
"Kau yakin tidak mau menunggu?"
Pertanyaan yang terlontar dari tangan kanan kepercayaannya itu membuat Derek mengernyit.
"Umurnya baru sembilan belas tahun, Derek."
"Menjelang dua puluh, Mike ...."
Mike mendengus mendengar bantahan Derek.
"Jangan membuatku merasa seperti seorang pedhopil, Mike!"
Mike terkekeh. Keinginan Derek untuk menikah dengan Amy sudah dapat ia perkirakan. Dan itu adalah rencana terbaik untuk melindungi gadis itu dari para pemburu harta atau bahkan musuh-musuh lama Arthur.
"Aku akan segera mengurusnya ... tenanglah."
Mike berbalik dari meja kerja Derek. Melangkah keluar dari ruangan itu menuju ruangannya sendiri. Namun sesosok pria di depan meja sekretaris membuatnya berhenti melangkah.
"Apa yang kau lakukan disana, Sanchez?"
Suara pria yang menegurnya itu membuat Lucius menoleh. Mendapati Mike yang memandangnya tajam.
"Ah, Mike! ... aku kebetulan lewat dan ingin mampir menemui Derek. Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan."
Mike menaikkan kedua alisnya.
"Kebetulan?"
Lucius tersenyum, menaikkan kedua bahunya dan memandang ke arah pintu ruangan Derek.
"Ikuti aku."
Mike kembali melangkah di ikuti Lucius. Kembali masuk ke ruangan Derek.
__ADS_1
"Kau punya tamu."
Derek memandang ke arah lelaki yang datang bersama Mike. Rambut hitam panjang lelaki itu kembali diikat di belakang lehernya. Membuat Derek teringat jari jari Amy yang pernah menyentuh rambut itu ketika akan mengikatnya.
Dengan wajah datar ia mempersilahkan lelaki itu duduk di sofa. Derek berdiri dari kursinya dan ikut duduk bersama Mike yang sudah terlebih dahulu duduk di sofa berseberangan dengan tamu mereka.
"Aku menagih janji kalian."
"Aku membebaskanmu masuk ke wilayahku, Sanchez. Apapun informasi yang kau inginkan, kau bisa cari dengan leluasa."
"Kau berjanji akan membantu. Aku mengalami kesulitan, dan ini berhubungan dengan almarhum ayahmu, Erland Langton."
Sanchez berhenti, menyipit memandang kedua pria itu bergantian. Memindai reaksi keduanya setelah mendengar nama Erland.
"Bertahun lalu ayahku menemui jalan buntu untuk mencari seorang wanita yang lari membawa serta putrinya, Adikku."
Derek dan Mike berpandangan. Mike bersandar dan mulai melipat kedua lengannya di depan dada.
"Ceritakan semuanya, Sanchez. Kenapa ayahmu mengira ini ada hubungannya dengan Erland Langton."
Derek mengetuk jari di lututnya sendiri. Memandang Lucius tajam.
"Siapa nama kedua wanita itu?"
"Wanita yang aku cari bernama Marinna Hastings dan sahabat yang berasal dari satu panti bersamanya bernama isabella . Setelah bertahun tahun, dengan susah payah ayahku akhirnya mengetahui nama pria yang membawa Isabella ... dia adalah kakekmu, Steve Langton. Atas informasi ini ia menemui Erland yang saat itu telah memegang kuasa penuh terhadap klan Langton. Namun seperti yang kukatakan ... semuanya menemui jalan buntu. Erland tidak tahu atau menolak memberitahu dimana gadis kecil yang dulu di bawa oleh ayahnya dari panti asuhan."
Ketiganya lalu terdiam. Derek dan Mike mulai menduga-duga arah cerita Sanchez.
"Lalu ayahku mencoba cara lain. Ia diam -diam menyelidiki silsilah keluarga Steve. Dan menemukan fakta bahwa ada seorang anak angkat yang diadopsi oleh Steve . Namun wanita itu telah memutuskan hubungannya dengan keluarga Langton karena memilih menikah dengan Arthur Sky yang merupakan musuh lama dari keluarga Langton."
Derek menyembunyikan semua reaksinya dengan wajah datar. Sedangkan Mike yang melipat lengannya di depan dada tidak bergerak ibarat patung yang diam.
"Dan ia akhirnya mencoba peruntungannya dengan menemui Arthur Sky. Berharap dapat bertemu dengan istrinya Greta. Ingin memastikan apakah benar Greta Sky adalah Isabella yang berasal dari panti yang sama dengan Marinna."
