
Keesokan hari nya.
Lin Chen dan Lin Yue bangun dan membersihkan diri, terlihat Lin Yue sangat kelelahan karena terus bertarung dengan Lin Chen di ranjang, selesai membersihkan diri, Lin Chen dan Lin Yue berencana pergi sarapan di restoran yang pernah mereka datangi.
tapi begitu mereka keluar dari penginapan dan berjalan 100 meter, Lin Chen dan Lin Yue dihadang tetua Jun dan murid murid sekte gunung pinus.
"itu mereka tetua, ucap seorang murid yang pernah di terbangkan Lin Chen di restoran.
"jadi mereka yang memukul tuan muda Zhou dan mempermalukan tuan muda Zhou?" tanya tetua Jun memastikan.
"benar tetua" jawab cepat murid itu.
lalu tetua Jun memperhatikan Lin Chen dan Lin Yue, tapi dia tidak bisa melihat tingkat kultivasi mereka, sehingga membuatnya waspada, padahal dia bisa melihat kultivasi setiap kultivator di bintang Bei Xi'an, tapi kedua kultivator muda di depan nya ini beda lagi cerita nya.
"anak muda, karena kalian sudah mempermalukan tuan muda Zhou, maka ikut lah dengan kami" ucap tetua Jun.
mendengar itu Lin Chen hanya menggeleng geleng kepala nya dan tersenyum, lalu dia berkata.
"bagaimana jika aku tidak mau? apa yang akan kalian lakukan?" balas Lin Chen sekaligus bertanya.
mendengar balasan dari Lin Chen yang seolah menantang, salah satu tetua langsung marah dan menyerang Lin Chen dengan pukulan mematikan nya.
"kurang ajar, akan aku robek mulut mu" ucap nya marah dan menyerang Lin Chen.
Booooomm
pukulan tetua itu dan Lin Chen bertabrakan dan melemparkan tetua itu ke belakang hingga menabrak dinding bangunan yang ada.
"apa?"
semua orang terkejut melihat seorang tetua yang kultivasi nya berada di dewa semesta tahap menengah di buat terbang hanya dengan satu pukulan, murid murid sekte gunung pinus, tetua Jun dan kedua tetua lain nya menelan ludah mereka dengan kasar.
Lin Chen lalu menatap tajam mereka semua dan berkata dengan dingin, "aku paling tidak suka jika ada yang menyinggung ku, suruh Patriak kalian datang kesini atau aku yang mendatangi nya dan menghancurkan sekte kalian?" ucap Lin Chen dengan dingin dan menatap tajam mereka semua, lalu Lin Chen menekan mereka dengan aura dewa naga, seketika mereka semua jatuh berlutut.
semua orang yang melihat Lin Chen menekan tetua sekte dan murid murid elit sekte gunung pinus pun sangat terkejut, mereka mulai berbisik bisik tetangga satu sama lain.
__ADS_1
"habis lah sekte gunung pinus, mereka telah menyinggung orang yang tidak seharusnya mereka singgung" ucap seseorang.
"kamu benar saudara, mereka salah menyinggung orang, habis lah sudah sekre gunung pinus" timpal yang lain.
"ba-baik tuan muda, aku..., aku akan melaporkan pada Patriak" jawab cepat tetua Jun dengan terbata bata dengan dahi yang berkeringat dingin.
"baik, aku menunggu nya di penginapan, jika besok dia tidak datang, maka aku sendiri yang akan mendatangi nya" ucap tegas Lin Chen.
lalu tetua Jun dan semua tetua dan murid murid sekte gunung pinus kembali ke sekte mereka untuk melaporkan perintah Lin Chen, sementara Lin Chen dan Lin Yue melanjutkan perjalanan mereka ke restoran untuk sarapan.
sementara orang orang terus membicarakan mereka berdua, orang orang itu memuji tindakan Lin Chen dan ada juga yang mengatakan jika Lin Chen terlalu sombong karena menantang Patriak Zhou Xing.
beberapa saat kemudian Lin Chen dan Lin Yue sudah sampai di restoran, para pelayan yang melihat Lin Chen dan Lin Yue pun langsung menyambut mereka dengan hormat, sedangkan seorang pelayan lain nya pergi memanggil manager restoran.
"selamat pagi tuan muda, nona muda" ucap pelayan dengan hormat.
"aku dan istri ku ingin sarapan, tolong bawakan resep yang sama dengan tempo hari kami makan, aku suka dengan resep kalian yang itu" ucap Lin Chen lalu memberikan 100 batu roh tingkat menengah pada pelayan.
