
Derek berfikir untuk menjauh dari Amy. Itu adalah hal terbaik untuk dilakukan saat ini. Ia kesulitan menjaga kedua tangannya untuk tidak menyentuh gadis itu ketika ia melihatnya. Ciuman mereka dengan cepat menyulut gairah dalam dirinya, membuat jantungnya berdetak cepat dan darahnya menggelegak.
Panggilan Mike membantunya mengalihkan perhatiannya sementara dari putri Arthur Sky. Berita dari Mike membuat Derek sedikit khawatir.
Jack yang selalu berada dalam pengawasannya sekarang menghilang. Mike tengah berusaha mencari jejak keberadaan sepupunya itu . Penyelidikan terakhir mengatakan beberapa anak buah Jack terlihat tengah mengawasi mansion utama keluarga Langton.
Derek segera terbang meninggalkan Amy untuk melihat dan ikut mengetahui sendiri dari Mike rencana Jack selanjutnya. Sepupunya itu sudah tersulut dendam kesumat yang membuatnya mampu melakukan apapun. Siapa yang tahu apa yang akan dilakukannya pada aset keluarga Langton yang berharga demi untuk menemukan putri Arthur Sky.
Derek sampai di mansion utama tepat setelah tengah malam. Ia melangkah cepat ke arah ruang kerjanya tempat Mike yang ia yakin tengah menunggu.
Derek mendorong pintu hingga terbuka, lalu memandang Mike yang berdiri di sisi kiri meja kerjanya yang besar. Kondisi Mike yang terlihat lelah membuat Derek mengernyit.
"Berapa hari kau tidak tidur, Mike? Kau terlihat menyedihkan." Derek meneliti seluruh penampilan Mike sambil menarik kursi di belakang mejanya untuk kemudian duduk tanpa sedikitpun mengalihkan pandangan dari orang kepercayaannya itu.
"Yeah ... itulah yang kau dapat ketika kau memaksa kucing liar untuk menuruti keinginanmu. Lalu di saat yang sama kehilangan pandangan dari target yang seharusnya kau awasi." Mike berucap dengan sedikit gusar.
Derek terlihat tertarik dengan ucapan Mike tentang kucing liar.
"Jangan bilang kau kembali dicakar." Derek mencibir. Namun Mike tidak menggubris sindiran itu.
"Hari dan malam-malamku yang tanpa tidur untuk mengawasi Jack memang terlihat tanpa hasil karena sekarang sepupumu itu hilang dari pengawasan. Tapi aku menemukan sebuah fakta menarik, fakta tentang seseorang yang tengah disembunyikan oleh sepupumu, orang yang secara berkala ditemui olehnya sebelum ia mungkin tersadar bahwa ia di awasi."
"Siapa?" tanya Derek tidak sabar.
"kurasa salah satu korban dari pertikaian setelah pemakaman Margareta. Orang yang kita sangka sudah terbakar jadi abu."
"Jonathan ...." tebak Derek lirih.
__ADS_1
Mike mengangguk pelan, "hampir pasti itu adalah dia. Entah kenapa ia menyembunyikan dirinya yang selamat dari ayahmu."
Derek diam menekuri meja kerja di hadapannya. Saat ayahnya mulai sakit dan menjalani perawatan , ayahnya tidak pernah menyinggung tentang Jonathan yang telah dinyatakan tiada dalam peristiwa baku tembak dengan Arthur, mereka memang tidak pernah menemukan hal pasti tentang kematiannya karena tidak ada mayat yang tersisa disana.
Ayahnya Erland mengamanatkan agar Derek mengurus pengalihan perusahaan yang menjadi bagian dari Jack putra haram Jonathan Langton. Namun lelaki itu sepertinya tidak pernah puas karna merasa dirinyalah yang mempunyai hak atas seluruh kerajaan bisnis Langton karena hubungan darah yang mengalir dalam tubuhnya, sedangkan Derek hanyalah anak angkat ... diadopsi oleh Erland. Terlepas dari kenyataan bahwa Ibu Jack tak pernah menikah dengan Jonathan.
