
Cler bangun dari tidurnya, entah tidur atau pingsan dia juga tidak tahu, mengedarkan pandangannya, ternyata nathan sudah tidak ada lagi dikamarnya.
Cler menatap jam dindingnya ternyata sudah pukul 8 malam, berapa lama dia tidur pikirnya.
Lalu cler bangkit menuju kamar mandi, membersihkan dirinya.
Setelah selesai cler keluar, ternyata sudah ada nathan duduk diatas ranjang dengan laptop dipangkuannya.
Cler berlalu menuju ruang ganti tanpa menatap nathan, sedangkan nathan sedari tadi menatap istrinya itu, dia melihat cler berjalan seperti menahan sakit.
Nathan merasa bersalah karena lebih mendahulukan emosinya, dan akhirnya dia menyakiti perempuan itu lagi.
Didalam ruang ganti cler kembali terisak, dia membekap mulutnya dengan telapak tangan agar tidak terdengar sampai keluar suara tangisnya.
"ya tuhan, aku tidak sanggup lagi hiks" cler kembali membekap mulutnya.
"kau sedang apa, lama sekali" tanya nathan yang tiba-tiba masuk ruang ganti.
"ah ma maaf" cler segera menghapus air matanya lalu sibuk mengenakan baju tanpa melihat kearah nathan.
Tapi nathan terlanjur melihatnya, dari tadi dia masuk diam-diam dan mendengar suara tangis istrinya itu.
"setelah selesai keluarlah, makan malam sudah siap" kata nathan meninggalkan cler.
__ADS_1
Dimeja makan hanya ada keheningan selain suara sendok yang beradu dengan piring, selebihnya tidak ada suara lain.
Para pelayan yang menyaksikan itupun hanya diam saja,dan mereka sudah pasti tahu sebabnya pasti pasangan ini lagi bertengkar pikir mereka.
Setelah selesai cler langsung berdiri membawa piringnya kewastafel lalu mencucinya.
"aku sudah selesai, maaf aku duluan keatas" kata cler
Nathan hanya diam saja enggan menjawab.
Cler masuk kekamar, pusingnya kembali datang, yang dia inginkan saat ini hanya tidur, hari ini sudah banyak yang terjadi jadi biarkan dia istirahat.
Tidak lama kemudian nathan juga masuk, dilihatnya cler sudah terlelap lalu nathan mendekatinya.
"Maaf" gumam nathan sambil mengelus kepala cler lalu melabuhkan kecupan dikeningnya, lalu nathan juga menyusul
πΊπΊπΊπΊ
Matahari pagi sudah menampakkan cahayanya, nathan menggeliat dalam tidurnya meraba tempat tidur disebelahnya tapi tidak menemukan yang dia cari.
Perlahan mulai membuka mata lalu bangun, dia mengedarkan pandangan kepenjuru ruangan itu tapi tidak ada siapa-siapa.
"kemana dia pagi-pagi begini" gumamnya
__ADS_1
Setelah nathan masuk kekamar mandi, pintu kamarnya dibuka dan orang itu adalah cler.
Mendengar bunyi gemericik air didalam kamar mandi, cler bergegas menyiapkan baju kerja nathan lalu dia segera pergi dari kamar itu, untuk sementara ini cler enggan bertatap muka dengan nathan, dia masih kesal karena ulah nathan kemarin.
"mending aku langsung berangkat saja" gumam cler saat sudah dibawah.
Pak roni sudah stand bye sejak tadi.."pak kita berangkat sekarang aja ya"
"iya nona" sahut pak roni.
*****
Nathan keluar dari kamar mandi, dia heran sejak tadi tidak melihat keberadaan cler, lalu matanya tertuju pada pakaian yang sudah rapi berada diatas ranjang.
"Dia menyiapkan ini lalu kemana gadis itu" kata nathan
Nathan segera bersiap, mungkin saja istrinya menunggu dibawah pikirnya.
Saat sudah berada diruang makan disana juga tidak ada cler.."Mirna sini kamu" teriak nathan
Mirna datang menghampiri.."iya tuan" kata mirna
"kemana dia?" tanya nathan
__ADS_1
Mirna diam sebentar, dia siapa pikir mirna.."oh nona cler ya, nona sudah berangkat sedari tadi tuan" sahut mirna
Nathan melihat jam tangannya baru pukul setengah 7, biasanya cler jam 7 baru berangkat.