
"silahkan duduk tuan muda Lin" ucap kaisar Jiang mempersilahkan Lin Chen duduk di samping nya, bahkan kaisar Jiang berdiri dan menarik kursi untuk Lin Chen duduk.
kaisar Wei Song dan kaisar Yan San mengerut kening mereka penuh kebingungan dengan sikap kaisar Jiang yang begitu menghormati Lin Chen.
Lin Chen yang di perlakukan seperti itu merasa tidak nyaman, namun dia tetap diam saja.
"jendral Zhao, bagaimana situasi di perbatasan?" tanya kaisar Jiang.
jendral Zhao yang mendapat pertanyaan seperti itu hanya diam saja dan menunggu kode dari Lin Chen untuk menceritakan atau tidak, melihat Lin Chen menganggukkan kepala pertanda mempersilahkan nya untu bercerita, jendral Zhao pun menceritakan semua yang terjadi di peperangan yang baru saja dia lihat, ketiga kaisar yang mendengar cerita jendral Zhao itu hanya menelan ludah mereka dengan kasar, setelah Jendral Zhao selesai menceritakan semua kejadian yang terjadi di perbatasan, Lin Chen berdiri dari kursi nya dan
Swush Swush Swush Swush...
kaisar Miao, kaisar Ling Qing, kaisar Li Wang dan kaisar Bei Lei keluar dari dunia jiwa dengan keadaan yang sangat menyedihkan, sebab selama mereka di dunia jiwa, ketiga kekasih Lin Chen terus menyiksa mereka.
melihat keadaan keempat kaisar itu, kaisar Jiang, kaisar Song dan kaisar San bergidik ketakutan.
"seperti ini lah bila menjadi budak iblis, sekali pun keluarga ku sendiri, aku tidak akan melepaskan nya begitu saja" ucap Lin Chen serius menatap ketiga kaisar itu.
sementara keempat kaisar yang menjadi tawanan Lin itu hanya bisa menangisi nasib mereka yang begitu menyedihkan.
"aku sengaja mengeluarkan mereka karena aku ingin menepati janji ku jika aku tidak pernah berbohong" ucap Lin Chen kemudian memasukkan kembali keempat kaisar itu ke dalam dunia jiwa lagi.
ketiga kaisar yang duduk bersama Lin Chen itu merasa sangat senang, kini sikap kaisar Song dan kaisar San sudah berbeda dari sebelum nya, kedua kaisar itu juga sangat menghormati Lin Chen, mereka kemudian berbincang bincang ringan hingga malam.
kini ketiga kaisar itu sudah mengenal sedikit karakter Lin Chen, kejam terhadap musuh, sangat menghormati teman, itu lah yang mereka rasakan dari sikap Lin Chen, dan hak itu juga membuat ketiga kaisar itu semakin menghormati Lin Chen, bahkan dalam hati mereka, masing masing dari mereka ingin menikahkan putri mereka dengan Lin Chen.
Keesokan pagi nya.
tok tok tok..
"tuan muda, tuan muda, tuan muda" panggil pelayan dari luar.
"iya ada apa?" tanya malas Lin Chen karena masing terbaring di kasur.
"yang mulia sudah menunggu tuan muda sarapan di meja makan" ucap pelayan itu.
"baik aku akan turun" jawab Lin Chen.
__ADS_1
kemudian Lin Chen bangun dan membersihkan diri, selesai membersihkan diri, Lin Chen turun dari kamar nya dan menuju ruang makan untuk sarapan, begitu putri Lu Ning melihat Lin Chen, jantung Putri Lu Ning berdegub kencang, putri Lu Ning terpanah dengan ketampanan Lin Chen, apa lagi dengan kemampuan Lin yang dia dengar dari kaisar Jiang.
"selamat pagi tuan muda Lin" sapa kaisar Jiang.
"pagi juga kaisar Jiang" balas Lin Chen yang tersenyum ramah.
"perkenalkan tuan muda, dia adalah putri ku, Lu Ning" ucap kaisar Jiang memperkenalkan putri Lu Ning pada Lin Chen.
"salam tuan putri" ucap Lin Chen dengan senyum dan menangkupkan tangan nya.
"salam tuan muda Lin" balas putri Lu Ning.
"silahkan tuan muda" ucap kaisar Jiang mempersilahkan Lin Chen untuk sarapan.
"Ning'er, ajak lah tuan muda Lin keliling istana dan kota danau emas ini" ucap kaisar Jiang setelah mereka selesai sarapan.
"baik ayah" jawab putri Lu Ning yang memanggil kaisar Jiang dengan sebutan ayah.
