Pangeran Vampir Terjebak Menjadi Hunter

Pangeran Vampir Terjebak Menjadi Hunter
Chapter 57 – AKU BUKAN BONEKA, YEEY


__ADS_3

“Ayo, Arno, cepat. Kita tidak punya banyak waktu.”


“Oi, Dillya. Tunggu dulu!”


Tanpa tahu apa-apa, aku diseret begitu saja ke tengah panggung menggantikan Otto yang telah mengacaukan segalanya demi mengikuti kompetisi seni.


Namun bakat seni apa yang harus aku tampilkan?


Aku malu mengatakannya, tetapi aku kikuk dalam hal seni.


Bisa kulihat dari bawah panggung, jibunan penonton menyaksikanku.


Di antara mereka ada juga Julian Gerfinda yang menyaksikanku dengan antusiasnya, sementara di sebelahnya, ada Abel yang tak dapat menyembunyikan kepanikannya. Lalu di sebelahnya lagi…


“Lisanna?”


Setelah seharian tak kulihat, rupanya dia hadir di pertunjukan seni ini.


Ah, terserahlah!


Aku sudah tak mau memikirkannya lagi!


Jika berbicara soal seni, maka yang terbaik yang kubisa mungkin adalah bernyanyi karena aku memiliki otak yang cemerlang yang mampu menghafal teks dalam waktu singkat, termasuk teks lagu.


Aku juga telah sempat mendengarkan salah satu lagu trend di dunia manusia saat ini yang berjudul Mengejar Matahari yang dinyanyikan oleh seorang penyanyi legend bernama Ari Lasso.


Lagunya sangat sangat baik dan sangat sesuai dengan style-ku.


Akan tetapi si Sistem sialan itu lagi-lagi berulah.


...*** ...


Misi Tingkat F: nyanyikan lagu Aku Bukan Boneka milik bias Anda dan mendapatkan perhatian penonton


Syarat keberhasilan: 80 % penonton simpatik dengan lagu Anda


Lamanya misi: 30 menit


Berhasil: poin kontribusi 50, peningkatan dexterity sebesar 1,2


Gagal: Anda akan menjadi idiot tiap kali Anda melihat boneka di sekitar Anda


...*** ...


Ck, bias apanya! Penyanyi favoritku jelas sang penyanyi legend Ari Lasso.


Ini berawal dari acara karaokeanku bersama teman-teman sesama pria dari kelasku.


Waktu itu, Alvin Hermes yang hendak usil padaku menawarkan lagu ini sebagai hukuman buat aku nyanyikan.


Sang penyanyi Rini Wulandari yang berasal dari salah satu acara ajang pencarian bakat ternama di Indonesista benar-benar menyanyikan lagu ini dengan imut yang membuat diriku sangat muak ketika harus menyanyikannya dengan mulutku sendiri.


Yang jadi masalahnya, lagu ini benar-benar candu yang membuat liriknya selalu terngiang-ngiang di kepalaku hingga tanpa sadar justru selalu kunyanyikan berulang-ulang tiap kali ada waktu.


Dan sudah kuduga kalau si Sistem sialan itu akan menyadarinya.


Heh, tapi kau terlalu meremehkanku, Sistem sialan!

__ADS_1


Apa kau pikir selama tiga tahun aku hidup di dunia modern ini aku sama sekali tidak pernah belajar?


Ada teknologi canggih di dunia manusia saat ini yang dapat membuat segala yang tak mungkin menjadi mungkin yakni EDM di mana kamu bisa mengaransemen lagu seimut apapun menjadi terkesan macho.


Begitulah aku memutuskan menampilkan ulang lagu imut karya Bapak Novi Umar ini ke dalam style Ari Lasso, penyanyi favoritku, yakni dengan gaya metal rock.


***


“Nona Sana, apa benar ini akan baik-baik saja buat Tuan Muda Arno? Ada begitu banyak orang yang menontonnya. Bagaimana nanti jika Tuan Muda Arno jadi dipermalukan dan berakhir trauma?”


“Entahlah. Seumur-umur aku juga belum pernah mendengar Yayang Arno bernyanyi. Mungkin ini akan menjadi satu-satunya kesempatan untukku menyaksikan kejadian langka dalam sejarah ini.”


Di luar dugaan Abel Lundoln, Lisanna Annexia di balik ekspresinya yang datar justru menanti-nantikan penampilan Arnoria Rosechild tersebut alih-alih mengkhawatirkannya.


Lalu kemudian, panggung pun tiba-tiba menjadi gelap.


Sorot lampu dengan nuansa seram mulai menerawangi panggung.


Itu benar-benar membuat panggung terkesan horor.


Dan di dalam nuansa angker itu, sang bintang memulai lagunya.


Kau pikir aku akan tergoda


Saat kau bisikkan kata cinta


Kau pikir aku seperti mereka


Yang mudah saja berimu semua


Itu jelas-jelas adalah lagu bernuansa imut keluaran tahun 2007 yang dinyanyikan oleh penyanyi terkenal Rini Wulandari.


Yang ada malah angker, apalagi ditambah oleh dukungan nuansa dari panggung.


