My sexi litle wife

My sexi litle wife
Bab 68


__ADS_3

Hari sudah menunjukkan pukul 10 malam, tapi Nathan belum kembali juga membuat cler khawatir, sudah beberapa kali cler menghubungi tapi nomornya tidak aktif, ingin bertanya pada Dean takut mengganggunya.


Suara mobil mengalihkan atensi cler, dan benar saja setelah cler membuka pintu terlihat Nathan sedang memarkirkan mobilnya di halaman rumah mereka.


Cler segera mendatangi Nathan.


"Kenapa belum tidur?" Nathan mengecup puncak kepala istrinya


"Mas kenapa jam segini baru pulang?"


"Ada sedikit masalah di kantor"


"Masalah apa?" tanya cler


"Bukan apa-apa sayang, sekarang kita harus masuk udara di luar dingin nanti kamu sakit"


Kini mereka masuk sebelum menuju kamar Nathan menyempatkan diri melihat anak-anaknya yang ternyata sudah tidur pulas.


Sedangkan Cler langsung menuju kamar mereka menyiapkan air hangat untuk Nathan mandi.


"Airnya sudah ku siapkan, mas mandi aja dulu" kata Cler sambil menaruh baju kotor Nathan di dalam keranjag.


Nathan mengangguk.."Kalau ngantuk tidur duluan saja"


"Aku mau nunggu kamu" jawab Cler


"Baiklah cup" Nathan kembali mengecup bibir Cler sekilas dan berlalu ke kamar mandi


Saat tengah menunggu Cler merasa matanya sudah sangat berat dan tanpa terasa dia tertidur sambil duduk.

__ADS_1


Nathan keluar dari kamar mandi dia melihat istrinya tidur sambil dudk lalu segera membenarkan posisi tidur Cler dan menyelimutinya


"keras kepala" gumam Nathan


Setelah selesai berpakaian Nathan menyusul istrinya untuk tidur karena dia juga sangat lelah hari ini.


Ting..


Bunyi pesan masuk di handphone Cler mengalihkan atensi Nathan, siapa yang menghubungi istrinya malam-malam begini pikir Nathan.


Nathan mengambil handphone Cler lalu membuka chat tersebut.


"hey apa kabar, aku merindukanmu, kenapa tidak menghubungiku bukankah kau bilang akan menghubungiku setelah sampai di indonesia"


Kalimat tersebut sukses membuat dada Nathan bergemuruh, hilang sudah semua rasa capek yang di rasa, siapa yang berani sekali mengirim pesan seperti ini pada istrinya, apa cler sempat menjalin hubungan dengan seseirang waktu di luar negeri pikir Nathan.


Lalu beberapa pesan masuk lagi dengan semua kalimat manis dari orang tersebut.


Brakkkk..Nathan melempar phonsel Cler hingga hancur, lalu dia beralih menatap Cler yang sama sekali tidak terganggu dengan suara lemparan phonsel tersebut.


Sejak bangun tadi Cler melihat Nathan seperti ada yang berbeda dari pria tersebut, wajahnya terlihat dingin dan enggan menatap ke arahnya, seperti saat ini Cler ingin menanyakan kenapa phonselnya bisa hancur, tapi Nathan tidak menjawab sama sekali terkesan tidak menghiraukannya.


"Mas sini ku bantu" Cler ingin memasangkan dasi Nathan


"Tidak perlu" Nathan mengambil kembali dasinya.


Setelah selesai bersiap Nathan meninggalkan cler sendiri mematung di kamar.


Brakk..bunyi pintu yang di tutup keras oleh Nathan membuat cler terlonjak.

__ADS_1


"Mas Nathan kenapa" gumam cler


Di meja makan sudah ada putra dan putrinya yang menunggu mereka untuk sarapan.


"Pagi daddy"


"Pagi sayang" Nathan mengecup kepala Arkan dan zoya bergantian.


"Mommy dimana?" tanya Arkan


"Mommy masih di kamar, sekarang kalian sarapan bukankah ini hari pertama sekolah?" tanya Nathan


Keduanya mengangguk, tidak lama kemudian cler menyusul dan melihat anggota keluarganya sudah mulai sarapan.


"Mommy ayo cepat sarapan" zoya melihat cler mendekat.


Cler menatap Nathan tapi yang di tatap sama sekali tidak menghiraukannya.


Nathan lebih dulu menyelesaikan sarapannya, lalu bangkit setelah berpamitan pada kedua anaknya.


Cler mengantar Nathan sampai depan.


"Mas tunggu, sebenarnya ada apa denganmu?"


"Tidak"


"Tapi kenapa mas menghancurkan phonsel ku dan juga kenapa mas seperti terlihat marah"


"Ck cerewet, ku bilang tidak ya tidak" Nathan sedikit meninggikan suaranya membuat cler terkejut dan langsung diam.

__ADS_1


Sadar bahwa dia tidak bisa mengontrol emosinya, Nathan langsung meninggalkan cler yang berdiri mematung.


__ADS_2