
Cler sudah mulai masuk sekolah lagi, setelah satu minggu menikmati libur panjangnya, dan tepat hari ini juga dia akan bertemu dengan ibu mertuanya.
"Cler ada yang mau gue omongin sama lo" kata oliv
"tentang apa?" tanya cler
"sini ikut, jangan disini" oliv menarik tangan cler menuju sebuah taman yang ada dibelakang kelas mereka, kebetulan disana juga lagi sepi.
"ada apa liv?" cler makin penasaran.
"hiks hiks..cler gu gue.."
Belum sempat oliv menyelesaikan ucapannya cler memotong karena sangat penasaran, apalagi melihat oliv menangis.."Liv cerita kamu kenapa?"
"gu gue hamil..huuuuu" oliv makin tergugu
Serasa ada yang meledak dalam kepala cler.."ham hamil" beo cler
Oliv mengangguk.."semua ini gara-gara pria brengsek itu" kata oliv.
Yah oliv semakin benci saja pada Revan, pasalnya waktu mereka bertemu tidak sengaja di club itu, revan membawanya ke apartemennya, untuk membicarakan tentang kejadian yang mereka alami.
Flashback
"masuk" revan membuka pintu apartemennya
__ADS_1
Oliv masuk..."intinya saja, mau apa kau membawaku kesini" tanya oliv ketus
Revan menghela nafas.."dengar aku ingin menanyakan sesuatu"
Oliv mengernyit menatap revan.
"apa kau tidak merasa ada yang aneh dalam dirimu?"
"maksudnya"
"begini, apa kau mengalami perubahan setelah kita melakukannya kemarin, maksud ku seperti tanda-tanda orang hamil" jelas revan.
Jantung oliv serasa berdetak lebih cepat, dia tidak menyadari apa-apa, tapi dia juga takut kalau nanti hamil.
Oliv menggeleng meskipun tidak yakin.
Oliv mengepalkan tangannya, ingin sekali dia menghajar laki-laki brengsek ini.
"kalau tidak ada lagi yang ingin kau katakan, apa aku boleh keluar" oliv langsung berdiri meninggalkan revan.
"hey tunggu aku belum selesai" teriak revan tapi oliv sudah menghilang.
"ada apa dengannya" gumam revan.
Flashback off
__ADS_1
Cler tertegun dia juga bingung harus bagaimana.."terus rencana kamu apa?" tanya cler
"aku mau gugurin aja hiks hiks" oliv sudah putus asa
"kamu gila, dia tidak bersalah bagaimana kamu tega membunuhnya" bentak cler
"terus gue harus gimana, lo taukan kita masih pelajar, apa jadinya kalau orang-orang tau gue hamil" kata oliv
"begini saja, bagaimana kalau kita temuai laki-laki itu"
Oliv menatap cler, mungkin ada baiknya juga menceritakan hal ini pada cler, karena laki-laki itu temannya om cler pikir olivm
"cler apa lo ingat gue pernah nanya tentang teman-teman om lo?" tanya oliv
Cler mengangguk, dia ingat saat oliv menanyakan salah satu teman nathan, tapi cler tidak tau sama sekali.
"iya, terus?"
"sebenarnya orang yang hamilin gue teman om lo cler" lirih oliv
"a apa benarkah?"
"hem, awalnya gue mau minta tolong sama lo buat bicara sama om lo, tapi laki-laki itu sudah nolak gue, dia bilang kalau gue hamil dia akan bertanggung jawab tapi setelah anak ini lahir kami akan berpisah" oliv menerawang mengingat kata-kata revan.
"Oliv, kalau begitu aku akan bicara sama om nathan, kamu tenang saja dan jangan ngelakuin hal aneh-aneh" cler memeluk oliv
__ADS_1
"terimakasih cler" oliv balas memeluknya.