Pendekar Petir

Pendekar Petir
Persiapan Perang


__ADS_3

"jika patriak tidak keberatan, bisa kah Patriak ikut dengan ku ke istana?" tanya ratu Medusa.


"maafkan aku ratu, tapi aku lebih suka langsung ke medan perang" jawab Lin Chen menolak ajakan ratu Medusa.


mendapat penolakan dari Lin Chen membuat ratu Medusa agak kecewa, tapi tidak lama kemudian wajah nya menjadi cerah kembali setelah mendengar ucapan Lin Chen yang lain.


"jika perang sudah selesai, aku akan berkunjung ke istana" lanjut Lin Chen.


"benarkah?" tanya ratu Medusa antusias.


Lin Chen tidak menjawab tapi hanya menganggukkan kepalanya, setelah selesai makan, ratu Medusa dan Lin Chen jalan jalan di kota amount di sore hari, sepanjang jalan ratu Medusa terus mendapat hormat dari penduduk kota, mereka terus jalan jalan hingga malam hari, malam hari nya ratu Medusa mengajak Lin Chen untuk beristirahat di istana kota, tapi Lin Chen memberi alasan jika dia tidak ingin merepotkan tuan kota.


mau tidak mau ratu Medusa hanya menghela nafas karena lagi lagi mendapat penolakan dari Lin Chen.


"sungguh pria yang tidak muda di taklukkan" gumam ratu Medusa membatin.


kini Lin Chen sudah kembali ke penginapan nya, ketika sampai di penginapan, manager penginapan memperlakukan Lin Chen dengan sangat sopan, karena dia sudah melihat sendiri bagaimana ratu Medusa memperlakukan Lin Chen dengan sangat hormat, sehingga dia tidak ingin menyinggung Lin Chen, tapi Lin Chen hanya bersikap biasa saja dan langsung masuk kedalam kamar nya.


didalam kamar, Lin Chen membuka gerbang dunia jiwa dan masuk kedalam.


Whush...


Lin Chen muncul didepan istana naga.


Lin Chen langsung menuju ke aula pertemuan dan mengumpulkan semua bawahan nya.

__ADS_1


sementara kedua istri nya berada dikamar dan tidak tahu jika Lin Chen ada di dunia jiwa, Lin Chen yang melihat kekuatan bawahan nya semakin meningkat itu hanya tersenyum canggung, karena selama 15 hari di dunia luar atau 15 tahun di dunia jiwa, Kekuatan ketiga puluh bawahan nya meningkat lagi, sementara dia masih tetap di dewa sejati tahap puncak.


ketiga jendral sudah berada di dewa kuno tahap menengah, kedua puluh tujuh yang lain berada di dewa sejati tahap puncak, dan 165 ribu pasukan berada di dewa penguasa tahap Puncak.


165 ribu pasukan dan ketiga jendral nya sudah melewati kultivasi Lin Chen, dan hal itu membuat Lin Chen ingin meningkatkan kekuatan nya setelah perang melawan goblin dan iblis, setelah itu dia akan naik ke alam 100 pelangi, tapi dia berpikir jika dia berperang dengan iblis, sudah pasti Xu Lian dan aliansi nya juga akan ikut campur seperti dulu.


"baiklah, aku mengumpulkan kalian semua karena kita akan berperang, perang kali ini adalah melawan goblin dan iblis, karena kedua ras itu bersekutu menyerang Kekaisaran ras dark elf, jika hanya Kekaisaran goblin yang menyerang Kekaisaran dark elf, aku tidak akan ikut terlibat, tapi karena ada nya iblis yang menjadi sekutu ras goblin, sehingga aku akan ikut terlibat, jadi Persiapkan diri kalian dan 165 ribu pasukan, aku ingin kali ini kedua ras itu musnah sampai ke akar akar nya, aku ingin menghapus seluruh ras iblis dan ras goblin dan alam kegelapan ini tanpa ada sisa satu pun, jadi ketika perang terjadi, peringatkan pada semua pasukan agar jangan membiarkan kedua ras itu tersisa, meski anak kecil dan perempuan, karena siapa saja yang bersekutu dengan iblis, akan aku musnahkan hingga ke akar akar nya" ucap Lin Chen dengan niat membunuh yang sangat kuat.


"baik penguasa muda" jawab ketiga puluh bawahan nya.


