Pelayan Gadis Buta

Pelayan Gadis Buta
Bab 55 - Siapa Wanitanya?


__ADS_3

Awalnya Alika ingin marah tentang pak Ryan yang tidak peka perihal kataknya Sean tadi. Tapi sekarang rencana itu telah menghilang entah kemana.


Hatinya penuh dengan rasa haru, tidak ada tempat untuk marah.


"Sayang, sudah dong nangisnya," ucap Ryan, dia belum menyalakan mesin mobil. Tidak mungkin baginya mengemudi dalam keadaan Alika yang seperti itu.


Dan mendengar ucapan Ryan itu, Alika tersenyum. Kedua tangannya sibuk menghapus air mata.


"Maaf," ucap Alika di antara isak tangisnya yang masih terdengar.


Ryan otomatis menggerakkan tangan kirinya untuk mengelus puncak kepala Alika dengan lembut, membelai secara berulang ingin gadis ini tenang.


Setelah puas membelai lembut rambut itu, tangannya pun turun untuk ikut menghapus air mata.


"Jangan menangis, atau aku akan menghentikannya dengan ciuman."


"Iihh," kesal Alika, dia memukul tangan pria itu, bahkan menurunkannya agar tidak lagi menyentuh wajah.


Sedang terharu malah digoda seperti ini, Alika mengerucut bibirnya.


Melihat itu Ryan pun terkekeh pelan. Setelahnya dia mulai menyalakan mesin mobil dan pergi dari sana.

__ADS_1


Kabar tentang pernikahan Ryan seketika tersebar di kalangan atas.


Ada dua kabar tentang Ryan Aditama yang sekarang ini jadi pembicaraan semua orang.


Pertama tentang perusahaan Aditama Air yang telah kembali mendapatkan izin untuk beroperasi. Semua maskapai dalam naungan perusahaan itu dalam keadaan yang baik setelah melalui serangkaian pemeriksaan.


Dalam kecelakaan yang melibatkan Tim 1 saat itu karena pengaruh cuaca yang buruk.


Izin penerbangan yang kembali didapatkan benar-benar disambut baik oleh semua karyawan.


Dan kabar kedua adalah tentang pernikahan Ryan. Terlebih tentang calonnya masih jadi simpang siur, karena belum ada pemberitahuan resmi dari pihak keluarga ataupun Ryan sendiri.


Sampai akhirnya terdengar oleh wanita dari masa lalu Ryan, yaitu Diandra.


Di sebuah kafe, Diandra dan kedua temannya duduk di sana membicarakan tentang pria dari keluarga Aditama tersebut.


"Apa kamu sudah mendengarkan kabar tentang pernikahan Ryan Di?" tanya Rachel.


Diandra mengangguk, mengiyakan.


"Bagaimana bisa kabar itu bersamaan sekali dengan perceraian mu. Kemarin kamu resmi bercerai dan sekarang ada kabar Ryan mau menikah, ini seperti kebetulan yang tidak mungkin terjadi," sahut Miranda pula.

__ADS_1


Dan mendengar kalimat itu, Diandra pun menyunggingkan senyumnya kecil. Di masa lalu dia dan Rian putus karena Ryan belum bersedia menikahi dia.


Diandra lah yang mengambil keputusan untuk berpisah.


Semenjak dia menikah dengan mantan suaminya, Ryan berubah jadi pria yang sangat dingin dan menutup hati untuk para wanita.


Hal itu membuatnya berpikir bahwa Ryan sebenarnya belum bisa melupakan dia.


Jadi besar harapannya untuk mereka bisa bersama setelah dia resmi bercerai.


Tapi ternyata sekarang dia malah mendengar kabar Ryan yang hendak menikah.


Siapa wanitanya? Batin Diandra.


Hingga kini dia tidak tahu bahwa yang membuat Ryan berubah jadi pria yang dingin dan menutup hati untuk semua wanita adalah kakak iparnya sendiri-Ajeng, bukan dia.


"Apa kamu tidak berencana untuk menemui dia Di? ku pikir sebenarnya kalian berdua masih saling mencintai," ucap Rachel lagi, dia dan Miranda telah jadi teman Diandra dalam kurun waktu yang lama. Jadi cukup paham juga tentang jalan percintaan sang sahabat.


Mendengar ucapan Rachel itu, Diandra pun menganggukkan kepalanya.


"Hem, secepatnya aku akan menemui Ryan," jawan Diandra.

__ADS_1


__ADS_2