Pendekar Petir

Pendekar Petir
Keluar Dari Reruntuhan Kuno


__ADS_3

Xue Ling Ling pun memberikan kristal jiwa Dewi phoeniks dan 2 buah cincin penyimpanan yang isi nya adalah batu mistik dan batu roh pada Lin Chen, setelah itu Lin Chen memasukkan mereka semua ke dalam dunia jiwa, karena tinggal 3 hari gerbang reruntuhan kuno akan terbuka dan pertanda reruntuhan kuno akan menghilang kembali.


kini Lin Chen, Zi Long, Bai Long dan Niu keluar dari dunia kecil itu dan kembali ke tempat berkumpul mereka sebelum nya, sesampainya mereka di ruangan besar goa itu, terlihat Liu Wang dan yang lain nya juga sudah menunggu mereka.


"saudara Wang, bagaimana dengan kalian, apa kalian menemukan sesuatu yang bagus?" tanya Lin Chen.


"kami menemukan beberapa keberuntungan kecil Patriak Lin" jawab Liu Wang.


"baiklah, sekarang kita kembali, karena tiga hari lagi pintu akan terbuka" ucap Lin Chen kemudian keluar dari goa.


sesampainya diluar, Lin Chen dan kelompok nya terbang ke arah timur, sepanjang perjalanan, mereka terus berbincang bincang ringan untuk mengusir kebosanan, tiga hari kemudian, mereka sampai di tempat dimana gerbang akan terbuka, dan disana sudah ada ratusan orang menunggu.


mereka yang pada awal nya puluhan ribu orang, yang tersisa sekarang hanya ratusan orang saja, sebagian besar nya mati di makan hewan buas.


menunggu sesaat, akhirnya gerbang terbuka dan mereka keluar satu persatu, sepuluh menit kemudian, mereka semua keluar dan gerbang kembali tertutup.


rasa senang dan bahagia terpancar dari mata Bai Long dan Niu begitu mereka keluar dari reruntuhan kuno, karena selama ribuan tahun mereka terkurung didalam reruntuhan kuno.


"setelah ini kita kemana tuan muda?" tanya Zi Long.


"kita langsung saja ke istana untuk menjemput Hua'er, setelah itu baru kita ke sekte" jawab Lin Chen.


kemudian Lin Chen membuat portal yang mengarah ke istana.


Swush


Swush


Swush


Swush...


dari atas langit didepan gerbang istana, Lin Chen, Zi Long, Bai Long dan Niu muncul dan perlahan mereka turun.


"salam hormat Patriak" ucap penjaga gerbang.


"lanjutkan tugas kalian" ucap Lin Chen kemudian memberikan kedua penjaga gerbang itu sekantong koin emas yang berisi 100 koin emas.


Lin Chen dan ketiga bawahan nya masuk ke dalam istana, di dalam istana, kaisar Jian, para jenderal dan para menteri nya sedang berbincang bincang, Lin Chen dan ketiga bawahan nya pun masuk dan memberi hormat pada kaisar Jian.


"salam hormat ayah" ucap Lin Chen.


para jendral dan menteri yang mendengar Lin Chen memanggil kaisar Jian dengan sebutan ayah itu tampak terkejut, karena mereka belum tahu jika Lin Chen dan Huanran menjadi kekasih.


kaisar Jian hanya tersenyum melihat reaksi para pejabat nya yang kebingungan.

__ADS_1


"kamu ke kamar Hua'er saja Chen'er! beberapa hari ini Hua'er selalu cemberut" ucap kaisar Jian.


mendengar ucapan kaisar Jian, Lin Chen bingung, tapi dia memilih langsung ke kamar Huanran dan tidak menanyakan apa alasan nya.


sementara ketiga bawahan nya masih berada di aula istana.


tok tok tok..


"siapa?" tanya sosok yang didalam kamar.


"apa Hua'er tidak merindukan ku?" tanya Lin Chen menggoda Huanran.


Huanran yang mendengar suara Lin Chen itu langsung berlari dan membuka pintu.


hiks hiks hiks...


"Gege jahat, Gege tidak lagi sayang sama Hua'er"


hiks hiks hiks...


tangisan manja Huanran setelah memeluk Lin Chen, Lin Chen pun membalas pelukan Huanran dan mengelus kepala mereka, lalu Lin Chen mengecup bibir Huanran.


"cup"


"kata siapa aku tidak menyayangi Hua'er?" akan aku robek mulut nya" canda Lin Chen.


"maafkan aku Hua'er, pada saat itu aku terburu buru jadi tidak sempat menjemput Hua'er" jawab Lin Chen beralasan.


