My sexi litle wife

My sexi litle wife
Bab 4


__ADS_3

Sudah seminggu setelah kejadian nathan berbuat kasar terhadapnya. Kini mereka sudah pindah rumah kerumah milik nathan pribadi, menurut cleyren tidak ada bedanya dirumah mertua sama disini, karena dia sama saja dijadikan pembantu oleh suaminya sendiri.


Padahal dirumah ini juga ada para pelayan yang jumlahnya tidak sedikit juga.



...Rumah nathan...


"Cleyren." teriak nathan dari luar kamar.


"duh apa lagi sih itu orang, baru juga mau istirahat." gerutu cler karena dirinya baru mau rebahan tapi nathan sudah memanggilnya.


"Cler cepat kemari." teriak nathan lagi


"ck, iya mas sebentar." jawab cler sambil berteriak juga


Sesampainya cler dibawah dia melihat nathan yang baru pulang kerja sedang rebahan disofa.


"ada apa mas." tanya cler


"lepaskan sepatu ku, dan sediakan air hangat aku mau mandi."


"baiklah kau rajanya disini, sampai melepas sepatu saja tidak bisa." gerutu cler dalam hati


Selesai melepaskan sepatu beserta jas yang dikenakan nathan, cler kembali keatas guna menyiapkan air hangat untuk nathan mandi.


Ceklek..nathan memasuki kamarnya berbarengan dengan keluarnya cler dari kamar mandi.


"eh..airnya sudah siap mas." kata cler

__ADS_1


Nathan melenggang kekamar mandi tanpa menyahut cler.


"sombong amat." kata cler yang lagi-lagi hanya di ungkapkan dalam hati.


Drrttt..drrtt..phonsel cler berdering


"hallo tante.." sapa cler


"hallo cler.."


"ya tante ada apa?"


"cler tante mau minta tolong besok kamu bisakan kirim uang buat tante."


"maaf tante kalau boleh tau buat apa." tanya cler


"buat bayar uang kuliahnya adel cler, kalau tidak nanti adel kena d.o."


"20juta."


"apa, Tante apa tidak salah bayar kuliah segitu, aku gak punya kalau segitu." sahut cler


"begini saja kamu mau bantu tante tidak, kamu ini sudah dapat suami kaya tidak mungkin gak ada uang, dasar tidak tahu terimakasih." maki tante lastri


"maaf tante, nanti ku tanyakan pada mas nathan dulu."


"baiklah, besok sudah harus ada." kata tante lastri langsung mematikan telponnya


"gimana ini." gumam cler tidak tenag memikirkannya.

__ADS_1


Hal seperti ini sudah cler duga, tante dan pamannya itu pasti akan memanfaatkan posisi cler saat ini, tapi mereka tidak mau tahu apa yang dialami cler disini.


Beberapa menit kemudian nathan keluar dari kamar mandi, dia memperhatikan cler yang tampak gelisah duduk diujung sofa.


"eh mas sudah selesai, sebentar kuambilkan baju gantinya." kata cler yang langsung berlari keruang ganti


Saat diruang ganti cler malah melamun memikirkan permintaan tantenya tadi.


"sebentar, mas nathan kan kemarin ngasih atm ke aku, apa aku gunakan uang yang ada disitu aja ya, jadi gak usah bilang dia." kata cler berbicara sendiri.


"Cler cepat." teriak nathan


"sebentar mas." sahut cler yang tergesa mengambilkan pakaian ganti nathan


Saat keluar dari ruang ganti cler melihat nathan bersandar dipinggiran ranjang dengan hanya menggunakan bathrobe.



"ya ampun, dia itu sebenarnya sangat tampan tapi sayang pemarah ck." bathin cler berdecak kala mengingat saat nathan marah.


"liat apa kamu." tegur nathan menyadarkan lamunan cler.


"eh enggak, ini mas bajunya."


Nathan menyambut baju yang diberikan cler lalu memakainya, selepas itu dia malah melempar bathrobenya hingga mengenai kepala cler.


Cleyren mengambil bathrobe itu dan memasukkannya kedalam keranjang.


Kini cler kembali mengecek phonselnya, disana terdapat pesan masuk dari tante lastri yang ingin memastikan bahwa cler harus mengirim uangnya besok.

__ADS_1


Tak ingin terlalu memikirkan akhirnya cler memilih istirahat saja menidurkan dirinya disofa yang ada dikamar tersebut, karena waktu sudah hampir tengah malam. Nathan juga tidak lama tertidur setelah ganti baju tadi.


__ADS_2