Passion Of My Enemy

Passion Of My Enemy
Extra Part 01


__ADS_3

--- Erland Sky Langton ---


Amy terbangun ketika mendengar monitor kamar bayinya berbunyi. Ia bergerak bangkit dari tempat tidur dan mengambil jubah tidur lalu memakainya. Ia melangkah membuka pintu penghubung kamar bayi lalu masuk menuju Box bayi tempat putranya Erland yang telah berumur 6 bulan tengah merengek...


"Sayang......Kau haus ya?" Amy bertanya pada bayi yang bergerak-gerak mengangkat tangan dan kakinya itu dengan lembut, ia mengecek popok dan segera mengganti popok bayinya dengan yang baru.


Lalu Amy mengangkat putranya yang langsung berhenti merengek dan memandang kearah Amy dengan mata bulat besar berwarna biru. Amy membawanya ke sofa empuk dengan sandaran di ruangan itu, Kursi yang nyaman bila ia sedang menyusui bayinya.


Ia duduk, menyandarkan punggungnya dan mulai membuka gaun tidurnya di bagian dada untuk menyusui bayinya Erland.


Amy menamakan Bayinya dengan nama ayah Derek


Erland dan nama keluarganya sendiri Sky. Erland Sky Langton, nama yang membuat mata Derek berkaca-kaca mengingat kedua ayah mereka yang telah tiada. Tidak menyangka kalau nama itulah yang dipilih istrinya untuk putra pertama mereka.


Bayi laki-laki itu menghisap dengan rakus. Matanya mulai terlihat kembali tertutup, membuat Amy tersenyum memandanginya.


"Tidurlah kembali, Sayang......" Amy menunduk mencium pipi bayinya yang montok.


Derek terbangun ketika meraba kasur di sampingnya dan tidak menemukan istrinya. Ia terduduk dan mengernyit, kemudian melihat pintu penghubung ke arah kamar bayi terbuka.


Derek segera bangkit dari ranjang, melangkah memasuki kamar bayi dan melihat pemandangan Amy yang tengah menyusui bayi mereka. Wanita itu tidak menyadari Derek telah lama berdiri memandanginya. Amy bertekad menyusui sendiri bayinya secara eksklusif sampai umur 6 bulan. Ia mengasuh sendiri putranya dan hanya sesekali melibatkan Nanny pengasuh. Nanny hanya menjadi pendamping dan Amy melakukan segala sesuatunya secara mandiri dalam perawatan putranya.


Derek kemudian mendekat ketika mendengar Amy menyuruh putranya tidur kembali dan mengecup pipinya.


"Sepertinya Erland sudah kembali tidur......Kau sebaiknya juga kembali beristirahat." Suara Derek yang tiba-tiba terdengar di dekatnya membuat Amy mendongak.


"Kau terbangun...?" Amy melihat Derek ikut duduk di sofa di sebelahnya. Suaminya itu menunduk mencium pipi montok putranya yang setengah tertidur. Bayi itu merengek protes...


"Kau protes ketika aku menciummu, Honey.....Tapi kau diam saja jika itu adalah ibumu..." Derek pura-pura cemberut dan mengelus rambut putranya...Amy tertawa pelan.

__ADS_1


"Dia hanya mengantuk, Derek. Erland sangat memuja Daddy nya...." Derek tersenyum mendengar perkataan Amy. Ia mengecup kening istrinya.


"Tentu saja.....Aku lebih hebat dari Uncle Mike, uncle lucius dan uncle Alex. Aku mengganti popok dengan sempurna." Ucapnya bangga.


Amy tertawa pelan sambil menunduk memandang putranya yang sepertinya tidak terganggu dengan suara tawanya. Bayi montok itu telah tertidur dalam pelukannya.


"Kau senang sekali mengerjai mereka.....Sama saja dengan Eve....."


Derek terkekeh, Ia memeluk bahu Amy dan menariknya agar bersandar ke dadanya. Derek menyangga punggung Amy dan memeluknya beserta Erland dengan kedua lengan.


"Tapi itu sungguh berhasil. Lucius berhenti menemani Reggie jika ia datang kemari. Aku melihat Mike tidak menyukai laki-laki itu........"