"aku ingin membersihkan diri dulu, setelah itu baru kita tidur" ucap Lin Chen kemudian membersihkan diri di kamar mandi.


selesai membersihkan diri, Lin Chen berbaring di kasur dan di ikuti Huanran yang juga berbaring di samping Lin Chen dan memeluk nya, Lin Chen juga membalas pelukan Huanran kemudian mencium bibir Huanran, semakin lama ciuman itu semakin hangat, namun Lin Chen segera menghentikan aksi nya, karena dia sadar belum waktu yang tepat, kemudian mereka berdua tidur dalam keadaan berpelukan.


pagi hari nya setelah membersihkan diri, Lin Chen dan Huanran turun dari kamar dan menuju ruang makan untuk sarapan pagi.


"kapan kalian akan menikah?" tanya kaisar Jian disaat Lin Chen dan Huanran sudah duduk di meja makan.


"aku akan menikahi Hua'er, Yue'er dan Lin'er setelah aku menaklukkan tiga kekaisaran itu" jawab Lin Chen dengan tenang sambil memakan sarapan pagi nya.


mendengar itu kaisar Jian hanya tersenyum,


"lalu kapan kamu akan menyerang ketiga kekaisaran itu?" tanya kaisar Jian lagi.


"setelah aku kembali ke sekte ayah" karena sudah sebulan lebih aku meninggalkan sekte dan tidak tahu seperti apa sekte sekarang" jawab Lin Chen.


"memang nya selama ini gege kemana saja? kenapa sudah sebulan Gege meninggalkan sekte?" tanya Huanran penasaran.

__ADS_1


"aku dan Zi Long pergi ke reruntuhan kuno, dan disana kami menemukan para saudara dan saudari Zi Long" jawab Lin Chen tenang.


"dimana ketiga bawahan ku kemarin ayah?" tanya Lin Chen yang tiba tiba teringat dengan Zi Long, Bai Long dan Niu.


"mereka ada di kamar tamu Chen'er, kamu tenang saja" jawab kaisar Jian.


"setelah ini kita kembali ya ke sekte?" ajak Lin Chen menatap Huanran.


"baik Gege, aku juga sudah merindukan saudari Yue dan saudari Lin" jawab Huanran dengan semangat.


setelah selesai sarapan, Lin Chen, kaisar Jian dan Huanran menuju ke portal yang berada di halaman belakang istana, tapi sebelum itu, Lin Chen sudah mengirim pesan jiwa menyuruh Zi Long membawa Bai Long dan Niu ke halaman belakang istana juga.


beberapa saat kemudian, Zi Long, Bai Long dan Niu sampai di halaman belakang istana.


"Tuan muda" ucap Zi Long, Bai Long dan Niu memberi hormat pada Lin Chen.


"kenalkan Bai Long, Niu, dia Huanran, dia juga calon istri ku, sama seperti Yue'er dan Lin'er" ucap Lin Chen memperkenalkan Huanran.


"salam hormat penguasa putri" ucap Bai Long dan Niu berlutut dan memberi hormat pada Huanran.


"baiklah kita ke sekte sekarang, ayah, jika ayah rindu dengan Hua'er, ayah pergi lah ke sekte" ucap Lin Chen.


"ayah akan ke sekte Chen'er" balas kaisar Jian dengan senyum senang.


"kami pergi ayah" pamit Huanran kemudian menyusul Lin Chen yang sudah berada di dalam portal, kemudian di ikuti oleh Zi Long, Bai Long dan Niu.


Swush Swush Swush Swush Swush...


Lin Chen, Huanran, Zi Long, Bai Long dan Niu muncul di depan gerbang sekte.


"salam patriak, tetua agung, jendral Zi Long" ucap penjaga gerbang sekte yang berjumlah 4 orang memberi hormat.


kemudian Lin Chen dan rombongan nya masuk kedalam sekte, di setiap jalan, murid murid yang berpapasan dengan mereka selalu memberi hormat.


sesampainya mereka di aula.


Swush Swush Swush Swush Swush...


Lin Yue, Yin Mei Lin, Xue Yu, Xue Yi dan semua saudara saudari Zi Long itu muncul satu persatu.


"salam tuan muda" ucap semua bawahan Lin Chen serempak.


"aku mengeluarkan kalian semua karena aku ingin menanyakan sesuatu pada kalian" ucap Lin Chen serius.


"siapa diantara kalian yang pernah ke kekaisaran Tang, Han dan Liu?" tanya Lin Chen.

__ADS_1


"aku dan saudari Xue Ling Ling pernah berpetualangan di ketiga Kekaisaran itu tuan muda" jawab Long Jiu yang teringat akan petualangan nya di ketiga Kekaisaran yang ditanyakan Lin Chen.


"terima kasih Long Jiu, besok kita akan meratakan ketiga Kekaisaran itu, karena mereka sudah berani menyerang kekaisaran ini beberapa bulan yang lalu, aku ingin membuat mereka semua menyesal karena pernah menyinggung kekaisaran Shong" ucap Lin Chen serius.


__ADS_2