
Selesai makan malam mereka semua memutuskan untuk berisitirahat, tapi kali ini kedua anaknya di minta tidur bersama opa dan oma mereka.
Karena baik tuan regan maupun nyonya mira sangat ingin menikmati kebersamaan bersama sang cucu sebelum keduanya di bawa pulang oleh orang tuanya.
Sedangkan si kembar tampak oke-oke saja saat di minta tidur bersama opa dan omanya.
Nathan dan cler kini sudah berbaring di tempat tidur dengan nathan yang memeluk cler dari belakang.
"Coba kau ceritakan bagaimana saat hamil si kembar"
Cler mengernyitkan dahinya.."kenapa mas bertanya masalah itu"?
__ADS_1
"aku hanya ingin tahu, karena aku tidak ada bersamamu saat itu" nathan mengeratkan pelukannya karena merasa bersalah
"Baiklah" sahut cler yang mengerti rasa penasaran suaminya.
"Aku hamil seperti kebanyakan ibu-ibu lainnya, mual setiap pagi dan juga akan merasa pusing saat mencium berbagai aroma makanan maupun minuman, aku juga mengalami sedikit stress karena saat itu belum memdapat pekerjaan dan hanya mengandalkan sisa tabungan waktu aku bekerja dulu, bagaimana aku bisa menghidupi anakku nantinya, tapi aku bertemu dengan seorang wanita yang sangat baik dia banyak sekali membantuku, bahkan dia juga yang membawaku ke luar negeri untuk memulai hidup baru tapi sayang dia sudah tidak ada lagi di dunia ini, aku bahkan belum sempat membalas kebaikannya. Sejak saat itu aku mulai membangun usaha sendiri di rumah kontrakan kami bermodalkan sisa tabungan ku dulu dan juga uang yang sempat diberikan oleh ka Reya padaku"
"Setelah usahaku mulau jalan beberapa bulan barulah aku mulai menabung untuk kelahiran bayiku, bahkan aju memeriksakan kandunganku saat sudah berusia 7 bulan dan aku baru tahu bahwa aku hamil anak kembar"
"Karena aku baru memiliki uangnya saat kandungan ku 7 bulan, uang yang ku miliki hanya cukup untuk makan sehari-hari, aku juga bahkan tidak mampu membeli susu hamil setiap bulannya, jadi aku hanya membeli susu saat uang yang ku punya sudah cukup, tapi itu tidak masalah karena kau bisa lihat sendiri anak-anak bahkan tumbuh dengan baik meskipun waktu dalam kandungan mereka kekurangan nutrisi" sahut cler
Mendengar cerita cler nathan semakin mendekap istrinya itu dia sangat merasa bersalah sebagai seorang suami dan juga sorang ayah, dimana seharusnya dia menemani dan juga memberi dukungan saat istrinya dalam keadaan seperti itu, tapi apa yang dia lakukan dulu, dan itu karena kebodohannya sendiri.
__ADS_1
"Maafkan aku" hanya itu yang bisa Nathan katakan
"Sudahlah, lagi pula itu hanya masalalu dan juga saat anak-anak lahir kami sudah dalam keadaan ekonomi yang cukup bagus, jadi mereka tidak merasakan secara langsung dalam kekurangan materi.
"Apa mereka pernah mendapat ejekan dari teman-temannya seperti di katai tidak memiliki ayah?"
"Tidak, lagi pula itu di luar negeri mas jadi tidak akan ada yang mengatai mereka seperti itu, kamu sendiri pasti tahu bagaimana kehidupan di luar negeri, jadi anak-anak tidak terbebani sama sekali masalah itu"
"Ya kau benar, aku hanya terus merasa bersalah setiap kali melihat kalian"
"sekarang lebih baik kita tidur" kata cler yang tidak ingin melanjutkan ceritanya karena menurutnya itu adalah luka lama yang tidak ingin dia ingat.
__ADS_1
Melihat istrinya yang enggan melanjutkan cerita nathan hanya bisa menurut, lalu juga ikut memejamkan matanya.