My sexi litle wife

My sexi litle wife
Bab 19


__ADS_3

Pulang sekolah cler dijemput oleh pak roni, dia terpaksa izin tidak bekerja hari ini karena diminta nathan untuk mendatangi kantornya.


"pak kita langsung kekantornya mas nathan aja ya"


"siap non" sahit pak roni


Tidak berselang lama cler sampai di halaman perusahaan tersebut, cler berdecak kagum baru kali ini dia melihat betapa besar dan tingginya gedung ini.


Cler keluar dari mobil dan langsung melangkahkan kakinya menuju loby, disana dia melihat meja resepsionis.


"permisi, maaf ruangannya pak nathan dimana ya?" tanya cler sopan


"iya, maaf apa anda sudah memiliki janji sebelumnya dengan pak Nathan?"


"sudah kak"


"Sebentar ya, saya kordinasikan dulu" sahut resepsionis itu ramah.


"iya" kata cler sambil menganggukkan kepala


Sebenarnya cler merasa risih, karena sedari tadi orang-orang terus menatap kearahnya.


"nona silahkan anda menunggu disana, sebentar lagi pak dean asisten pak nathan akan kesini" kata resepsionis itu.


"baiklah, terimakasih" sahut cler


Cler langsung duduk dan menunggu pak dean datang, selama menikah cler bahkan tidak tau orang-orang yang dekat dengan nathan selain keluarganya dan pacarnya suaminya itu.


Ada rasa sesak dihati cler mengingat bahwa suaminya telah memiliki wanita lain.


"nona cler" panggil dean.


"eh iya" kata cler terkejut.


"perkenalkan saya dean asitennya pak Nathan, mari ikuti saya anda sudah ditunggu" kata dean


Cler dan dean berjalan menuju lift uang berada dilantai 25, saat didalam lift tidak ada sepatah katapun yang keluar dari mereka.


'siapa gadis ini sebenarnya, ada hubungan apa dengan bos' bathin dean

__ADS_1


'apa jangan-jangan simpanan bos'


Dean menggeleng dengan pikirannya sendiri.


Cler dan dean keluar dari lift saat sudah sampai pada lantai yang dituju.


Dean mengetuk pintu ruangan nathan..tok..tok


"masuk" sahut nathan


Ceklek, pintu terbuka.."silahkan nona" kata dean


Cler hanya menganggukkan kepala, entah kenapa dia merasa gugup sekali.


Nathan masih sibuk dengan berkasnya belum menoleh kearah mereka.


"pak ini nona cler" lapor dean


Mendengar nama cler nathan langsung berhenti dari aktifitasnya lalu menatap cler dan juga dean.


"tinggalkan kami" perintah nathan pada dean.


"eh" cler terkejut dengan aksi nathan


Dan tanpa diduga lagi nathan malah mencium lehernya, lebih tepatnya sedikit menghisap.


"Asin" komentarnya


Cler sangat malu mendapat komentar seperti itu.."a aku berkeringat" sahut cler gugup


Nathan hanya terkekeh melihat wajah merah istrinya.


"apa kau lelah?" tanya nathan


"emmhh sedikit" suara cler hampir tidak terdengar.


Nathan malah semakin melingkarkan tangannya dipinggang cler, karena sedari tadi cler bergerak ingin turun.


Engghhh..nathan menggeram karena isi dalam celana nya malah mengeras karena merasakan tekanan dari atasnya.

__ADS_1


"m mas aku turun saja" kata cler semakin gugup


"diamlah, kalau kau terus bergerak dia bisa lepas"


Cler mengernyit menatap nathan.."dia siapa?" tanyanya polos


Melihat kepolosan serta tingkah lucu cler nathan tidak tahan untuk tidak mencium bibir itu.


Tentu saja cler terkejut dengan aksi spontan nathan itu.


Cler meronta mendorong nathan,tapi itu tentu saja hanya sia-sia.


Ciuman nathan kini beralih ke leher mulus itu dia menciptakan beberapa tanda disana.


Lama kelamaan cler terhanyut juga dengan sentuhan nathan, beberapa kali dia melenguh mengeluarkan suara yang sangat dirindukan nathan.


cler semakin terhanyut, nathan membopong cler masuk kedalam kamar rahasianya yang ada diruangan itu.


"mas" cler mencoba menahan aksi nathan


"aku tidak bisa menahannya lagi sayang" kata nathan dengan tergesa.


Blush, pipi cler tampak merah karena mendengar panggilan sayang dari nathan, baru kali ini nathan berbicara lembut padanya.


Cler akhirnya mengangguk, mengizinkan nathan.


Nathan sedikit memaksa,cler memekik karena merasakan sakit.


Air matanya menetes, nathan segera mengusap membelai pipinya dengan lembut.


"it's oke, aku akan bermain lembut sayang" kata nathan sembari mengecup kedua mata cler


Kembali nathan mencium bibir mungil itu agar cler tidak fokus dengan rasa sakitnya, maklum saat pertama mereka cler dalam keadaan tidak sadar.


Saat cler sudah mulai tenang nathan mulai mencoba olahraga pinggulnya.


Sudah hampir 2 jam mereka bermain, cler juga sudah tepar tidak bisa bergerak lagi, nathan benar- benar membuatnya pingsan.


Kalau saja cler tidak lemas dan hampir pingsan nathan pasti tidak akan berhenti melakukan kegiatan mereka ini, istrinya benar-benar membuatnya gila.

__ADS_1


__ADS_2