
Tok..tok..
"tuan, nona makan malamnya sudah siap." kata mirna sambil mengetuk pintu kamar
Cler membukakan pintu.."eh mirna sebentar ya nanti aku turun." kata cler.
"baik nona." sahut mirna
Saat cler keluar dari kamar, kebetulan nathan juga keluar dari ruang kerjanya membuat cler canggung untuk menyapanya.
"emm mas makan malamnya udah siap." kata cler
Nathan langsung berlalu turun menuju ruang makan tanpa menyahut cler.
'kaku amat sih itu muka, kaya jemuran kering'
Cler menggelengkan kepalanya melihat muka kaku nathan terhadapnya, lalu bergegas turun menyusul nathan, hal yang cler syukuri disini ia bisa makan berbarengan dengan pemilim rumah. Tidak seperti dirumah mertuanya yang hanya bisa jadi penonton saat semua orang makan, disini nathan berbaik hati memperbolehkannya makan bersama.
Saat dimeja makan dua orang itu sibuk dengan pikiran masing-masing, hanya bunyi piring dan sendok yang berlawanan menemani sepinya ruangan itu.
Dimeja makan ada berbagai macam hidangan, tapi cler hanya berani mengambil satu, dia takut kalau tiba-tiba nathan marah kan tidak lucu pikirnya.
Sedangkan nathan sedari tampak mencuri-curi pandang terhadap cler, dia ingin tau apa yang sedang gadis itu pikirkan.
__ADS_1
"ehem mulai besok kau bekerja harus diantar dan dijemput supir, dan harus sudah pulang sebelum aku pulang." kata nathan memecah keheningan mereka.
Cler sudah menduga nathan pasti marah karena dia terlambat pulang tadi.."iya mas." sahut cler yang tidak ingin memperpanjang masalah.
Nathan sekali lagi memperhatikan cler, dia merasa gadis ini lebih kurusan dari waktu pertama kali mereka bertemu, bahkan lingkar mata cler sangat terlihat jelas, tapi itu tidak membuat kecantikannya luntur.
"kenapa kau makan hanya sedikit.?"
"eh emh aku memang makannya sedikit." sahut cler berbohong
Sebenarnya cler orang yang sangat suka makan, waktu dia tinggal dengan paman dan tantenya sering sekali cler makan diam-diam kalau orang rumah tidak ada, kalau tantenya tau sudah pasti cler akan di marahi habis-habisan.
"ya terimakasih mas." sahut cler dengan senyum manisnya
Deg deg..
'astaga jantung gue kenapa, cuma liat senyum dia aja jantung gue jadi begini'
'tidak tidak, aku tidak mungkin suka sama gadis ini'
"aku sudah selesai." kata nathan yang langsung meninggalkan cler.
__ADS_1
"kenapa lagi sih itu orang, aneh banget." gumam cler
Tapi kepergian nathan malam membuat cler senang dia bisa menambah porsi makannya nya.."mumpung dia pergi aku bisa makan sepuasnya hihi." cler tertawa
Saat cler tengah asyik makan, mirna datang menghampirinya.
"nona anda sendiri?" tanya mirna
"eh mirna, cepat kesini temani aku makan ya." bukannya menjawab cler malah mengajak mirna makan
"saya sudah makan nona"
"makan lagi ya temani aku" kata cler
"memang tuan kemana nona?"
"mas nathan sudah selesai baru saja pergi, udah kamu jangan banyak tanya sekarang kita makan, eh sebelum itu kamu panggil saja semua pelayan yang ada dirumah ini umtuk makan sama-sama" kata cler panjang lebar.
"nah saya setuju kalau itu, sebentar saya panggil mereka dulu ya nona." mirna langsung lari memanggil para pelayan
Tidak lama semua pelayan sudah berkumpul, cler mengajak mereka untuk makan bersama satu meja, sekali-kali meja makan itu diselengi dengan canda tawa beberapa orang, cler tampak senang sekali karena merasa seperti punya keluarga.
Dan hal itu tidak luput dari pandangan nathan yang ingin mengambil minum, nathan mendengar dari arah ruang makan seperti suara riuh, ternyata cler yang sedang makan mengajak semua pelayan juga makan bersamanya membuat hati nathan tersentuh melihat sifat dan perilaku cler terhadap para bawahannya.
__ADS_1