My sexi litle wife

My sexi litle wife
Bab 59


__ADS_3

"mommy...mommy.." teriak zoya saat memasuki rumah


"iyaaa..sebentar" sahut cler yang berada di dapur


Cler bergegas mematikan kompornya karena mendengar teriakan putrinya, rupanya zoya sudah pulang pikir cler.


"Ya say.." ucapan cler terhenti saat melihat mamanya nathan


"Mommy sini..aku sudah bertemu oma" zoya menarik tangan cler untuk mendekat tapi cler enggan beranjak karena masih masih merasa takut.


Nathan yang melihat reaksi cler seperti orang ketakutan langsung mendekat dan tidak di sangka cler langsung pingsan beruntung nathan sempat menangkapnya.


"Astaga cler" nathan menepuk lembut wajah itu


"Mommy" teriak zoya


Sementara arkan yang sedari tadi berada di dalam kamar langsung keluar karena mendengar suara isakan zoya.


"Mommy" teriak arkan yang melihat nathan sedang memamgku cler yang tak sadarkan diri.


"Daddy mommy kenapa" tanya arkan


Tidak menjawab pertanyaan putranya nathan mengangkat cler untuk dibawa ke kamar dan di ikuti oleh nyonya mira dan juga arkan beserta zoya.


Nathan langsung menghubungi dokter pribadinya.


"Mommy huhuuuu" zoya dan arkan menangis bersamaan


"Sayang mommy kalian tidak apa, berhenti menangis" nathan mengusap air mata zoya dan arkan

__ADS_1


"Tapi mommy tidak bergerak dad" sahut arkan dengan sesegukan


"Mommy hanya kelelahan sekarang kita tunggu dokter sebentar lagi datang"


Sementara itu nyonya mira yang berada di ambang pintu kamar menyaksikan bagaimana interaksi nathan dan juga cucunya ,merasa semakin bersalah karena pernah memisahkan nathan dan juga cler.


Tanpa di sadari air mata itu menetes juga.


"Nathan"


"Mah maaf bisakah mama pulang dulu, setelah semua membaik aku akan menjelaskan pada mereka" nathan tidak bermaksud mengusir mamanya, tapi memang situasinya tidak kondusif untuk saat ini.


"Baiklah nak, maafkan mama ini semua karena mama"


"Maafkan nathan juga ma, karena sudah lama mengabaikan mama"


Nathan juga merasa bersalah pada mamanya karena selama ini dia sengaja memamg mengabaikannya.


Kedua anak itu langsung menyalimi tangan oma nya, meskipun arkan belum tahu siapa yang disebut oma oleh daddynya itu.


Tidak lama kemudian dokter datang lalu segera memeriksa keadaan cler.


"Bagaimana dok" tanya nathan


"Dia mengalami syok sampai tidak sadarkan diri"


"Tolong berikan ini saat pasien sudah sadar" dokter memberikan obat pada nathan


"Baiklah terimakasih dok"

__ADS_1


Kini nathan duduk disamping cler, dia memandangi ibu dari anaknya itu dengan intens, nathan tahu pasti ini ada hubungannya dengan mamanya karena terlihat sekali wajah cler seperti orang ketakutan saat melihat mamanya.


"Daddy..apa mommy baik-baik saja" tanya zoya


"Ya mommy baik-baik saja, sekarang kalian bersihkan diri dulu, mommy biar daddy yang menjaganya"


"Kenapa mommy bisa seperti ini?" kali ini arkan yang bertanya.


"Mommy hanya kelelahan boy" sahut arkan


Lalu satu orang pelayan datang untuk membawa arkan dan juga zoya ke kamarnya untuk mandi karena ini sudah sore hari.


"emhhh" cker melenguh sedikit membuka matanya.


"Akhhh" cler memegangi kepalanya yang terasa pusing


"Sayang akhirnya kamu sadar, dimana yang sakit hm?" tanya nathan yang membantu cler untuk bangun


"Kepala ku pusing"


"Minum dulu obatnya" nathan membantu cler meminum obatnya.


"anak-anak mana?"


"Mereka di kamar bersama pelayan"


Cler teringat tadi dia bertemu dengan mertuanya lalu dimana mama pikir cler.


"Mas apa mama..." nathan memotong perkataan cler.

__ADS_1


"Shhtt..lain kali saja kita bahas, sekarang kamu istirahat"


Cler yang merasa masih pusing hanya bisa menurut apa yang dikatakan nathan dia kembali berbaring untuk istirahat.


__ADS_2