__ADS_1
"Namun hanya sampai di situ saja keberuntungan kami. Setelahnya kami tidak dapat mencari informasi apapun menyangkut Isabella. Semuanya seolah diblokir. Dan kami yakin Erland Langton dan Arthur Sky ada dibalik semua itu. Bahkan orang- orang kami terpaksa berhenti bergerak. Jangankan menyelidiki lebih lanjut. Semua akses ke wilayah Langton maupun Sky tidak bisa kami masuki."
Derek menarik nafas panjang. Dapat menebak siapa Isabella yang di ceritakan oleh Lucius. Pastilah itu bibinya Margaretha Langton. Ayahnya akan melakukan apapun untuk melindungi adik angkat yang dicintainya itu.
"Terus terang saja, Sanchez. Ayahku tidak pernah menceritakan seseorang bernama Isabella. Bibiku yang terakhir memang adalah anak angkat. Namun ayahku tidak pernah mengungkit masa lalunya denganku. Ia tetap dan hanya akan menjadi Margaretha Langton bagi keluarga kami. Dan ya ... bibiku pergi dan memutuskan hubungan setelah di usir oleh kakekku karena menikah dengan Arthur. "
"Itu juga informasi yang diketahui oleh Amy. Amy Sky mengatakan Ibunya mengganti namanya menjadi Greta Sky setelah menikah. Lalu tinggal bersama ayahnya sampai ia meninggal karena sakit. Tidak ada seseorang bernama Marinna Hastings yang pernah menemui ibunya."
Derek menarik nafas panjang.
"Jadi kau juga mencari informasi tentang ibunya saat ia bersamamu?"
Lucius tersenyum tanpa rasa bersalah.
"Ia mengatakannya tanpa paksaan. Lagipula aku hanya ingin mencari adikku.Seharusnya wanita itu tidak membawanya kabur, walaupun dia adalah ibunya. Namun ayahkupun punya hak atas diri putrinya, bukankah begitu? "
Mike memandang Lucius, Menilai perawakan wajah lelaki itu, dan tiba tiba teringat pada gadis berambut hitam yang tidur di kamar yang berdampingan dengan kamarnya sendiri di apartemennya. Gadis yang sepertinya mulai dihantui mimpi buruk setiap malam.nMike mendengar tidurnya yang gelisah dan kadang rintihan ketakutan dan tangis tertahan dibalik pintu kamar gadis itu yang selalu terkunci.
"Kalian berbeda ibu ...." Mike berkata pelan , memandang Lucius dalam-dalam.
"Ya .... tapi kami punya ayah yang sama."
"Aku datang menemui mu. Aku ingin bertemu semua wanita yang pernah dekat, Pernah bertemu dan menjalin hubungan dengan Greta Sky. Baik saat ia masih menjadi Margaretha atau saat ia telah menjadi istri Arthur."
"Bagaimana kau yakin kalau bibiku adalah Isabella?"
"Aku hanya menebaknya, Derek. Bagaimanapun semua informasi tentang Isabella telah dihapus. Dan informasi tentang Margaretha sebelum diangkat anak oleh kakekmu juga tidak ditemukan. Aku hanya menghubungkan kedua hal itu."
Derek memandang Mike, semua hal ini berhubungan dengan Amy, dan Amy sepertinya tidak tahu apapun perihal Isabella, sama seperti dirinya. Informasi itu hanya di ketahui oleh Erland, Arthur dan bibinya sendiri Margaretha. Namun pasti ada sebab tertentu sehingga mereka menyimpan informasi itu. Bahkan tidak menceritakannya pada Derek ataupun pada Amy.
"Kau boleh mencari apapun dan menemui siapapun yang kau inginkan, Sanchez. Selagi kau menjaga sopan santunmu dan tahu batasanmu. Siapapun yang ingin kau temui sehubungan dengan Greta Sky ... aku akan memberikan akses itu untukmu."
Senyuman lebar menghiasi wajah Lucius ketika mendengar pernyataan Derek. Mata hitamnya bersinar menatap kedua pria itu bergantian.
__ADS_1
"Kalau begitu aku langsung saja, Derek. Aku ingin melihat mansion tempat Greta dibesarkan dan bertemu orang orang yang pernah mengasuh ataupun melihatnya tumbuh besar di sana."
**********