My sexi litle wife

My sexi litle wife
Bab 5


__ADS_3

"cler loe kenapa ngelamun, sakit ya." tanya oliv


"hah iya lagi gak enak badan aja." sahut cler tampak lesu


"kalau gitu ke uks aja gue temenin, mumpung jam kosong." kata oliv


Cler dan oliv menuju uks, tapi saat ingin berbelok keruang uks cler tidak sengaja menabrak seseorang.


"awhh, ma maaf ka saya gak liat." kata cler


"no problem." sahutnya


Cler menatap orang itu dan orang itu juga menatapnya.


"Loe murid baru ya." tanya nya


"iya." sahut cler


"kenalin gue dewa." kata dewa sambil mengulurkan tangannya


"cler." sahut cler menyambut tangan dewa.


"sorry. Maaf ya kita mau ke uks." kata oliv menyela obrolan dewa dan cler.


Cler membenarkan perkataan oliv, karena dirinya juga sudah merasa sangat pusing.


"gue harus dapetin neh cewek." bathin dewa sambil menatap punggung cler sampai menghilang


Sampai di uks cler langsung berbaring diranjang uang sudah disiapkan pihak sekolah disana.


"Cler loe abis ngapain sih jadi sakit begini?" tanya oliv


Cler hanya diam saja karena tidak sanggup mengeluarkan kata-kata lagi. Andai oliv tau kalau sehabis pulang sekolah atau mau berangkat sekolah cler selalu mengerjakan semua pekerjaan rumah mengikuti para pelayan, kalau tidak suaminya yang kejam itu pasti akan menghukumnya dengan lebih ekstrim.


Kring..kring..


"pengumuman untuk seluruh siswa karena semua guru akan mengadakan rapat dadakan, oleh karena itu kelas dibubarkan dan boleh pulang kerumah masing-masing."


"cler itu pengumuman kalau kita disurih pulang." kata oliv


Cler membuka matanya menatap oliv.


"Liv temenin aku ke atm dulu mau gak pulang sekolah ini." tanya cler


"mau ngapain." tanya oliv


"adalah, temenin ya." mohon cler


"huftt yayaya kalau gitu loe tunggu disini gue mau ngambil tas kita dulu." kata oliv berpamitan


Cler hanya mengaggukkan kepalanya, sebenarnya dia mau langsung pulang tapi ingat pesan tante kastei kemarin yang minta dikirim uang hari ini juga.


"huft semoga mas nathan gak marah nanti kalau tau uangnya aku pakai sebanyak itu." kata cler

__ADS_1


"cler ayo kita pulang." kata oliv menyadarkan cler


Sesampainya ditempat cler langsung mentransfer uang sejumlah 20jt ke rekening tantenya, setelah itu dia langsung pulang karena merasa lemas ingin istirahat.


*****


"nona anda sakit." tanya pelayan bernama mirna karena melihat cler berjalan seperti menahan sakit.


"iya kepalaku pusing." sahit cler


"nona istirahat saja, nanti saya bikinkan bubur." kata mirna


Cler kangsung berganti baju dan tidur disofa tempat biasa tidur, bubur yang diberikan mirna pun tidak disentuhnya sama sekali.


*****


Dilain tempat.


Nathan yang saat ini masih berada dikantir mendapat pesan dari operator banking untuk penggnunaan kartunya.


Nathan melihat disana kartu yang diberikannya tempo hari lalu kepada cler telah digunakan sebanyak 20jt.


"untuk apa dia menggunakan uang sebanyak itu."


"ck..ternyata dia tidak sepolos kelihatannya, kita liat saja nanti setelah aku pulang." gumam nathan lagi


Setelah menyelesaikan beberapa beroas untuk ditanda tangani nathab bergegad untuk pulang, dia sudah tidak sabar untuk memberi pelajaran terhadap istri mudanya itu.



Sesaat kemudian dia tampak menyeringai karena sudah berhasil menemukan ide untuk pelajaran cler nanti.


Ceklek..pintu kamar terbuka menampilan nathan yang menatapa cler dengan rahang mengeras.


