My Possesive CEO

My Possesive CEO
Female Bodyguard (1)


__ADS_3

Pagi hari ini masih tetap hangat seperti pagi pagi sebelumnya. Namun lebih hangat ketika mendengarkan suara kumandang adzan walaupun hanya dalam Hp. dan lebih hangat lagi, ketika ada seorang yang kita cintai tengah berbaring di samping mu dan memeluk posesif tubuhmu.


Kinan mengerjap kan mata, memandang pria yang dia cintai masih terlelap di sampingnya. meskipun Rey tidak pernah bangun lebih dulu dari pada Kinan. Namun Rey selalu menurut ketika Kinan membangunkannya.


"Sayang bangun, subuh"


walaupun enggan untuk membangunkan Reynando, karena dia tau suaminya masih lelah dan hanya tertidur beberapa jam saja. tapi demi sebuah kewajiban, Kinan tetap membangunkannya.


Tidak butuh waktu lama Rey sudah membuka matanya, tersenyum melihat wajah teduh Kinan.


"Pagi sayang" ucapnya dengan suara khas bangun tidur.


"pagi" Kinan membalas senyum manis suaminya


"Sholat yuk" lanjutnya.


Mereka berdua mengerjakan sholat dengan khusyu' benar benar penuh dengan keihklasan seakan akan benar benar menyerahkan seluruh dirinya pada Tuhan Nya. Hanya kepada Nya lah Dzat yang pantas untuk berserah diri.


________


"Siapa dia sayang?"

__ADS_1


di suatu pagi saat waktunya bagi Kinan untuk berangkat ke kampusnya, tiba tiba ada seorang wanita yang mungkin hanya berjarak beberapa tahun saja dengannya. wanita yang pantas di sebut dengan julukan Female B****odyguard. bentuk tubuh dan sikapnya yang tegas menambah aura pada dirinya. tidak hanya tegas namun wanita tersebut memiliki paras yang cantik.


"perkenalkan dirimu" perintah Reynando


"Baik tuan"


"Hallo nona muda, saya adalah Lauren. yang akan menjadi supir sekaligus pengawal anda, Senang bertemu dengan anda" terukir senyum di wajah dinginnya


"pengawal?" Rey memandang Reynando di sampingnya, yang di pandang hanya tersenyum lebar.


"Mulai sekarang dia adalah supir mu, kemana pun kamu pergi harus selalu bersama dengannya."


"Tapi sayang... bukannya ini terlalu berlebihan?"Rey mengerutkan keningnya.


"iya... aku tidak butuh supir ataupun pengawal sayang. aku bisa jaga diri kok"


"Kamu belum paham dengan kota ini, dengan adanya dia akan mempermudah perjalanan mu" Rey mencoba meyakinkan istrinya


"Tapi aku benar benar tidak butuh itu semua sayang"


"kalau aku bilang butuh berarti butuh. sudah jangan berdebat lagi dengan ku"

__ADS_1


Kinan mempertahankan pendapatnya bahwa dia tidak membutuhkan mobil bahkan dengan supirnya, baginya cukup dengan taksi atau bus kota. Namun berbeda dengan Reynando, yang berpikir taksi ataupun bus kota tidak lah aman untuk istrinya, membuat dirinya bersikukuh dengan pendapat mereka masing masing.


"Tapi ummm....."


belum selesai dengan perkataannya, Rey sudah ******* bibir ranum Kinan. cukup lama dan akhirnya Rey melepaskan lumatannya. Hal itu membuat Kinan tersengal kehabisan nafas.


"Sayang... apa yang kamu lakukan?"


wajahnya memerah, bagaimana bisa Kak Rey melakukan hal itu di depan bawahannya. dan juga wanita itu, sikapnya seolah olah tidak pernah melihat apa pun.


"Itu hukuman buat kamu yang tidak penurut"


"Mulai sekarang antar kan nona muda kemana pun dia mau pergi" ucap Rey pada Wanita di depannya. yang akan menjadi supir dan juga pengawal untuk Kinan. Setelah mengatakan hal yang perlu Reynando katakan akhirnya dia berlalu meninggalkan ke dua wanita tersebut di ruang tamu.


"Nona muda mau kemana? biar saya antarkan" walau sedikit canggung akhirnya Kinan mengangguk dan menyetujui Lauren untuk mengantarkannya ke kampus.


Perjalan cukup sunyi, Kinan masih tidak terbiasa dengan situasi saat itu. tak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut keduanya, namun keduanya sama sama larut dalam pikiran mereka masing masing.


Nona muda cantik dan anggun seperti kabarnya. bisa menaklukkan penghuni kutub selatan itu, dia pasti wanita yang hebat. Lauren tersenyum memikirkan tuannya


aku tidak tau apa yang harus aku katakan. Kinan menghela nafas panjang. sampai ia sadari Lauren sudah membukakan pintu mobil untuknya.

__ADS_1


"eh.. sudah sampai ya"


Bingung sendiri dengan dirinya. padahal Kinan belum mengatakan dia kuliah dimana, tau tau sudah berada di depan gerbang kampusnya sendiri. dia tau dari mana aku kuliah disini? tidak mungkin kan di Paris hanya ada satu Universitas. ah tidak tidak, pasti Kak Rey yang memberi taunya.


__ADS_2