"Kau juga tidak menyukainya sejak dulu, Derek. Biarkan dua pria itu menyelesaikan masalah mereka sendiri. Kau jangan ikut-ikutan ....."


"Aku tidak ikut-ikutan,Sweety..... Lucius takut pada Erland." Derek kembali terkekeh geli.


Derek mengecup bahu istrinya sambil kesulitan menahan tawa, takut putranya akan terbangun.


"Kau tidak melihat wajahnya yang memucat ketika melihat popok Erland. Aku menyuruhnya memegang kedua kaki Erland dan pura-pura pergi sebentar mengambil tisu. Aku menyaksikan ketika Lucius tersentak seperti ditembak...hufhhhh..." Derek terpaksa menutup mulutnya untuk menahan tawa mengenang kejadian itu.


"Dia tak bisa mengelak ketika Erland pipis tiba-tiba, Hampir saja mengenai mulutnya, Derek! wajahnya terpercik urine dan bajunya menjadi basah......." Namun tak urung Amy tersenyum geli.


"Aku bangga sekali dengan Erland, Ia pandai bekerja sama tanpa perlu diminta. Laki-laki itu tersentak seolah dadanya tertembak...hahaha." Derek tak mampu lagi menahan tawanya. Ia melirik putranya yang masih tertidur, sepertinya tidak merasa terganggu.


Amy menggelengkan kepalanya.


"Kau keterlaluan......" Ujarnya lagi.


Lucius mengurangi kunjungannya setelah kejadian itu, dan untunglah tetap mengizinkan Reggie datang kapanpun gadis itu mau. Amy sangat senang bila Reggie dapat datang tiap hari ke mansion Langton. Tapi Reggie juga perlu berada di dekat keluarganya sekarang.

__ADS_1


"Dia sudah tidur..........Ayo kita letakkan dia di box, Sweety..." Derek mendorong Amy pelan agar ia bisa berdiri, lalu mengulurkan tangan untuk menggendong putranya. Derek mencium pipi kiri lalu pipi kanan putranya yang tetap tertidur nyenyak, kemudian meletakkannya di box bayi dengan perlahan.


Setelahnya ia menarik tangan Amy untuk kembali ke kamar mereka. Derek menutup pintu kamar bayi lalu segera mengangkat tubuh istrinya. Amy yang terkejut berpegangan pada bahu Derek dan tertawa geli.


"Hei, Daddy......Apa yang kau lakukan. Kenapa kau mengangkatku."


"Aku akan membantumu melepaskan jubahmu." Derek menurunkan istrinya di dekat ranjang. Lalu melepaskan jubah istrinya. Namun tak berhenti sampai disana, ia perlahan membuka gaun tidur Amy.


"Hanya melepas jubahku?" Amy mengerling melihat Derek yang tergesa melempar gaunnya. Suaminya itu tertawa.


"Ayo bercinta denganku, Sweety. Erland butuh teman bermain bukan? Kita akan memberikan itu padanya."


Amy mendongak terkejut lalu tersenyum memandang suaminya yang sudah tampak bergairah. Ia berjinjit dan mengecup pelan bibir Derek.


"I Love you, Derek...." Amy berbisik sambil mendekatkan tubuhnya ke tubuh Derek.


"Aku juga mencintaimu, Sweety...." Derek mencium istrinya mesra. Dan seperti biasa gairahnya dengan cepat terbakar bila sudah bersentuhan dengan Amy. Keduanya saling melepaskan sisa pakaian di tubuh mereka. Lalu memadu cinta yang telah terpatri kokoh di hati mereka.


*********


From Author,


* Sedikit bocoran dari author untuk beberapa Extra part di Passion of my Enemy, Part-part ini akan berkisah tentang kelahiran putra dan putri pasangan Derek dan Amy.....Ikuti kisahnya ya😉😉💞💞


*berikan vote🏆, komentar💬 ,like👍, love💖, bintang5⭐⭐⭐⭐⭐ ataupun coin💰 seiklasnya untuk vitamin penyemangat autor😁😁


*Trimakasih semua,


Salam, DIANAZ

__ADS_1


__ADS_2