"lihat, setelah menggunakan uangku dia enak-enak tidur ck." bathin nathan



Nathan mendekati cler nelihat dengan seksama wajah cler saat tidur, terlihat sangat damai dan juga cantik.


"astaga apa ku pikirikan." kata nathan tersadar


Beberapa kali nathan membangunkan tapi tidak ada sahutan apapun dari cler, hal itu membuat nathan geram dan langsung menarik cler agar bangun.


Akkhhh...cler sangat kaget karena ada yang menariknya dengan kencang


Nathan seperi tidak perduli melihat wajah pucat cler, dia tahu cler sepertinya sedang sakit tapi berusaha membutakan matanya untuk itu.


"ck setelah menggunakan uangku untuk berhura hura, kau enak-enakkan tidur seperti nyonya besar." kata nathan penuh penekanan


Cler sudah menduga ini akan terjadi. "maaf mas, aku bisa jelaskan." kata cler


"menjelaskan apa huh, kau memang luar biasa bisa memanfaatkan status mu ini untuk mengambil keuntungan dariku."

__ADS_1


"bu bukan mas.." sahit cler.


"bukan apa, sekarang liat apa hukuman yang pantas untuk gadis seperti mu." kata nathan sambil menyeret cler keluar


"mas maaf aku bisa jelaskan, tolong jangan seperti ini mas hiks hiks." cler terisak


Tanpa senga cler malah mengeratkan pengangan pada nathan yang membuat kuku panjangnya seperti menyengat nathan, dan nathan yang terkejut pun tidak sengaja malah memberikan bogeman terhadap cler.


Bugh..


Akkkhh cler meringis sudut bibirnya berdarah akibat bogeman nathan tersebut. Air mata cler pun semakin tumpah sast diperlakukan seperti in ileh suaminya sendiri.


Nathan juga tampak syok karena tidak sengaja memberikan bogeman itu nafasnya turun naik melihat cler menangis menahan sakit yang dia berikan, tapi nathan berusaha tidak perduli terhadap keadaan cler.


Nathan kembali menarik cler menuju gudang belakang dan menguncinya disana.


"mas tolong buka pintunya, aku takut gelap hiks hiks." kata cler sambil menggedor pintunya.


"tu tuan maaf kalau saya lancang, tapi nona sedang sakit tuan." kata mirna yang sedari tadi menyaksikan pertengkaran majikannya itu.


Nathan yang memang keras tidak memperdulikan ocehan mirna, dia melenggang meninggalkan tempat itu, tapi sebelum pergi dia memberikan ultimatum pada mirna.


"jangan pernah berani kau membuka pintu ini, ataupun yang lainnya, kalau kau melanggar liat saja akibatnya." kata nathan dengan tajam


Sepeninggal nathan mirna berusaha berbicara pada cler. "nona apa anda baik-baik saja?"


"nona tolong jawab saya." kata mirna lagi dengan khawatir


Sedangkan cler tidak kuat lagi hanya untuk menyahut pertanyaan mirna, badannya sudah lemas sedari siang tadi ditambah sekarang dia terkurung ditempat gulita tanpa penerangan sedikitpun.


Perlahan cler menutup matanya dan akhirnya pingsan digelapan itu.


Sedangkan diluar para pelayan sudah berkumpul bergantian memanggil cler.


"ya Tuhan bagaimana keadaan nona, aku tida tega."


"ya bagaimana ini mirna.?" tanya yang lain


"aku juga tidak tahu, kunci gudang dibawa oleh tuan."


"sebenarnya apa kesalahan nona muda kita sampai tuan bisa sekejam itu." sambung yang lain


"entahlah."


Saat mereka tengah asyik mengobrol didepan pintu gudang, tiba-tiba mereka dikejutkan oleh suara yang sangat mereka kenal.


"sedang apa kalian?" kata nathan


"Tu tuan." kata mereka bersamaan


"sekarang kalian bubar, jangan berani-berani kesini tanpa seizinku." perintah nathan lagi


Mereka semua pun membubarkan diri karena takut terhadap ancaman nathan, meskipun dalam hati mereka sangat khawatir terhadap keadaan nona muda mereka.

__ADS_1


__ADS_2