My sexi litle wife

My sexi litle wife
Bab 14


__ADS_3

Setelah mendengar cerita revan, nathan hanya diam, dia juga tidak tau harus memberikan solusi apa.


"gue takut dia hamil nath"


"terus mau lo apa?" tanya nathan


"gue juga bingung, kalau dia hamil gimana menurut lo"


"ya berarti lo nikahin dia, gitu aja susah" sahut nathan yang mulai jengah


"lo enak ngomong gitu, gimana jadinya kalau gue nikah sama anak SMA nath, mereka pastinya hanya anak manja yang tidak tau apa-apa"


Nathan tidak setuju dengan pemikiran revan, menurutnya tidak semua anak SMA begitu, contohnya cler sama sekali tidak merepotkannya.."tidak semua anak SMA begitu, bahkan ada juga yang pemikiran nya sudah dewasa" sahut nathan


"halah lo ngomong gitu kaya pernah pacaran sama anak SMA aja"


Andai revan tahu, dirinya bukan hanya pacaran melainkan sudah nikah dengan bocah SMA, tapi nathan enggan memberitahu revan karna belum waktunya saja.


"menurut gue lo terus awasin dia aja, dengan begitu lo bisa tau dia hamil apa gak nantinya" saran nathan


"benar juga yang lo bilang, tapi gue merasa bersalah karna merusak anak orang"


"ya lo nikahin aja sebagai bentuk pertanggung jawaban lo"


"mending sekarang lo pulang pikirkan saran dari gue, sono gue mau kerja" kata nathan lagi mengusir revan


"ck tega bener lo ngusir gue" revan bangkit dari duduknya, sebelum dia keluar ingin menyampaikan pesan teman-temannya dulu.


"hampir lupa gue, anak-anak ngajakin party besok malam, lo harus datang" kata revan


"hem" sahut nathan


Melihat respon nathan, revan berdecak lalu meninggalkan ruangan tersebut.


Drrttt..ddrttt phonsel nathan berdering panggilan dari alisha, ya selama 4bln ini mereka memang jarng komunikasi karna kesibukan masing-masing, apalagi sekarang alisha sudah balik keparis untuk pemotretan.


"ya" sahut nathan saat menerima telponnya


"kok kamu ketus banget sih sama aku, bukannya nanya kabar" kata alisha diseberang sana

__ADS_1


"aku sibuk alisha"


"sayang aku tau kamu sibuk, tapi biasanya kamu selalu menyempatkan untuk sekedar menelpon aku, sekarang kamu berubah" kata alisha panjang lebar


"berubah apanya?"


"ya kamu berubah, apa jangan-jangan karna gadis kampung itu, kamu udah mulai suka iya?"


"alisha jaga bicara kamu"


"kenapa, kamu gak terima kalau aku bilang bocah itu gadis kampung" belun selesai alisha mengatai cler nathan sudah meneriakinya


"STOP, jaga bicara kamu" nathab langsung mematikan telponnya.


Nathan memejamkan mata sejenak, dia merasa sangat marah mendengar cler di hina seperti tadi, padahal itu juga sering dia lakukan terhadap cler, tapi saat orang lain yang menghinanya nathan sangat tidak suka.


*****


"cler pulang sekolah nanti gue izin gak masuk kerja, lo sendiri gak papa kan?" tanya oliv


"kamu mau kemana?" cler balik bertanya


"y ya, gue cuman kurang enak aja badannya"


"bener cler, ini aja gue udah lemes banget"


"yaudah kalau gitu kamu izin pulang duluan aja" saran cler


"gak ah..gue masih kuat kok tanggung juga"


"yaudah deh kalau gitu" sahut cler akhirnya.


Tidak lama bel tanda pulang berbunyi, cler dan oliv merapikan buku mereka,lalu keluar dari kelas.


"liv kamu yakin bisa pulang sendiri?" tanya cler


"ya cler, tenang aja gue masih sanggup kok bawa motornya"


"oke hati-hati ya"

__ADS_1


"iya, gue duluan ya maaf gak bisa nemenin lo"


"ia gak apa-apa." sahut cler


Cler duduk sendiri didepan pagar menunggu pak roni menjemputnya. Saat cler tengah asyik melamun seseirang menepuk bahunya.


"hey melamun aja"


"eh dewa, aku kira siapa" kata cler


"emang kamu kira siapa?" tanya dewa


"gak siapa-siapa sih hehe"


"lagi nunggu siapa?"


"lagi nunggu jemputan" sahut cler


Dewa mengamati cler dari atas sampai bawah lalu tersenyum smirk.


"oh ya besok malam anak-anak ngadain acara lo mau ikut?" tanya dewa


"anak-anak siapa?" tanya cler polos


hufffppttt dewa menahan tawanya melihat kepolosan cler.."maksudnya anak-anak kelas tiga, sebelum uts mau senang-senang dulu" jelas dewa


"oh itu, nanti deh aku pikirin lagi ya"


Tidak lama pak roni datang, membuat cler lega karena dia merasa tidak nyaman saja kalau berduaan dengan dewa, apalagi siswi-siswi perempuan melihatnya dengan sinis.


"eh jemputan aku datang, aku duluan ya bye." kata cler buru-buru nwik mobil


"menarik" gumam dewa


*****


"non maaf lama ya nunggunya, tadi saya kebengkel dulu" kata pak roni


"eh enggak kok pak, yaudah kita langsung ketempat kerja aku aja ya" kata cler

__ADS_1


"siap non" sahut pak roni


Seperti biasa cler akan bekerja setelah pulang sekolah, tapi hari ini seperti ada yang kurang karena oliv sedang izin, biasanya kalau ada oliv ada saja obrolan mereka jadi tidak pernah sepi.


__ADS_2