Passion Of My Enemy

Passion Of My Enemy
** Poor Mike **


__ADS_3

"Beruntung kau masih hidup Jack. Alangkah baiknya jika Nona itu sedikit lebih keras memukul kepalamu!" Derek bicara dengan nada sinis.


"Hahaha ... Wanita sialan, dimana gadis itu!?"


Jack menatap menyipit ke arah Derek. Kepalanya masih terasa pusing. Kurang ajar sekali! Wanita amazon itu benar- benar kuat memukul kepalanya hingga ia pingsan dan terlambat menyiapkan rencana untuk menyambut Derek dan para pengawalnya.


"Gadis yang mana Jack ? Kau tak menyisakan seorangpun," ucap Derek manis


"Jangan main- main denganku, Derek! Dimana putri Arthur Sky!?"


Derek tersenyum meremehkan.


"Bagian mu sudah kau ambil. Mansion ini sudah kau jadikan ladang pembantaian. Artur Sky sudah kau ambil nyawanya, kau berniat menghabisi musuh bebuyutan keluarga. Padahal bukan itu yang diinginkan oleh pamanmu!"


"Pria tua bodoh itu tak dapat begitu saja mengumandangkan perdamaian pada Sky. Dendam turun temurun itu harus diteruskan! Dan kau yang hanya orang luar ... Anak angkat! Wajar saja kau tidak akan paham." Jack mengakhiri ucapannya dengan tertawa keras.


Derek menyipit, nada suaranya berubah mengerikan. Ia menggeram. "Jangan menghina ayahku Jack! Atau kepalamu yang jadi taruhannya!"


Lama kedua pria itu berpandangan, seolah kembali menguji sejauh mana yang lain akan bertindak.


Lalu Derek bangkit, berjalan menuju pintu dan menoleh untuk menyampaikan keputusan terakhirnya.


"Jangan mengujiku lagi Jack. Ayahku telah tiada, dan sesuai perkataan mu, aku hanya anak angkat yang artinya sama sekali tidak ada hubungan darah denganmu. Karena itu aku akan merasa senang sekali jika bisa menghabisimu!"

__ADS_1


Derek menyeringai mengerikan sebelum perlahan kembali melangkah meninggalkan Jack.


"Kembali kau anjing kotor! Dimana gadis itu! Dia milikku, Derek! Milikku!"


Jack berusaha mengejar Derek, namun ia terduduk kembali ketika rasa pusing membuat kepalanya terasa berputar.


**********


Derek duduk di ruang kerja yang besar dan terlihat nyaman. Setengah dari dinding ruangan itu dipenuhi oleh rak berisi buku-buku yang mungkin ribuan jumlahnya. Sebuah foto besar menghiasi dinding tepat di sebelah jendela-jendela yang juga berukuran besar.


Derek termenung memandang ke arah foto besar yang tergantung di dinding. Foto Keluarga Arthur Sky. Dua orang perempuan yang berada dalam pelukan Arthur. Seorang wanita yang Derek yakin adalah istrinya, dan ayahnya benar ... wanita itu sangat cantik. Tersenyum dengan dua lesung pipi menghiasi wajahnya.


Lama Derek memandang ke arah wanita tersebut. Wanita yang juga sangat dicintai oleh ayahnya. Yang membuat ayahnya tidak mau menikah dengan orang lain.


Sekarang ia mengurung gadis itu. Aura permusuhan sangat terasa dari bahasa tubuh putri Arthur dan Derek tidak dapat menyalahkannya. Tentu saja ia telah dipisahkan dengan wanita yang sepertinya adalah pengawal pribadinya.


Derek menyerahkan wanita itu pada Mike untuk di urus. Anak buahnya sudah mengurus semua sisa pekerjaan kotor Jack. ******** kotor itu sudah di lemparkannya pada para anak buahnya untuk dibawa pergi. Ia harus lebih memperketat pengawasannya pada Jack mulai saat ini.


Suara pintu dibuka mengalihkan perhatian Derek dari foto besar keluarga Arthur.


"Ada apa dengan wajahmu, Mike!?"


Derek mengerutkan kening melihat Mike melangkah kearah mejanya. Terlihat beberapa goresan memanjang kemerahan di pipi kanan Mike, Seperti cakaran sesuatu ... atau seseorang?

__ADS_1


"Inilah yang kudapat ketika kau menyuruhku mengurus kucing liar ...."


Suara tawa Derek menggema dalam ruangan itu. Ia menatap Mike seolah olah sangat geli karena melihat bekas cakaran di pipi pria itu. Derek terus tertawa seakan sulit sekali menghentikan rasa geli yang menggelitiknya.


Mike menyipitkan mata, ia menunggu dengan geraham terkatup rapat, memilih diam melihat reaksi Derek.


"Apa yang terjadi?"


Derek penasaran. Tangan kanan kepercayaannya itu sangat ahli menjaga diri. Penuh dengan siasat dan kekuatan beladiri yang sudah banyak terbukti dalam semua pertarungan menghadapi musuh-musuh mereka.


Ia juga merupakan lawan latih tanding bagi almarhum ayahnya dan juga bagi Derek sendiri.


Derek sangat tahu bagaimana kejamnya Mike ketika ia memutuskan bahwa nyawa seseorang harus berakhir di tangannya. Tanpa ragu ia akan menarik pelatuk , melempari pisau, mengiris ,memotong atau apapun yang perlu dilakukan untuk mengorek informasi atau sekedar melakukan penyiksaan bagi musuh-musuhnya.


Pria tangan kanan ayahnya yang sekarang setia menjadi tangan kanan Derek setelah ayahnya tiada. Mike lebih tua beberapa tahun dari Derek. Melindunginya laksana bayangan, dan Derek dapat mempercayainya dengan nyawanya sendiri.


**********


From Author,


Tekan like ,love, bintang lima dan kasi komentar kalian ya readers. Terima kasih.


Salam hangat, DIANAZ.

__ADS_1


__ADS_2