My sexi litle wife

My sexi litle wife
Bab 53


__ADS_3

Sudah hampir satu minggu arkan berada di indonesia, hak itu membuat cler dan juga zoya sangat rindu dengan arkan.


"mommy kapan kita menyusul daddy dan juga arkan?" tanya zoya


"memangnya kamu mau kesana juga?"


"of course mom, bukankah itu tempat kelahiran mommy?"


"dari mana kamu tahu hal itu?" tanya cler karena menurut cler dia belum pernah menceritakan negara asalnya pada kedua anaknya.


"Daddy yang memberitahu"


Cler menghela nafasnya, pasti nathan sengaja melakukannya pikir cler.


Ya Tuhan apa aku harus pulang secepat ini..


"Arkan juga bilang rumah daddy disana sangat besar dan ada kolam renangnya, aku ingin kesana mommy" zoya mulai merengek.


Ya waktu nathan menghubunginya zoya dan arkan memang banyak berbicara, arkan bilang disana sangat menyenangkan.


"mungkin ini sudah waktunya" gumam cler.


"Zoe nanti kamu bicara dengan daddy ya apa bisa menjemput kita" kata cler


"kenapa tidak mommy saja yang bicara pada daddy"


"eh emmhh mommy takut mengganggu daddy, jadi lebih baik kamu saja yang bicara"


Zoya hanya mengangguk saja, bukan tanpa alasan cler menyuruh zoya yang bicara karena kalau dia yang bicara nathan pasti ke pedean pikir cler.


Cler mengambil handphone yang berada di nakas samping tempat tidur, waktu menunjukkan pukul 5 pagi mungkin di indonesia sudah pukul 11 siang lalu cler langsung menghubungi nathan.


🌺🌺🌺🌺


Nathan yang sedang sibuk memeriksa beberapa berkas terhenti ketika mendengar suara handphonenya.

__ADS_1


"Cler" gumam nathan setelah melihat nama penelphonenya.


"Hallo sayang" goda nathan sambil menahan senyumnya membayangkan tatapan mematikan cler setiap dia memanggil wanita itu dengan sebutan sayang.


"diamlah, putri mu ingin bicara" sahut cler dengan ketus


Nathan terkekeh mendengar sahutan ketus cler.."apa mommy nya tidak ingin bicara juga?" goda nathan lagi


Enggan menyahut cler langsung memberikan telponnya pada zoya.


"daddy" teriak zoya


Nathan langsung menjauhkan telponnya mendengar teriakan putri kecilnya itu.


"Ya sayang i miss u" sahut nathan


"miss u to dad, apa daddy sibuk?"


"No dear, what wrong? Tanya nathan


Mendengar keinginan cler dan juga putrinya yang ingin ke indonesia tentu membuat nathan sangat senang.


"tentu sayang, boleh daddy bicara dengan mommy sebentar"


"oke dad" zoya menyerahkan telponnya pada cler


"ada apa?" sahut cler


"kapan kalian akan pulang?" tanya nathan


"lusa, bisakah kau menjemput kami kalau tidak kami bisa pergi sendiri" kata cler merasa tidak enak hati kalau merepotkan nathan.


"Tentu, tunggulah aku akan menjemputmu"


"kami" sahut cler karena dia akan pulang bersama zoya

__ADS_1


"iya kalian maksudku" sahut nathan akhirnya.


"baiklah kami tunggu, oh ya dimana arkan"?


"Dia sedang dikantin bersama dean"


"oh ya sudah, beritahu padanya nanti kami akan datang terimakasih"


Cler langsung mematikan telponnya karena masih enggan berbicara banyak pada nathan


"wanita ini mematikan telponnya lebih dulu ck" gerutu nathan


Tidak lama kemudian arkan masuk bersama Dean, setelah mengantar arkan dean langsung pamit keluar.


"Daddy" panggilnya


"ya boy, sini daddy ada berita baik untukmu"


Arkan mendekat, lalu nathan mendudukkannya di pahanya.


"berita apa?" tanya nathan


"Besok lusa kita akan menjemput mommy dan juga adikmu, apa kau mau ikut?"


"Benarkan, aku ikut" teriaknya antusias


Nathan lalu membawa arkan keluar, sudah hampir satu minggu dia membawa anaknya ke kantor, hari ini dia akan mengajak arkan membeli semua mainan yang dia suka dan tidak lupa untuk zoya juga.


Lain hal dengan nathan yang merasa sangat bahagia karena sebentar lagi akan bertemu ibu dari anak-anaknya itu, di lain tempat kabar tentang nathan membawa seorang anak sampai juga ke telinga nyonya mira dan tuan regan.


Kenapa bisa nyonya mira tahu, jelas saja waktu dia ingin menemui nathan di kantornya disana dia mendengar beberapa pegawainya tengah membicarakan nathan. Karena merasa sangat penasaran nyonya mira langsung keruangan nathan tapi tidak ada siapapun disana.


"kemana nathan, apa dia sedang keluar" gumam nyonya mira.


"mungkin aku menemuinya dirumah saja nanti" nyonya mira segera pergi

__ADS_1


__ADS_2