My sexi litle wife

My sexi litle wife
Bab 15


__ADS_3

Hari minggu waktunya semua orang rehat dari kegiatan apapun itu, tapi bagi cler tidak meskipun dia juga libur kerja hari minggu tapi kegiatan dirumah tidak kalah seperti hari biasa, seperti saat ini dia sedang membuat kue untuk cemilan syukur-syukur kalau nathan suka.


"nona lagi buat apa?" tanya mirna


"oh ini aku lagi buat brownies, nanti kamu cobain ya"


"nona ternyata pinter ya buat kue seperti ini, udah cantik pinter lagi" puji mirna


"ya ampun aku jadi pengen terbang denger bualan kamu mirna hahaha" cler tertawa keras


Mirna juga tertawa dia merasa sangat senang akhir-akhir ini cler seperti bersemangat sekali, tidak seperti awal-awal dia datang kerumah ini, dan mirna juga senang nathan tidak memperlakukan cler seperti dulu, ya meskipun kadang suka ketus atau suaranya keras tapi sudah tidak pernah main tangan lagi terhadap cler.


"sepertinya sudah matang, aku angkat dulu ya" kata cler


Cler mengeluarkan brownies coklatnya yang terlihat enak itu.



"sepertinya enak" seru mirna


"semoga ya hihi" sahut cler


Cler memotong browniesnya untuk mirna.


"gimana?" tanya cler


"wow nona ini enak sekali" mirna sambil bertepuk tangan


"lebay banget sih kamu" kata cler


Saat mereka tengah asyik bercanda, nathan berdehem dan mendekati mereka.."nona saya permisi dulu ya" kata mirna langsung melipir meninggalkan pasutri tersebut.


"eh mas" sapa cler


"buat apa?" tanya nathan


"oh ini aku buat brownies, mau coba?"


"boleh" sahut nathan


Cler kembali memotongkan kue nya untuk nathan lalu memberikannya.


Saat nathan mencobanya, cler terus menatapnya.."apa?" tanya nathan

__ADS_1


"enggak apa-apa" sahut cler, ingin bertanya rasa kue nya tapi dia takut melihat tatapan tajam nathan.


Mereka terlihat diam, nathan asyik menikmati kue nya sedangkan cler tengah memikirkan bagaiman meminta izin pada nathan untuk nanti malam.


Tadi dia sempat berbicara dengan oliv lewat telpon mengenai ajakan acara teman-teman sekolahnya itu, oliv memang berencana ikut karena dia jua lagi banyak pikiran jadi ingin ikut senang-senang bersama teman-temannya.


Nathan melihat gelagat aneh cler seperti sedang gelisah..."kenapa?"


"emm begini mas nanti malam teman-teman aku ngajakin keluar katanya pesta kecil-kecilan sebelum uts, aku boleh ikut?" tanya cler hati-hati


"boleh" sahut nathan singkat


"beneran"


"Ya"


"yeeeyy terimaksih mas" cler replek memeluk nathan..lalu tersadar.."maaf gak sengaja" kata cler


Deg...


Nathan mengambil air minumnya untuk menormalkan detak jantungnya, setelah itu nathan meninggalkan cler yang masih menatapnya dengan bingung.


"mas nathan kenapa" gumam cler.


*****


Oliv sudah menelponnya kalau dia akan mampir untuk menjemput cler.


Tok..tok.."nona diluar sudah ada teman nona"


Seorang pelayan mengetuk pintu kamarnya, cler langsung membukanya, kebetulan dia juga sudah selesai bersiap.


"oliv..maaf ya lama ya?" tanya cler


"santai aja kali cler,.eh rumah om lo ternyata mewah banget ya dalamnya." oliv nampak kagum


Cler hanya tertawa mendengar ocehan sahabatnya itu, andai oliv tau kalau sebenarnya ini rumah suaminya bukan om nya pikir cler.


"kamu udah sehat?" tanya cler memastikan kondisi oliv


Seketika raut wajah oliv berubah murung dan tersenyum seperti dipaksakan.


"tentu, makanya gue bisa ikut acara ini" kata oliv meyakinkan cler.

__ADS_1


"eh btw lo cantik banget malam ini" kata oliv menatap cler dengan intens.


"berarti biasanya aku gak cantik dong" sahut cler


"cantik juga, tapi malam ini beneran deh lo kaya lebih dewasa gitu."


"lo juga cantik oliv, semua wanita itu cantik kalau ganteng baru cowok"


"yee dibilangin juga" kata oliv sambil cemberut


Cler tertawa melihat wajah oliv ditekuk.."udah ayo mending kita berangkat sekarang" kata cler.


Mereka keluar setelah berpamitan dengan orang rumah. Dua gadis cantik itu tampak elegan dengan dress sebatas lututnya.


Mereka berangkat dengan menggunakan taksi yang oliv tumpangi tadi.



Mereka sampai pada alamat yang diberikan temannya.


"Liv kamu yakin ini tempatnya?" tanya cler


"benar kok ini alamatnya, ini chatnya dara tadi ke gue" kata oliv menyodorkan chat dengan dara teman seangkatan tapi beda kelas.


Mereka pun turun dari taksi dan berjalan mendekati tempat itu.


"liv ini seperti club bukan sih?"


"bukan seperti lagi, tapi ini memang club cler lo liat aja tuh nama tempatnya" sahut oliv menunjuk logo tempat tersebut.


"cler gue jadi ragu, kok mereka bikin acara ditempat ini sih" kata oliv lagi


"apa kita pulang aja, aku juga jadi takut karena tak pernah ketempat seperti ini."


"Yaudah ayo kita balik aja, dari pada kenapa-kenapa, gue takut kalau kita ketemu om-om genit nanti nalah diperkaos." oceh oliv yang memiliki trauma sendiri mengenai masalahnya kemarin.


Saat mereka berbalik ingin pulang, tiba-tiba dewa dan juga gengnya datang.


"Kalian ternyata udah duluan?" tanya dewa


"iya, tapi kita mau pulang aja" sahut oliv


"loh kok pulang, baru juga datang liv" kali ini dara yang menyahut

__ADS_1


"iya bener mending kita masuk sekarang" sahut yang lain.


Karena mendapat paksaan dari teman-temannya cler dan oliv terpaksa ikut masuk.


__ADS_2