My sexi litle wife

My sexi litle wife
Bab 58


__ADS_3

Sedari tadi zoya terus merengek ingin ikut bersama nathan, sedangkan cler berusaha membujuknya takut merepotkan nathan.


"Zoya daddy mau kerja bukan jalan-jalan"


"Tapi aku mau ikut mom"


Nathan yang melihat perdebatan ibu dan anak itu hanya bisa tersenyum karena merasa mereka tidak seperti ibu dan anak melainkan kakak dan adik dan dialah ayah mereka.."ck sialan" gumam nath karena merasa konyol dengan pemikirannya.


"Tidak apa-apa sayang, aku akan membawa zoya ke kantor" nathan menggoda cler


Cler yang mendengar panggilan sayang dari nathan merasa malu, pipinya sampai merah karena setelah sekian lama cler mendengar panggilan itu lagi.


"pipi mommy kenapa?" tanya arkan


"Hah memang kenapa?" cler bertanya balik


"itu merah mom" sahut arkan lagi


Nathan terkekeh melihat cler malu-malu seperti itu.


"Baiklah princess kau boleh ikut daddy" putus nathan yang akan membawa zoya ke kantornya.


Zoya langsung berbinar mendengar nathan akan mengajaknya bekerja.


"Boy apa kau mau ikut juga" tawar nathan pada putranya.


"No dad, aku ingin menemani mommy saja" tolak arkan


"Yasudah ayo kita berangkat, pamit sama mommy dulu" kata nathan


"Mommy aku sama daddy kerja dulu, mommy tunggu saja di rumah yah" kata zoya dengan suara khasnya.


"huh kau ini menggemaskan sekali" cler mencubit pipi gembul zoya sedangkan zoga hanya terkikik geli karena cler juga menciuminya.


🌺🌺🌺🌺


Sesampainya di loby kantor nathan kembali menjadi perhatian karena kembali membawa anak kecil lagi dan kali ini seorang perempuan, para karyawan semakin penasaran saja siapa sebenarnya dua bocah yang dibawa bos mereka.


"Mau daddy gendong?" tawar nathan


"No daddy aku mau jalan sendiri" sahut zoya


"Baiklah"

__ADS_1


Nathan menggandeng tangan zoya menuju lift khusus, zoya yang memang mudah bergaul itu tampak melambaikan tangannya pada semua orang disana dan sempat menyapa beberapa orang juga.


"Hey kenapa kamu genit sekali hm?" tanya nathan saat mereka sudah dalam lift.


"Kata mommy kita harus senyum kalau setiap ketemu orang daddy"


"Ya..tapi tidak untuk laki-laki lain, kecuali daddy dan kakak mu arkan" jelas nathan karena tadi zoya menyapa beberapa orang laki-laki saat ingin memasuki lift.


Huh aku belum siap kalau dia besar dan mulai tertarik dengan lawan jenis..sial aku tidak akan membiarkan itu..bathin nathan


"woahhh ini kamar kerja daddy?" zoya sangat antusia bahkan sudah berlari menyusuri ruang kerja nathan


"ini ruang kerja daddy"


"Waw ini seperti di milan banyak rumah yang tinggi-tinggi"


Nathan terkekeh mendengar ocehan zoya yang mengira bahwa gedung-gedung yang dia lihat adalah rumah.


"Apa kamu senang?"


"Tentu saja dad"


"Sekarang daddy kerja dulu, kalau kamu bosan bilang daddy"


Tok...tok..


"Masuk" perintah nathan saat pintu di ketuk


"Permisi pak..ibu anda ingin bertemu" kata sekretaris nathan


Belum sempat nathan berucap ibunya sudah masuk.


"Tinggalkan kami" kata nathan pada sekretarisnya.


*****


Nyonya mira tak berkedip melihat seorang gadis kecil yang ada di belakang nathan.


"Ada apa mama kesini?" suara nathan mengalihkan fokus mama nya.


"Nathan mama kangen sama kamu nak"


Zoya yang dari tadi hanya fokus melihat pemandangan kini dia sudah mulai bosan lalu berbalik menuju nathan.

__ADS_1


"Astaga" nyonya mira terkejut saat melihat wajah zoya yang sangat mirip dengan nathan


Zoya juga sedang menatap nyonya mira.."Dad itu siapa?" tanya zoya sambil menunjuk nyonya mira.


"Nathan jelaskan sama mama apa dia anak kamu, sejak kapan?" nyonya mira menimpali obrolan ayah dan anak itu.


"Ya dia memang anak ku" sahut nathan


"Itu oma sayang, mama nya daddy" kata nathan kembali fokus pada zoya mencoba menjelaskan.


"Oma" ulang zoya


"Hem"


"Omaaa" teriak zoya lalu memeluk kaki nyonya mira.


"Ternyata benar kata mommy aku dan arkan juga punya oma"


Nyonya mira tampak mematung saat melihat gadis kecil itu memeluk kakinya dan mengamati dengan teliti.


Lalu nyonya mira menyadari zoya tidak hanya mirip dengan nathan tapi juga dengan cler menantunya.


"Ka kamu cucu ku ya Tuhan" nyonya mira memeluk zoya sambil menangis.


"Maafkan oma sayang"


"Oma kenapa menangis?"


"Oma menangis karena bisa lihat kamu"


Nyonya mira kembali memeluk zoya sampai suara nathan menyadarkannya.


"Zoya sayang kamu main sama om dean dulu ya, daddy mau bicara dengan oma" Nathan memang perlu bicara dengan mama nya.


"Iya dad..oh ya oma namaku zoya, nanti aku akan bilang pada mommy dan arkan kalau aku sudah ketemu oma"


"Arkan" gumam nyonya mira


"Heem dia kakak ku, kata mommy kami hanya selesih 2 menit"


"ya Tuhan, baiklah nanti oma akan menemui mommy dan juga kakak mu"


Dean pun datang lalu segera membawa zoya keluar untuk bermain.

__ADS_1


__ADS_2