My sexi litle wife

My sexi litle wife
Bab 46


__ADS_3

Cler selesai berbelanja sebagian barangnya akan di bawakan oleh mobil box karena tidak mungkin cler akan membawa barang dengan banyak dengan sepeda motornya.


Sesampainya di depan toko cler melihat sudah ada tamu sepagi ini karena melihat ada sebuah mobil terparkir disana.


Tring..tring..cler masuk bersamaan dengan riri dibelakangnya, mereka membawa sebagian barang.


"sini biar ku bantu" tawar anna yang berjaga di meja kasir.


"terimakasih an" cler menyerahkan bawannya pada anna


"eh itu mommy" kata zoya yang sedari duduk bersama dengan nathan dan juga arkan.


Nathan memandangi cler dari sudut ruang, di lihatnya wanita itu tidak ada yang berubah dari enam tahun yang lalu.


"mommy" teriakan zoya menggema


"kau ini bisa tidak jangan berteriak, seperti di hutan saja" tegur arkan


"biarin wlek" zoya menjulurkan lidahnya pada arkan


Sedangkan arkan langsung mendengus melihat zoya mengoloknya.


"hey sayang kalian tidak nakal kan?" tanya cler


"tidak mommy" sahut keduanya.


Saat mereka tengah asyik bercengkrama tiba-tiba sebuah suara mengagetkan cler.


"bagaimana kabarmu?"

__ADS_1


Ya itu adalah nathan, cler menelan ludahnya kasar dia hampir limbung tapi nathan segera menangkapnya.


"kau tidak apa?" tanyanya


Wajah mereka berdekatan, jantung cler berdegup kencang saat melihat wajah nathan sangat dekat dengan wajahnya.


"apa mommy sakit" suara arkan menyadarkan cler.


Cler langsung melepaskan diri dari dekapan nathan.


Nathan menghela nafas melihat cler seperti tidak ingin berdekatan dengannya, dia memaklumi pasti tidak mudah bagi cler dengan semua ini.


"kau, untuk apa kau kemari?" tanya cler dengan kilatan marah


"mommy sudah kenal ya dengan paman nath" tanya zoya.


"sayang kalian bisa tinggalkan mommy sebentar dengan paman" keduanya mengangguk


"anna tolong antar anak-anak ke kamar atas"


"oke cler" sahut anna yang langsung membawa keduanya menuju kamar.


Setelah kepergian kedua anaknya cler kembali menatap nathan.


"ku harap ini terakhir kalinya anda kemari dan berhenti mendekati anak-anakku" peringat cler


"kau tidak berhak melarangku untuk bertemu dengan mereka, mereka juga anak-anakku" sahut nathan yang tidak mau kalah.


Cler terkekeh.." aku tidak pernah hamil anakmu"

__ADS_1


Nathan menghela nafasnya agar tidak terpancing dia harus berusaha membicarakan semuanya baik-baik dengan cler.


"baiklah apa katamu, tapi bisakah kita bicara berdua tentang semuanya?" tanya nathan


"bicara apalagi tuan, bukankah sejak malam itu semuanya sudah selesai" tanya cler mengingtkan nathan


"tidak, aku minta maaf" kata nathan dengan lirih.


"maaf mu tidak bisa menyembuhkan sakit hatiku, sekarang pergilah jangan pernah lagi kau menemui kami" cler langsung berlalu meninggalkan nathan.


Melihat cler yang meninggalkannya nathan hanya bisa diam, ingin mengejar tapi itu pasti akan membuat cler semakin marah padanya.


Lalu nathan pun juga pergi setelah membayar pesanannya.


"menurutmu apa mereka pernah punya hubungan?"


"menurutku sih begitu, karena tadi pria itu menyebutkan kalau si kembar juga anaknya"


"itu artinya apa cler pernah menikah"


Anna, riri dan zara langsung menutul mulutnya karna takut di dengar oleh cler.


"lihatlah wajah arkan sangat mirip dengan pria itu, aku sudah memperhatikannya sedari tadi" sambung anna


"ya kau benar, mereka sangat mirip bahkan tatapan tajamnya juga errhh membuatku merinding" sahut riri


"tapi kenapa mereka seperti bermusuhan ya?" tanya anna lagi


"sudahlah itu urusan mereka, lebih baik kita lanjut bekerja" kata zara yang mulai membubarkan diri di ikuti oleh anna juga riri.

__ADS_1


__ADS_2