"mari tuan muda, aku temani tuan muda berkeliling" ucap putri Lu Ning.
mereka pun berkeliling istana dengan berbincang bincang ringan, setelah mereka berkeliling istana, mereka melanjutkan dengan berkeliling kota danau emas dengan berjalan kaki, sebenarnya putri Lu Ning sudah menyuruh pengawal nya untuk menyiapkan kereta kuda, tapi Lin Chen menolak nya, karena Lin Chen ingin berjalan kaki, akhir nya mau tidak mau putri Lu Ning menemani Lin Chen jalan jalan dengan berjalan kaki tanpa pengawal.
***
"Ying'er, coba lah kamu dekati tuan muda Lin Chen, jangan sampai kamu kalah dari putri Lu Ning dan putri Yan Nunu, ayah yakin kaisar Lu Jiang dan kaisar Yan San tidak akan melewatkan kesempatan ini untuk mendekatkan putri Lu Ning dan putri Yan Nunu pada tuan muda Lin Chen" ucap kaisar Wei Song membujuk putri Yan Wei Ying untuk mendekati Lin Chen.
"tapi ayah, aku tidak mengenal tuan muda Lin Chen itu, bagaimana bisa aku mendekati nya ayah? aku juga tidak menyukai nya" jawab putri Ying.
"ayah yakin, jika kamu melihat nya, kamu sendiri yang akan meminta ayah untuk melamar nya" ucap kaisar Wei Song dengan senyum penuh keyakinan.
***
Di istana kekaisaran Yan.
kaisar Yan San juga membujuk putri Yan Nunu untuk mendekati Lin Chen, tapi putri Yan Nunu juga menolak karena alasan yang sama dengan putri Wei Ying, tapi kaisar Yan San terus membujuk putri Yan Nunu untuk mendekati Lin Chen.
"akan ayah undang tuan muda Lin Chen, jika kamu tidak mau mendekati tuan muda Lin, ayah tidak akan membujuk mu lagi, tapi jika kamu tertarik dan menyukai tuan muda Lin, ayah tidak akan membantu mu" ucap kaisar Yan San yang berencana mengundang Lin Chen ke istana.
__ADS_1
sementara itu Lin Chen dan putri Lu Ning terus menyusuri kota tanpa hambatan, sebab setiap orang di kota danau emas itu mengenal sosok putri Lu Ning.
para tuan muda bangsawan dan tuan muda sekte sekte besar hanya memandang benci Lin Chen, karena wanita yang sangat mereka sukai itu berjalan dengan nya, dan terlihat putri Lu Ning sangat senang karena bisa jalan jalan dengan Lin Chen, tapi Lin Chen hany sikap biasa saja.
"putri, sebaiknya kita kembali saja ke istana, karena hari sudah sore" ucap Lin Chen mengajak putri Lu Ning kembali ke istana.
"baik tuan muda" jawab putri Lu Ning kemudian mereka berdua berjalan pulang.
malam hari nya.
Lin Chen yang berada di kamar nya masuk ke dunia jiwa.
"Gege" ketiga kekasih Lin Chen menyambut kedatangan Lin Chen lalu memeluk Lin Chen satu persatu.
Lin Chen juga membalas pelukan mereka dan mengelus kepala mereka, tak lupa juga Lin Chen mencium bibir mereka.
"ayo kita masuk" ucap Lin Chen kemudian berjalan masuk kedalam istana.
"Gege, kami juga ingin melihat suasana daratan tengah, kami ingin ikut Gege keluar dari dunia jiwa" ucap Lin Yue membujuk Lin Chen untuk mengajak mereka bertiga keluar dari dunia jiwa.
"kalian akan keluar jika aku sudah berada di kekaisaran Lin" ucap Lin Chen menjelaskan.
Lin Yue, Yin Mei Lin dan Huanran yang mendengar nama kekaisaran Lin itu terkejut, mereka tidak menyangka jika di daratan tengah ini ada Kekaisaran Lin.
"leluhur keluarga Lin adalah salah satu pangeran kekaisaran Lin, leluhur pergi ke daratan rendah karena tidak ingin ikut merebut tahta kekaisaran Lin" ucap Lin Chen menjelaskan asal usul keluarga Lin pada mereka bertiga.
akhir nya mereka paham dengan maksud Lin Chen.
Rana di atas semi abadi.
Dewa Prajurit (1-9)
Dewa Jendral (1-9)
Dewa Raja (1-9)
Dewa Kaisar. (1-9)
__ADS_1
Dewa Abadi (1-9)