
"Cler me mereka anak mu?" tanya oliv
"Hem mereka kembar"
Cler dan oliv mendekati arkan dan zoya yang sedang asyik bermain bersama.
"Anak-anak berhenti sebentar, ada yang mau mommy kenalin sama kalian"
Arkan dan zoya menoleh lalu segera berdiri menghampiri cler.
"Mommy" teriak zoya.
"Kenalin ini aunty oliv"
"Hallo anak-anak" sapa oliv
"Hallo juga aunty" sahut keduanya sambil mencium tangan oliv.
"Ya ampun kalau azka ada dia pasti senang ada teman baru"
"Azka" ulang cler
"Astaga maaf cler aku lupa cerita ya..azka itu anak ku kamu kan sudah tahu cerita ku waktu hamil dulu"
"Hahaha kau ini ada-ada saja..lain kali kau ajak azka kesini biar mereka kenalan" sahut cler
"Tentu cler"
"Oh ya kau belum cerita bagaimana bisa kembali dengan nathan, huh asal kau tahu baru kali ini aku mau bertatap muka dengannya, meskipun revan sering mengajakku ikut bertemu dengan nath tapi aku tetap tidak mau"
Cler terkekeh mendengar gerutuan oliv mengenai suaminya..
"Kita ke kamar ku saja ceritanya panjang, disini ada anak-anak"
"Baiklah let's go" sahut oliv
__ADS_1
"Anak-anak kalian lanjut saja mainnya, mommy mau menemani tante oliv dulu"
"Baik mom" sahit arkan dan zoya bersamaan.
πΊπΊπΊπΊ
Setelah puas mendengar cerita cler kini oliv dan juga revan bersiap ingin pulang.
Cler dan nathan beserta anak-anaknya mengantarkan mereka sampai depan rumah.
"Cler kami pamit dulu ya, nanti kapan-kapan kau yang harus main kerumah ku dan revan" kata oliv
"Iya, nanti aku akan bawa anak-anak kesana..kalian hati-hati ya"
"Anak-anak beri salam pada uncle dan juga aunty"
Arkan dan zoya langsung menyalimi revan dan oliv.
"Zoya sayang nanti main ke rumah uncle ya..disana ada anak uncle namanya azka kalian harus kenalan nanti" kata revan
Bagus..aku sudah punya calon menantu idaman yang cocok untuk azka..ucap revan dalam hati
Nathan mendengus karena tahu maksud revan.
"Kau kenapa?" revan sok tidak tahu
"Hentikan pikiran mu itu" sahut nathan
"Ck memang kau tahu apa yang ku pikirkan?"
"Tentu saja, dan cepatlah pergi" usir nathan
"yayaya kami juga ingin pergi, baiklah cler sampai jumpa lagi" pamit revan.
"Iya hati-hati" sahut cler.
__ADS_1
Setelah kepergian revan dan oliv, kini mereka tampak bersantai di ruang tamu.
"anak-anak besok kita akan bertemu oma dan opa apa kalian mau?" tanya nathan
"oma dan opa" gumam arkan
"Hem..mereka pasti senang saat bertemu kalian"
"aku mau daddy" zoya sangat antusias
"tentu princess"
"yeeyyy" teriak zoya.
"apa oma itu yang kemarin kesini?" tanya arkan
"benar ar..kata daddy itu oma kita" sahut zoya
Cler dan nathan hanya terkekeh mendengar percakapan anak-anak mereka.
Sedangkan di rumah utama nyonya mira kini tampak sibuk menyiapkan segala sesuatunya untuk menyambut anak, menantu beserta cucu-cucunya.
Dia sudah di beritahu oleh nathan kalau besok mereka akan datang.
"Ma sejak tadi kau sibuk sekali"
"Papa ini gimana sih..besok kan nathan dan cler akan datang, jangan lupa cucu kita juga akan datang tentu mama harus menyambut mereka"
Papa hanya menggelengkan kepala melihat kehebohan istrinya, papa sendiri juga belum pernah melihat cucu-cucu nya secara langsung tapi nathan pernah mengirim beberapa foto arkan zoya padanya.
Waktu mama tahu ternyata papa sudah lebih dulu tahu dia punya cucu sangat marah karena papa tidak pernah memberitahunya, ya meskipun itu permintaan dari nathan kala itu karena masih marah terhadap mamanya.
"Aku tidak menyangka penantian kita nathan akan pulang akhirnya terjadi" kata mama dengan mata berkaca-kaca, sudah lama dia menantikan hal ini.
"Dan dia tidak hanya sendiri, tentunya dengan keluarga kecilnya" sahut papa
__ADS_1
"Ya papa benar, aku jadi tidak sabar"
Mama kembali ke dapur untuk memberitahu para pelayan agar memasak sesuai arahannya nanti.