu kamu tetap lah Cinta di hati ku"
Rey menoleh, tak percaya dengan jawaban dari Kinan
"Bahkan jika aku tidak mempunyai apapun apakah kau akan tetap mencintaiku dan tidak akan pernah meninggalkan ku?" wajahnya berubah sendu dan ada rasa getir di setiap suaranya yang terdengar
"Iya... aku akan tetap mencintaimu dan tidak akan pernah meninggalkan mu walau seperti apa pun keadaan mu" jawabnya tegas tidak ada keraguan di setiap perkataannya. bahkan wajahnya memberikan senyuman tulus suaminya.
Greeepp...
Rey langsung menarik tangan Kinan dalam pelukannya. pelukan yang tak bisa menggambarkan apapun, Rey mendekap tubuh mungil istrinya. Awalnya Kinan tidak merespon pelukan itu, namun pada akhirnya dia membalas pelukan itu.
"Ingat janji mu padaku, bahwa kau tidak akan pernah meninggalkan ku apapun yang terjadi" ucap Reynando
"Iya" jawab Kinan. mereka hanyut dengan perasaan mereka masing masing. Rey merasa beruntung bisa di pertemukan dengan wanita cantik dan baik hati seperti dirinya.
"Aku mencintaimu Kinan"
Deg...
__ADS_1
seperti mimpi, apa yang baru saja dia dengar dia tidak percaya bahwa suaminya akan mengungkapkan perasaannya padanya. Kinan sangat bersyukur akhirnya dia bisa mendengar apa yang dia harap selama ini. buah dari kesabarannya akhirnya iya dapat. Benar, janji tuhan tidak pernah luput dan dia sudah merasakannya hari ini.
"Aku juga mencintaimu kak"