
Nathan beserta keluarga kecilnya kini telah mendarat di indonesia, dan disana sudah ada dean yang selalu stand by menunggu mereka.
"Pak dean" sapa cler
"Hallo nona, selamat datang kembali"
"hallo uncle de" zoya melambaikan tangannya
"hallo princess" sahut dean
Dean membuka pintu mobilnya lalu mempersilahkan mereka masuk.
Selama di perjalanan hanya ada suara zoya yang sibuk bertanya pada nathan karena dia memang selalu penasaran dengan hal-hal yang baru di lihatnya.
Berbeda dengan cler yang sedari tadi hanya melamun karena cler masih bingung dengan statusnya bersama nathan, dan nathan juga tidak pernah secara gamblang memberitahunya.
"Kenapa?" tanya nathan
"eh emmh apa sebaiknya kami menginap di hotel dulu saja" cler mengutarakan niatnya
"Tidak, kita akan kembali kerumah bersama anak-anak" tolak nathan
"Tapi..." belum sempat cler menyelesaikan ucapannya nathan sudah menyela
"Nanti kita bicarakan di rumah saja"
Cler mengangguk, ada baiknya mereka memang bicara dirumah saja pikir cler.."baiklah"
πΊπΊπΊπΊ
__ADS_1
"Woah apa ini rumah daddy?" zoya sangat antusias
"Ini rumah kamu juga" sahut nathan
"benarkah, berarti aku dan juga arkan boleh tinggal disini, oh ya dengan mommy juga"
"Sayang" tegur cler saat mendengar putrinya mulai berisik dia merasa tidak enak dengan nathan.
"zoya kau itu sangat berisik" arkan yang sejak tadi sudah menahan sabar untuk tidak menegur zoya.
Nathan hanya terkekeh melihat pertengkaran dua anaknya..
"Tentu ini rumah kita bersama" sahut nathan akhirnya.
Kini mereka semua keluar dari mobil, di ikuti oleh dean dan juga ada pak roni yang menyambut kedatangan tuannya.
Para penjaga dan juga pelayan disana tampak terkejut melihat siapa yang datang, tidak salah lagi itu adalah nona mereka yang sudah sangat lama menghilang kini kembali lagi.
"Tidak sama sekali nona, saya justru senang nona kembali"
"Terima kasih pak" sahut cler
Cler mengedarkan pandangannya ke arah pintu masuk, disana sudah ada beberapa pelayan yang menyambut mereka, tapi cler tidak melihat mirna, dan kebanyakan pelayan sekarang adalah orang baru jadi cler tidak mengenal mereka dan hanya ada beberapa orang lama yang dulu bersama cler.
"Ayo masuk" nathan membawa mereka semua masuk
Tidak ada yang berubah, masih sama seperti dulu..bathin cler saat memasuki rumah nathan.
Nathan membawa mereka keatas, saat akan membuka kamarnya cler langsung menghentikannya.
__ADS_1
"Maaf sebaiknya kami tidur di kamar tamu saja" cler sangat tahu bahwa nathan akan membawa mereka ke kamar pribadinya.
"Cler anak-anak pasti lelah, kamar tamu pasti belum dibersihkan jadi sebaiknya kalian tidur disini kasian anak-anak" padahal itu cuman alasan nathan saja agar cler tidur dikamar mereka dulu.
"Hemm baiklah"
"Istirahatlah, nanti pelayan yang akan mengantar pakain kalian"
Nathan berlalu keluar, dia memerintahkan semua pelayan memasak menu makan malam spesial untuk keluarganya.
"Pak saya akan kembali ke perusahaan" sela dean kala nathan sedang bicara dengan pelayannya
"Hm terima kasih dean kau boleh pergi" sahut nathan.
Berbeda dengan nathan yang sibuk dibawah, di kamar juga tidak kalah sibuknya karena cler kewalahan meladeni celotehan zoya yang selalu penasaran dengan hal-hal yang baru di lihatnya seperti barang-barang yang ada di kamar ini.
"zoya jangan sentuh itu nanti rusak" tegur cler saat zoya ingin menyentuh action figur punya nathan.
Berbeda sekali dengan arkan yang tampak diam dan memilih istirahat ditempat tidur sambil memainkan ipadnya yang baru dibelikan nathan saat berada disini.
"Aku hanya ingin melihatnya mommy..apa ini punya daddy?"
"ya itu punya daddy dan kau tidak boleh sembarangan menyentuhnya nanti rusak bagaimana"
Enggan mendengarkan nasehat ibunya zoya mengambil dua buah action figur itu dan memainkannya, sontak hal itu membuat cler hampir jantungan saat zoya membantingkannya dengan yang satunya.
"Zoya apa yang kau lakukan?" cler tidak sengaja membentaknya dan membuat zoya terkejut lalu menangis dengan keras.
"Huuuaaaaaa mommy marah huuuu" teriaknya dengan keras.
__ADS_1
Suara teriakan seperti orang nangis itu sampai pada nathan, lalu nathan bergegas naik untuk melihatnya.