
Sudah satu minggu setelah kedua anaknya mengetahui ayah mereka, kini ketiganya tampak semakin dekat dan hari ini nathan akan kembali ke indonesia karena sudah satu bulan lebih dia meninggalkan perusahaannya.
"Bisakah kau membawa arkan bersamamu?" tanya cler
Nathan mengernyit mendengar pertanyaan cler, bukankah wanita ini sangat takut nathan akan mengambil anak-anaknya pikir nathan.
"apa kau yakin?" tanya nathan
"Ya, nanti aku akan bicara dengan arkan"
"Kenapa hanya arkan apa kau dan juga zoya tidak mau pulang ke indonesia?"
"Aku akan pulang tapi belum waktunya" sahut cler yang teringat tentang keluarganya
Apa paman dan tante hidup dengan baik..bathin cler
Cler meninggalkan nathan menunggu diruang tamu, dia akan berbicara dengan anak-anaknya dulu.
"Zoya temani daddy dulu ya diluar, mommy mau bicara dengan kakakmu"
"daddy disini" tanya zoya yang nampak senang
"hem, keluarlah daddy menunggumu"
"oke mom" zoya langsung berlari keluar.
Kini tinggal cler dan arkan yang berada di kamar.
"Ada apa mom?" tanyanya
"Arkan bisakah mommy minta tolong?"
"Tentu mom"
"maukah kamu ikut bersama daddy ke indonesia?"
"kenapa hanya aku, apa mommy dan zoya tidak ingin ikut?" arkan terlihat bingung
__ADS_1
"begini, mommy akan menyusul setelah kalian balik kesini, bagaimana kamu mau kan?"
"apa mommy tidak apa tinggal berdua dengan zoya?"
"of course boy, kamu tenang saja" cler meyakinkan putranya.
"kalau begitu aku akan ikut daddy"
Cler tersenyum mendengar jawaban putranya, lalu dia bergegad menyiapkan semua keperluan arkan selama di indonesia nanti.
Cler menuntun arkan yang sudah siap untuk bertemu nathan, terlihat di ruang tammu nathan sedang bercanda dengan zoya.
Melihat kehadiran cler dan arkan nathan menghentikan aksinya yang tengah menggelitiki zoya.
"Arkan akan ikut" kata cler
Nathan tersenyum senang lalu mengangguk.
"mommy arkan mau ikut daddy?" tanya zoya.
"Kakak" sahut arkan yang tidak terima dipanggil nama oleh zoya.
"Ya zoe, ka arkan akan menemani daddy"
"Kenapa hanya arkan, aku juga mau ikut" zoya mulai merengek.
"zoya kalau kau ikut mommy dengan siapa disini" sahut arkan
"aku mau ikut daddy" rengek zoya lagi.
"princess dengar daddy, setelah pekerjaan daddy selesai daddy janji akan menjemput mu, dan arkan benar kalau kamu ikut nanti mommy sama siapa?" nathan mmenangkan putrinya itu.
Zoya menatap cler sedangkan cler hanya menganggukkan kepalanya membenarkan apa yang di ucapakan oleh nathan.
Tidak ada pilihan zoya akhirnya mengangguk.
Cler dan zoya mengantar nathan dan arkan ke deoan rumah, sebelum memasuki mobilnya nathan membisikkan sesuatu ketelinga cler.
__ADS_1
"Setelah ini ku harapa kau berubah pikiran, aku tahu kau mengirim arkan hanya untuk mengetahii situasi di indonesi seperti apa, dan kuharap hadilnya nanti bisa merubah pikiranmu lalu kita mulai semuanya dari awal" bisik nathan.
Cler meneguk ludahnya, alasannya menyuruh arkan ikut memang ingin mengetahui kondisi disana seperti apa, terutama di rumah nathan karena cler tidak ingin salah langkah untuk kedua kalinya karena ini juga menyangkut anak-anaknya.
πΊπΊπΊπΊ
Setelah melalui perjalanan selama hampir 15 jam, kini nathan dan juga arkan telah sampai.
Nathan menggendong arkan yang masih tertidur mungkin kelelahan karena dia tidak pernah melakukan perjalanan selama ini.
Leon sudah menunggu kedatangan nathan disana dia melihat nath sedang berjalan ke arahnya, tapi seperti ada yang aneh pikir leon
"bos membawa seorang anak, tapi anak siapa?" bathin dean
"kita langsung kerumah saja" perintah nathan yang diangguki leon
"bagaimana kondisi perusahaan?" tanya nathan saat sudah berada di mobil
"Bapak tidak usah khawatir semuanya berjalan lancar" sahut leon sambil curi-curi pandang pada anak laki-laki yang wajahnya masih setia menghadap dada nathan.
"dia anak siapa sih" bathin leon lagi yang sangat penasaran.
Arkan menggeliat dari tidurnya karena merasa terganggu dengan pembicaraan orang dewasa tersebut.
Nathan menepuk-nepuk punggung arkan agar tidak bangun, hal itu membuat leon kaget melihat perlakuan lembut seorang nathan yang terkenal kaku dan juga otoriter itu.
Bukannya kembali tidur arkan malah membuka matanya lalu bangun untuk duduk.
"kita dimana?" tanyanya
"kita di jalan sebentar lagi sampai rumah" jelas nathan
Lalu arkan menatap leon yang juga sedang menatapnya lewat kaca cermin didalam mobil itu.
"astaga dia mirip sekali dengan bos, jangan-jangan memang anak bos"
"aku harus menanyakan ini pada dean, apa dia sudah tahu kalau bos punya anak" bathin leon lagi.
__ADS_1
Leon adalah salah satu bawahan dean yang juga sering di minta mewakili perusahaan saat nathan maupun dean tidak bisa hadir ke acara-acara penting, bisa di katakan dia juga salah satu asisten yang nathan punya.