My Possesive CEO

My Possesive CEO
Kepulangan Rey menjadi malam yang panjang


__ADS_3

"Sayang... kenapa kamu datang kesini? kenapa tidak menungguku di rumah saja?" tanya Kinan malu karena masih ada fira didekatnya


"Apa tidak boleh aku menjemput mu? atau kamu tidak merindukan aku? sehingga tidak mengharapkan kehadiranku" kesal Rey melihat wajah istri yang dia rindu rindukan selama beberapa hari terakhir tampak biasa saja


"bukannya begitu sayang, kamu pasti capek. seharusnya kamu menunggu ku saja. tidak pelu repot repot menjemput ku kemari" Kinan memeluk tubuh Rey dengan sangat hangat. Seketika hati Reyhan luluh hanya dengan sentuhan lembut Kinan


"Seharusnya kau membiarkan Lauren yang menjemput ku"


"Jangan bicara lagi, ayo kita pulang" Reyhan menarik tangan Kinan ke dalam mobil


"Fir aku duluan ya" teriak Kinan ketika sudah berada di dalam mobil


Perjalanan paris sangat padat, mobil melaju dengan kecepatan sedang.


"Sayang, apa yang kamu lakukan? disini ada jhonatan" melihat tingkah suaminya yang mulai menyentuh sembarangan. bahkan Rey menarik sedikit keatas hijab yang di kenakan Kinan, sehingga nampak lah leher jenjang yang membuat dirinya ingin segera menyantap leher putih itu.


"Sayang... kamu kenapa sih?pulang pulang kok kayak nafsu banget" ucap kinan sedikit kesal dengan kelakuan suaminya


"Aku memang selalu nafsu ketika berhadapan dengan mu" bisik Rey yang membuat pipi kinan memerah


"Sayang...." Kinan mencoba menjauhkan Rey dari tubuhnya


"Kenapa? Kamu malu sama Jhonatan?" Kinan semakin tersipu.entah apa yang terjadi padanya hari ini


"Kamu tidak usah pedulikan dia" terus melanjutkan kegiatannya."Jhon, jangan melihat kebelakang" lanjutnya


"Baik tuan". Anggap saja saya angin lalu. dan kalian bebas melakukan apapun. gumam Jhonatan di dalam hatinya


Rey memburu bibir Kinan, seakan akan sudah sangat lapar ketika melihat bibir mungil istrinya. Rey seakan ingin ******* habis bibir Kinan, karena melihat Kinan sudah hampir kehabisan nafas, Rey menghentikan tingkahnya. dan perlahan berbisik di telinga istringa

__ADS_1


"Ternyata ciumanmu masih kaku" goda Rey yang membuat pipi Kinan memerah. Kinan memalingkan wajah tak mau wajahnya di lihat oleh suaminya


Rey memeluk mesra Kinan yang tengah malu malu kucing. Perjalanan kembali berjalan lancar, tidak disangka, karena kelelahan Rey akhirnya tertidur di pangkuan istrinya.


sudah tau capek, masih bersikeras datang menjemput ku. Kinan membelai lembut wajah tampan di depannya.hingga sampai di rumah Rey masih tertidur pulas, Kinan membiarkan Jhonatan untuk masuk ke dalam terlebih dahulu dan dia akan menemani Rey di sana


sampai jam 8 malam Rey baru terbangun dan menyadari, istrinya juga ikut tertidur di dalam mobil


Kenapa kinan tidak membangunkan ku dan malah menemaniku tidur disini. Rey membawa masuk Kinan ke dalam rumah dan di ruang tamu sudah ada keluarga Rey yang sedari tadi menunggu mereka berdua masuk ke sana


"Baru masuk?" tanya Ayah Reynando, Rey hanya mengangguk


"Aku langsung ke kamar, mau istirahat" sambil berlalu membawa kinan dalam pangkuannya hingga ke kamar mereka berdua


Secara perlahan Rey menaruh tubuh kecil Kinan, dia menggeliat membuat Rey terbelalak. betapa **** nya dia ketika tertidur. pikir Rey


Rey menahan nafsunya, dan melangkah cepat ke arah kamar mandi membersihkan dirinya yang sudah terasa lengket. sementara Kinan baru bangun dari tidurnya, dia melihat ke seluruh sudut kamar namun tidak mendapati keberadaan suaminya.


"Sudah selesai mandinya?" tanya Kinan setelah melihat suaminya sudah rapi dengan baju yang tadi dia siapkan. Rey hanya mengangguk dan berjalan mendekati Kinan yang juga sudah berganti pakaian


"Makan dulu yuk, aku lapar" ucap Kinan ketika Rey memeluk tubuhnya dari belakang


"yaa. aku juga sudah lapar" ucapnya dan sudah menelusuri berbagai tubuh Kinan


" ya sudah ayuk makan sayang" Kinan mencoba melepaskan pelukan Rey, namun nihil. tenaganya tak sebanding dengan tenaga suaminya


"Dari pada memakan makanan di meja, aku lebih suka memakan mu terlebih dahulu" Rey sudah membopong istrinya ke tempat tidur


"Tapi sayang,,, aku sudah lapar" geliat Kinan ketika tangan Rey tak henti hentinya bertingkah

__ADS_1


"Sebentar saja, aku mohon"


Kinan diam, membiarkan Rey melakukan aksinya. tak baik baginya jika menolak keinginan sang suami, apalagi dia sudah berhari hari tidak memberikan nafkah batin padanya


Rey sudah menanggalkan pakaiannya, mengecup leher jenjang Kinan, dan memainkan bola kenyal di depannya. Terdengar erangan kecil di bibir mungil Kinan, dia merasa seperti sudah melayang ke awan.


"Jangan menahan suaramu" lirih Rey di tengah aksinya "Aku merindukan suara mesramu" lanjutnya. sejak saat itu Kinan tidak menahan suaranya ketika sedang menikmati keperkasaan suaminya. karena sudah. beberapa hari tidak di layani, Rey seperti binatang buas yang tengah kelaparan


bahkan ketika sudah sampai pada puncak kenikmatan tersebut Rey tetap tidak berhenti dan malah meneruskan untuk beberapa kali lagi


"Sayang,,, sudah cukup.." Kinan sudah ngos ngosan


"Aku capek sekali, Sayang.." ucap Kinan sekali lagi


"Sebentar lagi sayang, tahan ya.. aku akan pelan pelan"


Bukannya semakin pelan tapi Rey menjadi semakin gila. ketika Rey sudah menghentikan aksinya yang berulang berkali kali, Kinan langsung tertidur pulas karena kelelahan meladeni suaminya


"Kamu sudah bekerja keras" bisik Rey di telinga Kinan. tidak lupa dia mencium setiap sudut wajah Kinan


Bersambung......


**Hai Reader


apa kabar? sudah lama ya tidak berjumpa dengan Author.. karena hamil dan melahirkan Author jadi break untuk beberapa bulan, tapi karena melihat anak sudah agak besar dan sudah memiliki waktu luang. Author memutuskan untuk meneruskan kembali karya karya Author yang tidak seberapa ini di Noveltoon


Author harap para Reader sekalian tidak marah pada Author. mulai saat ini Author akan lebih sering lagi Update jangan lupa di baca ya. kasih vote sebanyak banyaknya like dan komentar kalian agar author semakin bersemangat menulisnya


jangan lupa mampir di novel baru Author judulnya**

__ADS_1


Kekasihku dari dunia Fantasi


Selamat membaca


__ADS_2