"baik tuan muda, mari saya antar" balas pelayan lalu membawa Lin Chen dan Lin Yue naik ke lantai 4.
setelah sampai di lantai 4, kembali Lin Chen dan Lin Yue tempati di meja yang tempo hari mereka tempati, beberapa saat kemudian manager penginapan dan beberapa pelayan masuk mengantarkan sarapan mereka.
"selamat pagi tuan muda, terima kasih sudah mau makan di restoran kami lagi" ucap manager penginapan dengan hormat.
"selamat pagi juga tuan manager, aku menyukai dengan menu sarapan pagi kalian, sehingga aku ingin merasakan nya lagi." balas Lin Chen ramah dengan menangkupkan tangan nya.
"terima kasih tuan muda, silahkan di makan" ucap manager penginapan.
lalu manager penginapan pamit, sementara Lin Chen dan Lin Yue makan sarapan pagi mereka, setelah makan, kedua nya pergi jalan jalan menikmati isi kota pagi hari, terlihat kota sangat ramai dengan banyak kultivator dan pedagang yang menjajakan dagangan mereka.
Lin Chen dan Lin Yue sangat menikmati suasana kota, mereka terus berkeliling hingga mereka sampai di sebuah taman yang berada di tengah tengah kota, dan di tengah tengah taman itu ada sebuah danau dan di lengkapi dengan gazebo yang berjejer di sepanjang tepi danau.
banyak para bangsawan dan tuan muda yang datang bersantai di danau itu, Lin Chen dan Lin Yue juga duduk di salah satu gazebo yang berada di tepi danau dengan menikmati teh hijau yang dapat membuat tenang pikiran orang yang meminum nya.
namun suasana tenang dan nyaman itu tidak berlangsung lama, sebab ada lima ekor semut yang mencoba mengganggu mereka.
__ADS_1
"hai nona, boleh aku bergabung dengan mu?" ucap sebuah suara yang sudah berada di dekat Lin Chen dan Lin Yue.
lalu Lin Chen dan Lin Yue menoleh ke arah suara itu, mereka melihat ada lima orang dengan menggunakan pakaian bangsawan.
"maaf kami tidak ingin di ganggu, carilah tempat yang lain" balas Lin Chen.
"tuan muda Hung tidak berbicara dengan mu, jadi lebih baik kamu diam" bentak seseorang yang di antara mereka.
"aku peringatkan sebaiknya kalian pergi dan jangan kami, atau kalian akan menyesal" ucap santai Lin Chen yang mengandung ancaman.
"kamu mengancam kami? Hahahaha..., apa kamu bercanda?" ucap tuan muda Hung dengan tertawa renyah.
tapi Lin Chen tetap dengan sikap dingin nya, lalu kembali berkata, "sekali lagi aku peringatkan pergi dan jangan ganggu kami" ucap lagi Lin Chen.
"semut seperti mu apa nya yang harus kami takutkan?" balas seseorang lagi.
"keras kepala" ucap Lin Chen lalu melambaikan tangan nya.
Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm...
tuan muda Hung dan empat orang lain nya dikirim terbang dan terjungkal ke tanah hanya dengan lambaian tangan Lin Chen.
semua orang yang mendengar suara berisik pun langsung berkumpul dan melihat apa yang terjadi, begitu mereka sampai.
"bukan kah itu tuan muda Hung? anak dari tuan kota?" siapa yang membuat tuan muda Hung seperti itu?" bisik bisik tetangga mulai terdengar dari orang orang yang sudah berkumpul.
tuan muda Hung lalu bangkit dan berteriak, "aku akan balas penghinaan ini" teriak tuan muda Hung sambil menunjuk Lin Chen.
"aku nantikan itu tuan muda bodoh" balas Lin Chen mengejek tuan muda Hung.
orang orang yang berkumpul itu lalu mengalihkan pandangan mereka pada Lin Chen dan Lin Yue, mereka yang tadi pernah melihat Lin Chen dan Lin Yue di jalan dan menghajar tetua sekte gunung pinus pun langsung mengenal Lin Chen dan Lin Yue.
"bukan nya mereka yang pagi tadi menghajar salah satu tetua sekte gunung pinus dan menyuruh Patriak sekte mereka datang meminta maaf karena sudah menyinggung nya?" ucap seseorang.
"kamu benar saudara, mereka orang nya, habis sudah tuan muda Hung, dan jika tuan kota juga ikut campur, maka nasib tuan kota akan sama buruk nya karena sudah menyinggung pemuda itu" timpal yang lain.
__ADS_1
setelah tuan muda Hung dan empat anak buah nya sudah pergi, Lin Chen dan Lin Yue juga kembali ke penginapan mereka untuk menambah masa inap mereka dan membayar nya, sebab hari sudah berganti sore.