"kalian bubar lah" ucap Lin Chen membubarkan mereka semua.


lalu Lin Chen masuk kedalam kamar nya, Lin Yue dan Ling Ling saat ini berada di dapur dan sedang memasak untuk makan malam mereka, sehingga keduanya tidak tahu jika Lin Chen ada di kamar, sedangkan Lin Chen saat ini membersihkan diri, selesai membersihkan diri, Lin Chen memakai pakaian dan berbaring di kasur untuk beristirahat.


ketika Lin Yue dan Ling Ling selesai makan dan masuk ke kamar, betapa terkejut nya mereka melihat Lin Chen yang sudah tertidur dengan pulas nya, karena tidak ingin mengganggu nya, Lin Yue dan Ling Ling pun berbaring disamping Lin Chen tanpa membangunkan nya.


Lin Chen lebih dulu membuka mata nya, dia melihat kedua istri nya memeluk tubuh nya dari kiri dan kanan, lalu Lin Chen mengelus kepala kedua istri nya itu dan mencium bibir kedua nya.


"cup"


karena merasakan sentuhan lembut di bibir mereka, Lin Yue dan Ling Ling pun terbangun dari tidur mereka, lalu mengeratkan pelukan mereka pada tubuh Lin Chen, setelah cukup lama berpelukan, ketiga nya bangun dan membersihkan diri, selesaikan membersihkan diri, Lin Chen dan kedua istri nya menuju ke ruang makan untuk sarapan pagi.


"bagaimana dengan latihan mu Ling'er?" tanya Lin Chen.


"kemampuan saudari Ling sudah meningkat pesat Gege, pemahaman tentang jiwa pedang juga sudah sempurnah" jawab Lin Yue yang tiba tiba.

__ADS_1


"benar Gege, aku sudah lebih baik lagi, dan semua itu karena bantuan saudari Yue" timpal Ling Ling.


kultivasi Ling Ling juga sudah meningkat pesat, awal nya dewa merah bintang 2, dalam 15 tahun di dunia jiwa, kultivasi Ling Ling meningkat ke dewa merah bintang 9, meski kultivasi nya yang lemah dari semua orang yang ada di dunia jiwa, tapi hal itu tidak membuat nya kecewa, justru membuat nya semakin bersemangat untuk mengejar ketertinggalannya.


"baiklah, kita akan berperang melawan goblin dan iblis, Yue'er, aku harap kamu lebih berhati hati kali ini" ucap Lin Chen memperingatkan Lin Yue.


"Lin Yue yang mendengar nama iblis itu langsung marah dan Tan sadar aura membunuh nya keluar dari tubuh nya, dan hal itu membuat Ling Ling tertekan.


"Yue'er, tenangkan diri mu, aku mengerti perasaan mu, tapi bukan disini tempat nya" ucap Lin Chen lembut dengan mengelus kepala Lin Yue.


Lin Yue kembali menenangkan diri nya lalu memeluk Lin Chen dan menangis dipelukan nya, ketika dia mendengar nama iblis, Lin Yue kembali teringat dengan kejadian dimana ketiga saudari nya tewas ditangan pasukan koalisi iblis.


"tenangkan diri mu Yue'er, akan ada waktu dimana kita membalas mereka" ucap Lin Chen yang membalas pelukan Lin Yue sambil mengelus kepala nya.


Ling Ling yang mengerti dengan perasaan Lin Yue pun berdiri dan memeluk Lin Yue dari belakang dan membantu menenangkan nya.


"ayo kita lihat kesiapan para prajurit, karena kemarin aku sudah meminta Liran, Zi Long dan yang lain nya untuk menyiapkan pasukan untuk bertempur, karena kita akan segera bertempur" ucap Lin Chen yang menghapus air mata Lin Yue lalu mencium kening nya dengan lembut.


lalu ketiga nya pergi ke tempat para pasukan nya, sesampainya mereka disana, semua bawahan dan pasukan Lin Chen langsung berlutut memberi hormat.


"hormat kami penguasa muda, penguasa putri" ucap seluruh bawahan dan pasukan Lin Chen dalam posisi berlutut.


"bangunlah, kami kesini hanya ingin melihat kesiapan kalian, karena perang kali ini bukan hanya perang goblin dan iblis saja, tapi kita juga akan berperang melawan aliansi iblis, meski kekuatan mereka berada di bawah kalian, tapi jumlah mereka sangat banyak dan akan menguras tenaga kalian" ucap Lin Chen yang sedikit terbang ke langit dan berbicara menggunakan Qi sehingga suara nya dapat di dengar oleh mereka semua.


Lin Chen yang melihat kekuatan pasukan nya yang paling lemah berada di dewa kuning itu sangat senang, belum lagi 165 ribu lain nya yang berada di dewa penguasa tahap puncak.

__ADS_1


"baiklah, kalian persiapkan diri dengan baik, karena kita akan segera berperang" ucap Lin Chen lalu kembali ke kamar nya dan di ikuti kedua istri nya.


__ADS_2