My sexi litle wife

My sexi litle wife
Bab 36


__ADS_3

Selesai acara kelulusan nathan dan cler tidak pulang ke rumah melainkan ke hotel, itupun karena paksaan dari nathan, katanya mereka akan merayakannya seharian ini dan hanya berdua tanpa gangguan dari mana pun.


"Mas memang kita mau ngapain sih ke hotel segala, kan bisa di rumah kalau mau merayakan pestanya"


"ck, sayang sekali-sekali kita harus punya waktu berdua, kalau di rumah terlalu banyak orang" decak nathan


"oh ya sayang kita kan tidak pernah bulan madu, bagaimana kita bulan madu?" tanya nathan


Selama mereka menikah memang tidak pernah berbulan madu, tahu sendirikan bagaimana awal pernikahan mereka.


Cler berbinar mendengar nathan mengajaknya bulan madu, itu berarti mereka akan berkeliling keluar negeri kan pikir cler.


"emm aku ingin yang ada saljunya"


Nathan terkekeh mendengar keinginan istrinya.."baiklah Nona kita akan ketempat yang ada saljunya" kata narhan membelai pipi cler.


Sesampainya dihotel nathan seperti orang tidak sabaran dia menarik tangan cler agar lebih cepat.


"aduh mas jalannya pelan-pelan" tegur cler


"gak bisa udah gak tahan" sahut nathan

__ADS_1


Cler terheran mendengar jawaban nathan, memangnya nathan mau ngapain pikir cler.


Mereka sampai didepan pintu kamar yang sudah di sewa nathan.


Ceklek..Baru saja pintu terbuka nathan sudah menarik paksa cler memojokkannya di belakang pintu dan langsung menyerang bibir istrinya itu.


Cler terlonjak mendapat serangan mendadak dari nathan, beberapa kali dia memukul dada nathan agar berhenti tapi hasilnya nihil, nathan malah semakin bernafsu menyerangnya


"uhhhh mash udah" nafas cler tersendat


Nathan melepaskan ciumannya ditatapnya istrinya dengan lekat seperti singa akan melahap mangsanya.


"ke-kenapa kamu natap aku begitu"


Srekkk


Cler tersentak nathan merobek kebaya barunya laku juga merobek rok nya.


"Mas, kenapa di robek ini mahal tahu" gerutu cler


"Nanti beli lagi sayang" sahut nathan enteng

__ADS_1


Setelah meloloskan baju dan rok cler nathan membopongnya ketempat tidur, menindih istrinya itu lalu tangannya bergerak membuka sisa kain yang masih menempel ditubuh mulus sang istri.


Kini mereka sudah sama-sama polos, nathan nampak tidak sabar mengarungi samudera bersama istrinya dia menatap setiap jengkal tubuh istrinya tanp berkedip seperti mengagumi.


Sedangkan cler yang ditatap seperti itu tentu saja malu, meskipun mereka sudah sering melakukannya tapi tetap saja dia merasa malu.


Tangan cler bergerak menarik selimut bermaksud menyelimuti tubuhnya tapi di cegah oleh nathan.


"mau apa" tanya nathan


"Selimut, aku malu" cler menutup mukanya dengan tangan.


Nathan menahan tawanya ingin sekali dia tertawa keras melihat tingkah cler.."sayang tidak perlu malu, bukankah kita sudah sering melihat satu sama lain" goda nathan sambil menarik tangan cler.


Nathan kembali mencium bibir cler dengan lembut, cler terbuai dia hanya bisa mengikuti permainan nathan.


"Bersiaplah, sepanjang hari ini aku tidak akan berhenti" bisik nathan.


Cler mencengkram erat sprei berusaha menahan suara laknatnya karena permainan gila nathan, sedangkan nathan bergerak liar diatas tubuh istrinya yang seperti candu baginya, sudah hampir satu jam mereka melakukannya dan tidak ada tanda berhenti dari nathan.


"mash aku capekhh" suara cler seperti tidak terdengar ditelinga nathan

__ADS_1


"sayaanggg aku bisa gila" desah nathan


Benar saja, sepanjang hari ini nathan tidak bethenti menyerangnya sampai cler tidak bisa bergerak lagi baru nathan menghentikannya istirahat sejenak.


__ADS_2