
Ini adalah pertama kalinya nathan dan cler akan tidur bersama setelah perpisahan mereka 5 tahun silam.
Berbeda dengan cler yang sedari tadi nampak canggung, nathan justru sudah tidak sabar lagi ingin memeluk istrinya itu.
"Anak-anak sudah tidur?" tanya nathan saat melihat cler masuk ke kamar mereka.
"Hem..mereka sudah tidur"
"Kita juga harus tidur, ini sudah malam" nathan menepuk kasur di sisinya.
Cler mendekat lalu ikut merebahkan diri di samping nathan dan segera memejamkan matanya, karena terlalu gugup cler membalik tubuhnya agar membelakangi nathan.
Nathan yang melihat hanya terkekeh karena merasa lucu dengan tingkah laku ibu dua anak ini seperti pengantin baru saja pikir nathan.
"Eh" cler terkejut karena nathan memeluknya dari belakang.
"Tidurlah, aku tidak akan macam-macam" kata nathan sambil mengeratkan pelukannya.
Tidak macam-macam apanya, buktinya sekarang kau malah memelukku.
"i iya" sahut cler
Dan malam yang panjang ini mereka lewati hanya dengan tidur saja, seperti janjinya nathan tidak akan memaksa kalau cler tidak siap, dia akan berusaha pelan-pelan meyakinkan istri kecilnya ini.
πΊπΊπΊπΊ
"Kalian sudah siap?" tanya nathan pada kedua anaknya
"yes dad" jawab mereka
"kita tunggu mommy dulu ya" sahut nathan
Seperti rencana mereka kemarin kalau pagi ini mereka akan datang ke kediaman orang tua nathan.
"Mommy sedang apa kenapa lama sekali" zoya memang sudah tidak sabar sedari tadi
"Mommy masih siap-siap" sahut nathan
__ADS_1
"Tapi kita sudah lama menunggu dad"
"Kau ini cerewet sekali, sudah kita tunggu saja" kali ini arkan yang menyahut
Tidak lama kemudian tibalah cler.."Maaf mommy terlambat ya?"
"Hem mommy sangat lama" sahut zoya
"Maaf sayang" cler mengusap kepala putrinya itu.
"Sudah lebih baik kita berangkat sekarang" kata nathan
"Let's go" teriak zoya.
Mereka semua menuju mobil yang sudah di siapkan oleh pak roni.
"Mas nanti mampir beli oleh-oleh dulu ya" kaya cler saat mereka sudah dalam mobil
"Mau beli apa?"
"Sukanya kamu sama cucunya" sahut nathan
"Mas aku serius?"
"Aku juga serius sayang"
Cler tersipu mendengar kata sayang daei nathan, sudah sangat lama dia tidak mendengarnya.
"Mas" tegur cler
"Ya sayang"
Cler berdecak karena nathan tidak menjawab pertanyaannya.
"Marah" tanya nathan
"Tidak" ketus cler
__ADS_1
"Mommy jangan marah dong" sahut nathan lagi
"Mommy marah dengan daddy" sahut zoya yang sedari tadi diam menyimak pembicaraan orang tuanya.
"Tidak" sahut cler lalu memalingkan wajahnya menghadap jendela mobil.
Tepat di depan sebuah toko nathan menghentikan mobilnya, ternyata itu adalah toko berbagai macam makanan khas berbagai daerah, yang di khususkan untuk oleh-oleh dalam perjalanan.
Mereka semua turun dan membeli beberapa kue untuk dibawa ke rumah orang tuanya nathan.
"Ada lagi?" tanya nathan
"Sepertinya ini sudah cukup, mungkin anak-anak mau beli sesuatu" sahut cler
"Kalian mau beli apa" nathan memperhatikan arkan dan zoya sedari tadi sibuk mengamati toko itu.
"Aku mau ice cream dan coklat"
"No, gigimu nanti sakit lagi" arkan melarang keras
"Tapi aku mau" zoya menghentak hentakkan kakinya.
Nathan terkekeh melihat tingkah lucu keduanya, dia tidak menyangka akan memiliki nathan junior ternyata sangat menyenangkan.
"It's oke. Kali ini daddy tidak akan melarang, kalian boleh beli apapun"
"yeeyyyy..thank you daddy" girang zoya
"you welcome"
Lalu keduanya segera memilih berbagai macam makanan, dan yang pasti si kecil zoya yang sangat antusias sedari tadi.
"Lain kali mas jangan membiarkan mereka seperti itu, nanti kebiasaan" tegur cler
"Aku tidak masalah, bahkan kalau mereka minta toko ini akan ku belikan" begitulah nathan dari dulu.
Cler berdecak, bicara dengan nathan memang sering membuatnya kesal.
__ADS_1