Aku berbeda


Aku tak sama


Aku bukanlah sebuah boneka


Aku berbeda aku tak sama


Yang kuinginkan hanyalah cinta, yeey


Seakan terhipnotis, seluruh penonton tiba-tiba menjadi hening.


Tanpa mereka semua sadari, mereka menikmati suara bass rendah dari penyanyi pria itu yang bernyanyi dengan penuh penghayatan.


Itu jelas bukan lagi suatu lagu imut, namun telah diaransemen ulang menjadi suatu jenis genre lagu yang benar-benar berbeda.


Walau demikian, semua penonton setuju bahwa itu adalah penampilan terlegend yang pernah mereka saksikan seumur hidup mereka.


Dan yang lebih penting daripada itu, lirik lagu itu sendiri.


Arnoria Rosechild di mata orang-orang adalah pemuda baik yang berasal dari keluarga ketat aturan yang senantiasa mengekangnya dengan bermacam hal.


Namun karena senyumnya yang selalu semringah di mana-mana, semua orang berpikir bahwa Arno selama ini baik-baik saja terhadap semua hal itu.

__ADS_1


Namun lagu yang dinyanyikannya dengan penuh penghayatan di tengah panggung barusan telah membuka mata mereka semua bahwa itu tentu saja mana mungkin baik-baik saja.


Tidak akan ada hati anak yang takkan terluka jika terus-terus saja terkekang, bahkan walaupun orang itu adalah orang sebaik Arnoria Rosechild sekalipun.


Aku bukanlah sebuah boneka, yang kuinginkan hanyalah cinta.


Para penonton pun seketika menitihkan air mata simpati begitu lirik lagu itu dinyanyikan oleh sang anak terkekang yang selama ini diperlakukan sebagai boneka oleh keluarganya.


Di benak para penonton, tidak mungkin mereka tidak akan menyadarinya bahwa itu adalah pesan terdalam dari seorang anak yang penuh dengan kemalangan terkekang.


Padahal, yang diinginkannya hanyalah cinta dari keluarga.


Itu tentu saja hanyalah imajinasi penonton belaka yang terlalu terlarut oleh penghayatan Arnoria Rosechild yang begitu dalam ketika menyanyikan lagu tersebut, nyatanya Arnoria Rosechild tidak memikirkan apa-apa ketika menyanyikannya, kecuali keselamatan dirinya sendiri terhadap keusilan Sistem.


Apapun itu, alhasil, semua jadi simpatik terhadap penampilan lagu dari Arnoria Rosechild tersebut.


...***...


Syarat terpenuhi


Sebanyak 97 % penonton simpatik pada penampilan lagu yang Anda nyanyikan



Misi berhasil


Misi Tingkat F: lagukan nyanyi Aku Bukan Boneka milik bias Anda dan mendapatkan perhatian penonton berhasil diselesaikan


Mulai menyalurkan reward misi



Berhasil


Poin kontribusi sebesar 50 dan poin stat dexterity sebesar 1,2 berhasil didapatkan


...*** ...


Aku juga tidak menduga bahwa hasil aransemen lagu ini akan begitu mendapatkan perhatian penonton bahkan di luar dari ekspektasiku.


Aku tahu setidaknya aku tidak mungkin gagal karena sedari dulu telah banyak yang menilai suaraku bagus sejak kecil ditambah aransemen laguku yang benar-benar memuaskan, namun semula aku hanya menduga bahwa aku secara tipis saja akan menyelesaikan misi ini dengan target suara sekitar 81 sampai 82 persen saja.


Sama sekali tak bisa kubayangkan bahwa nilainya akan menembus sampai 97 persen suara.


Yah, apapun itu akhirnya kutahu bahwa aku juga berbakat dalam seni dan yang lebih penting daripada itu, aku berhasil meningkatkan poin stat dexterity-ku yang selama ini paling sulit kutingkatkan sebesar 1,2 poin.


Aku sama sekali tidak bisa membayangkan apa kiranya yang akan terjadi jika aku benar-benar lagi-lagi memperoleh penalti Sistem itu.


Sudah cukup aku tiada hentinya bermimpi buruk tiap kali tertidur berkat penalti Sistem setelah gagal menyelesaikan misi menyelamatkan Arno.


Jika itu sampai ditambah pula dengan aku menjadi idiot setiap kali melihat boneka, bagaimana aku bisa lagi tetap mengangkat wibawa ini sebagai pangeran vampir? Aku akan menjadi pangeran vampir teraneh yang akan tercatat dalam sejarah.


Namun hal yang tak kuduga-duga terjadi ketika aku turun dari panggung.


“Hiks… Hiks… Maaf, Yayang Arno, aku selama ini tidak mengerti perasaanmu.”


“Itu benar! Tuan Muda Arno tidak perlu lagi merasa terkekang ketika berada di dekat kami! Tuan Muda Arno bisa bebas menjadi apa saja bersama kami!”

__ADS_1


Lisanna Annexia dan Abel Lundoln tiba-tiba saja mengatakan sesuatu hal yang aneh padaku.


__ADS_2