My sexi litle wife

My sexi litle wife
Bab 12


__ADS_3

Kini pernikahan cler dan nathan sudah masuk usia 4bln, dan cler sebentar lagi juga akan menjalani uts, dia juga masih bekerja sehabis pulang sekolah, hubungannya dengan nathan tidak ada kemajuan, masih tetap dengan sifat nathan yang memang selalu kasar terhadapnya.


Pernah suatu hari waktu cler gajian dia ingin mencicil hutangnya beberapa bulan lalu, tapi nathan menamparnya dengan uangnya tersebut, dan mengatakan bahwa dia tidak butuh uang receh tersebut, sejak itu cler tidak lagi memberikannya secara langsung dia menyisihkan separu gajinya kalau sudah terkumpul baru dikasihnya nanti pada nathan.


Dan tidak jauh berbeda juga, tantenya masih merong rongnya masalah uang, dan hal itu membuat cler mulai tidak nyaman, sudah beberapa bulan ini juga cler enggan menanggapi telpon dari tantenya.


Ting tong..


Bel berbunyi, cler yang sedang santai diruang tv segera membukakan pintu.


"Mama" sambut cler dengan senyum


"Dimana nathan?" kata nyonya mira sambik masum dan dudum diruang tamu


"sebentar aku panggilin dulu ma."


Tok tok


Cler mengetuk pintu ruang kerja nathan, ini hari libur tapi nathan mengurung diri diruang kerja.."mas ada mama dibawah." kata cler


Ceklek..nathan membuka pintu dan berlalu meninggalkan cler


"Ada apa mama kesini?" tanya nathan


"nathan mama kesini hanya ingin tau keadaan mu, apa gadis kampung itu merepotkanmu?" kata mama masih tidak suka dengan cler


Cler datang membawakan minuman dan juga kue yang dia buat pagi tadi.

__ADS_1


"nathan mulai sekarang kau harus memikirkan kata-kata mama, jangan menampung benalu terlalu lama nathan" sindir mama


Cler mencelos mendengar perkataan mertuanya, ya dia tau sekali kata-kata itu ditujukan padanya., tapi tidak bisakah mereka tidak menghinanya secara terang-terangan.


"Mah" tegur nathan


"kenapa? Memang benarkan?" sahut mama


"emmhh maaf ma aku tinggal dulu" kata cler yang langsung meninggalkan ibu dan anak itu


"ma jangan keterlaluan" tegur nathan


"kenapa, ucapan mama bener kok, harusnya dengan kita menampungnya saja sudah lebih dari cukup" ketus mama


"pokoknya mama mau setelah dia lulus kamu harus langsung menceraikannya"


"kamu dengar tidak nathan" tanya mama sekali lagi karna nathan tampak melamun


"ya ma" sahut nathan akhirnya


Setelah kepulangan nyonya mira cler berniat menemui nathan yang masih ada diruang tamu, dia ingin minta izin untuk keluar untuk bertemu dengan oliv.


"mas aku ingin keluar sebentar apa boleh?"


Nathan menatap cler dari atas sampai bawah, sambil mengehela nafas gusar, istrinya ini kenapa selalu pakai pakaian kurang bahan seperti ini kalau dirumah, apa dia tidak tau kalau nathan lelaki normal.


"mau kemana?"

__ADS_1


"ke toko buku, sebentar lagi aku uts jadi mau nyari bahan"


Nathan mengangguk dan mengeluarkan uang didompetnya.."mas mau ngapain?" tanya cler


"mau beli buku kan, ini uangnya" nathan menyodorkan beberapa lembar uang ratusan


"eh gak usah mas, aku punya uang sendiri kok, mas tenang aja" cler tersenyum


Nathan tertegun melihat senyuman itu, dia baru sadar kalau beberapa bulan setelah dia menarik kembali kartu atm pada cler dia tidak pernah sekalipun memberi istrinya uang untuk kebutuhannya dan nathan baru menyadarinya.


Nathan berdehem untuk menyadarkannya.."cler sebelum kau mendapat pekerjaan siapa yang memberimu uang?" nathan tiba-tiba bertanya membuat cler terkejut.


"maksud mas?"


Nathan berdecak.." sebelum kau mendapat pekerjaan bagaimana kau punya uang untuk jajan disekolah atau buat keperluan sekolah" tanya nathan sedikit tidak santai


"oh emm, aku tidak jajan mas mirna selalu memberiku bekal untuk makan siang"


"kalau untuk membeli keperluan sekolah, aku tidak beli mas, temanku berbaik hati memberikannya" kata cler lagi


Nathan merasa tertohok dan sesak sekaligus mendengar jawaban istrinya, bagaimana mungkin dia membiarkan istrinya semenderita itu, bahkan hanya untuk jajan dan beli keperluan sekolah istrinya saja dia tidak mampu, salah besar nathan bahkan sangat-sangat mampu untuk itu, tapi kenapa dia jadi sekejam ini pada istrinya sendiri.


"apa kau menderita menjalani hidup seperti ini?" tanya nathan lagi


Cler semakin bingung, tumben sekali suaminya banyak bicara dengannya, biasanya bertatap muka saja tidak mau.


"awalnya sih iya, tapi kupikir aku sudah biasa dengan hal semacam itu" cler terkekeh padahal ujung matanya hampir mengeluarkan cairan bening.

__ADS_1


Nathan menyadari itu, kilatan cahaya bening disudut mata cler.


__ADS_2