Passion Of My Enemy

Passion Of My Enemy
** Be A Nice Man **


__ADS_3

"Ayolah Mike ... Kau tak bisa menakutiku dengan tatapan itu! Katakan padaku bagaimana kau mendapatkan luka itu."


Derek menunjuk pipinya sendiri sambil memandang Mike.


"Seluruh mansion ini sudah dibersihkan. Jack juga sudah dibawa pergi. Apa rencanamu selanjutnya?"


Mike tak mengindahkan pertanyaan Derek. Wajahnya tenang, tak ada yang tersirat di wajah dingin itu. Derek menghentikan tawanya, tersenyum geli memandang Mike.


"Ah, kau mengalihkan pembicaraan. Tak mau membicarakannya?"


Mike diam tak bergerak. Matanya memandang Derek tanpa ekspresi. Derek sungguh tahu kapan harus berhenti ketika berhadapan dengan lelaki di depannya itu.


"Baiklah ...." Dengan mengendikkan bahu, ia berdiri.


"Urus semua kepemilikan atas nama kerajaan Sky seperti yang kita bicarakan kemarin. Jangan berikan celah sedikitpun pada ******** Jack untuk menyentuh kerajaan Arthur. Satu lagi ... Jauhkan pengawal gadis itu darinya, terserah padamu kemana kau akan membawanya."


Derek melangkah meninggalkan ruang kerja Arthur, Namun ia tak tahan untuk sedikit menggoda pria yang lebih tua itu.


"Atau kau bisa membawanya bersamamu. Siapa yang tahu apa saja yang bisa dilakukan gadis itu selain mencakar wajahmu."


Mike memandang kepergian atasannya itu dengan wajah masam.

__ADS_1


**********


Derek membuka kunci pintu kamar tempat ia mengurung gadis itu sebelumnya. Ia masuk dan melihat kamar dalam keadaan kosong. Derek mengernyit, dengan langkah cepat ia mengitari ruangan. Lalu bergerak membuka pintu kamar mandi. Kosong ... tak ada tanda-tanda putri Arthur. Pintu ini terkunci sedari tadi, jadi tidak mungkin dia bisa keluar ... kecuali ... ada jalan atau pintu lain yang tersembunyi.


Derek berputar mengelilingi kamar itu berulang kali tanpa hasil. Ia merogoh ponsel dan menekan nomor Mike.


"Mike, Di mana kucing liar yang mencakarmu? Jangan katakan kalau dia juga tidak ada di sana."


"Dia ada bersamaku. Ada apa?"


"Putri Arthur tidak ada di sini. Tak ada jejak apapun di dalam kamar ini. Kurasa kalaupun ia berniat pergi, ia akan memastikan dulu keadaan pengawal yang penting untuknya itu kan. Sepertinya ada jalur rahasia di kamar ini. Aku tidak menemukannya, namun Dia pasti akan datang memeriksa pengawalnya itu dulu."


Mike memandang ke arah gadis di tempat tidur yang tertidur pulas seperti bayi. Mike mendengus tidak suka, ia terpaksa membius gadis itu. Setelah gagal mencoba menembak Mike, gadis itu berusaha membunuh Mike dengan mencekiknya. Mike menggosok pangkal lehernya yang tadi dicengkeram.


Ketika usahanya mencekik tidak berhasil, gadis itu menggapai apapun yang bisa ia jangkau. Sampai kuku tajamnya membuat wajah Mike perih. Goresan memanjang tergurat di pipinya, berdarah dan terlihat kemerahan.


Kembali ia menyentuh pipi kanannya yang membekas cakaran gadis yang tadi mengamuk. Mike melumpuhkan gadis itu dengan menjepit lalu memaksa gadis itu meneguk minuman yang mengandung obat bius ke tenggorokannya.


Mike mendesah, itu cara tercepat yang terpikir olehnya agar ketenangan bisa kembali hadir. Setidaknya sampai gadis itu kembali bangun dan pasti akan membuat keributan lagi.


Bagi Mike, ia sudah bersikap sangat baik dengan tidak memberikan pukulan balik pada kucing liar yang keras kepala ini.

__ADS_1


Dengan sengaja Mike mengeraskan volume suaranya, agar siapapun yang berada di dekat kamar itu ataupun bersembunyi di lorong yang tidak terlihat dapat mendengar apa yang ia katakan.


"Baiklah Derek! Aku akan pergi kesana mencarinya bersamamu!"


Lalu ia segera keluar dari kamar. Menutup pintu dengan keras dan menunggu. Mike yakin putri Arthur akan segera muncul.


Dugaan Mike benar. Perlahan Amy membuka pintu lorong di balik sebuah lukisan besar yang terletak di kamar tempat Reggie ditawan. Ia sudah lama menunggu di dalam lorong. Segera setelah Derek mengunci pintu kamar dengan maksud mengurungnya disana, Amy tidak protes. ia menurut dan tetap diam, hanya aura kebencian dan permusuhan yang ia kibarkan di depan Derek.


Ia menunggu kesempatan untuk dapat masuk ke dalam lorong rahasia mansion. Mencari Reggie, untuk kemudian kabur dari mansion keluarganya. Hanya itu rencana yang ia punya saat ini.


Berulang kali Amy mengguncang tubuh Reggie yang terbaring. Ia tertidur pulas, Amy putus asa untuk membangunkannya. Ada apa dengan Reggie ? Ia bukanlah orang yang tidur seperti orang mati.


Seiring pintu kamar yang terbuka, Amy terhenyak ketika mendengar suara.


"Percuma kau bangunkan dia. Selama efek biusnya belum hilang, ia akan terus tertidur." Mike menangkap basah putri Arthur yang memang datang mencari pengawal yang sepertinya sangat penting baginya itu.


********


Tekan like, love, bintang lima, komentar dan votenya ya my readers. Happy Reading ....


Salam, DIANAZ.

__ADS_1


__ADS_2