"Kita harus secepatnya mengetahui rencana mereka , Mike!" Derek menengadah memandang ke arah Mike yang tengah mengusap wajahnya, lelaki itu terlihat lelah & frustasi, lingkaran hitam di bawah matanya menunjukkan hari-hari yang dilaluinya tanpa tidur.
"Ya ... itulah yang kufikirkan, para penjahat bayaran Jack itu sudah mengawasi mansion ini, mereka mengetahui bahwa Regina pengawal putri Arthur berada di sini. Dan kurasa mereka menebak bahwa Putri Arthur juga kita bawa kemari, hanya masalah waktu sebelum Jack menebak kemana kau membawa Amy Sky setelah dia tahu gadis itu tidak ada di mansion ini." Mike kembali mengusap wajahnya, lalu berjalan menjauh dari Derek ke arah jendela.
Derek menangkap nama Regina di telinganya. Nama yang membuatnya tertarik. Tapi ia menahan dirinya untuk bertanya pada Mike.
"Bagaimana mereka tahu gadis pengawal itu berada di sini?"
"Gadis bodoh itu berniat lari dan kabur dari sini. Ia membahayakan nyawanya sendiri karena tertangkap pembunuh bayaran Jack di luar mansion. Untunglah masih sempat dikejar dan diselamatkan orang orang kita. Tapi kakinya tertembak ...."
"Lagi!?" Derek menaikkan alis, seingatnya kaki gadis itu juga ditembak Jack saat pembantaian di mansion Arthur.
"Kurasa Reginamu ini membuatmu sedikit sibuk. " Derek memandang Mike lekat lekat. Menilai setiap perubahan sekecil apapun yang terjadi di wajah Mike.
"Atau kupanggil Reggie saja seperti panggilan Amy padanya."
Mike terkejut menyadari kesalahannya ketika menyebut Reggie dengan nama aslinya Regina. Ia mengusap lehernya sambil berujar tanpa memandang Derek.
"Kurasa aku lebih suka memanggil namanya dengan Regina," sahut Mike.
Derek menyembunyikan senyumnya. Sepertinya sudah terjadi banyak hal ketika ia memerintahkan orang kepercayaannya itu mengurus pengawal putri Arthur.
__ADS_1
"Well ... Aku minta maaf menyulitkanmu Mike. Gadis itu memang terlihat sebagai penghambat bagi setiap pekerjaanmu. Kita bisa mengatur pengaturan lain untuknya agar kau terbebas dari kewajiban ini."
Mike memandang tajam ke arah Derek, "takkan ada pengaturan lain untuknya! Akulah yang akan tetap mengawasi kucing liar itu!"
Derek menaikkan ke dua tangannya seperti tanda menyerah mendengar Mike menaikkan nada suaranya.
"Aku hanya mencoba memberikan kemudahan untukmu." ujarnya dengan sedikit geli.
"Kalau kau ingin kemudahan, kenapa tidak kau serahkan saja putri Arthur pada Jack? Semua urusan ini akan beres. Biarkan Jack menuntaskan dendamnya pada gadis itu."
Derek bergerak pelan dari kursinya menuju Mike, langkahnya mantap dengan mata yang tajam seolah memandang seekor mangsa.
"Menyerahkan Amy?" ulang Derek.
"Ya, bukankah yang diinginkan Jack adalah Amy Sky dan ia memang adalah putri Arthur Sky yang merupakan musuh keluarga Langton. Masalah ini akan beres dengan menyerahkan gadis itu."
"Apa yang kau katakan! Itu tidak akan terjadi!" kemarahan Derek yang tersulut mendengar kata-katanya membuat Mike terhibur. Gurauannya yang disengaja berhasil untuk memancing Derek. Ia menyeringai geli.
"Kurasa bukan aku saja yang sibuk dengan si kucing liar. Kau pasti lebih sibuk dengan makhluk cantik yang kau sekap di mansion Garden yang jarang dikunjungi itu. Bukan begitu!?"
**********
From Author,
Satu sama ... hahaha.
jangan lupa like, love, bintang lima dan vote ya, komentar juga author tunggu.
__ADS_1
Makasih,
Salam, DIANAZ.