
Whush...
Lin Chen muncul di depan istana petir, lalu dia melangkah masuk kedalam tanpa ada hambatan, sebab penjaga gerbang juga sudah tahu siapa Lin Chen, sehingga mereka memberi hormat dan membukakan pintu untuk Lin Chen.
lalu Lin Chen pergi ke kamar nya, sebab hari sudah malam, sesampainya di kamar, Lin Chen langsung membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru.
lalu setelah itu Lin Chen membuka dunia jiwa dan masuk kedalam.
Whush...
Lin Chen muncul di depan istana naga, lalu dia masuk ke kamar nya, di kamar, Lin Yue sudah membaringkan tubuhnya, dan perut nya juga sudah membesar.
Lin Chen juga membaringkan tubuhnya dan memeluk Lin Yue dari belakang sambil mengelus perut Lin Yue.
Lin Yue yang merasa perut nya di elus pun membuka mata nya, lalu dia membalikkan badan nya, setelah dia melihat yang mengelus perutnya adalah Lin Chen.
Lin Yue lalu memeluk Lin Chen sambil menggunakan lengan Lin Chen sebagai bantal nya, lalu dia bertanya.
"sejak kapan Gege kesini? kenapa gege tidak membangunkan ku?" tanya Lin Yue.
"aku tidak ingin membangunkan Yue'er, tapi siapa sangka Yue'er terbangun karena aku mengelus perut Yue'er" jawab Lin Chen.
"apa urusan Gege di luar sudah selesai?" tanya Lin Yue.
"sejauh ini urusan ku di luar sudah selesai, tapi aku harus menemui panglima Jiao untuk melaporkan pekerjaan ku" jawab Lin Chen lembut sambil mengelus perut Lin Yue.
lalu Lin Chen bangun dan menyandarkan kepalanya di perut Lin Yue sambil mendengar dan detak jantung bayi dan juga merasakan bayi yang terus menendang perut Lin Yue.
hal itu membuat rasa cinta Lin Chen semakin dalam buat istri nya itu, karena Lin Yue sudah memberikan nya seorang anak yang sudah lama dia rindukan.
setelah itu Lin Chen kembali membaringkan tubuhnya nya dan membiarkan lengan nya dijadikan banyak oleh Lin Yue kemudian kedua nya tidur dalam posisi berpelukan.
keesokan harinya, Lin Chen dan Lin Yue bangun dari tidur mereka lalu pergi ke kamar mandi dan membersihkan diri, kemudian kedua nya memakai pakaian yang baru lalu keluar kamar untuk sarapan.
setelah sarapan, Lin Chen pergi menemui semua bawahan nya, sementara Lin Yue kembali ke kamar karena perut nya sudah membesar.
__ADS_1
beberapa saat kemudian, Lin Chen sampai di markas pasukan nya.
"hormat kami penguasa muda" ucap semua bawahan dan juga beberapa komandan pasukan yang baru saja di bentuk oleh Zi Long dan yang lain nya.
Zi Long dan yang lain nya memiliki 2000 komandan pasukan berdasarkan kekuatan mereka yang terkuat.
"bangunlah!! hormat kalian aku terima" ucap Lin Chen.
lalu mereka semua bangun dari berlutut, kemudian Lin Chen menanyakan tentang perkembangan kekuatan pasukan.
Zi Long menjawab jika kekuatan pasukan terus meningkat dari tahun ke tahun, dan semua yang terluka di perang melawan pasukan alam 100 pelangi di pulau terbang juga sudah sembuh semua.
Lin Chen sangat senang karena kekuatan pasukan nya terus meningkat, karena dengan begitu, tugas dari ketiga guru nya akan segera terwujud, dan hanya butuh beberapa tahun lagi tugas itu akan dia selesaikan.
setelah mendengar semua laporan Zi Long, Lin Chen kembali ke istana dan menemui istri nya di kamar, karena Lin Chen ingin menghabiskan waktu setahun di dunia jiwa bersama Lin Yue.
tapi Lin Chen juga masih penasaran dengan tingkat kekuatan yang di miliki raja Gong Zi dan panglima Zheng, karena kekuatan kedua orang itu tidak dapat Lin Chen ketahui.
"apa mungkin ada kekuatan yang lebih kuat dari penguasa bintang 9? tapi kenapa aku tidak tahu ada kekuatan seperti itu? dan apa nama tingkatan nya?" ucap Lin Chen bertanya tanya.
"sebaiknya aku coba menanyakan nya saja pada panglima Jiao" ucap lanjut Lin Chen, lalu dia pergi ke kamar menemui Lin Yue.
"Gege" ucap manja Lin Yue yang melihat Lin Chen masuk ke kamar.
Lin Chen tersenyum lalu berjalan mendekat kemudian dia mencium kening Lin Yue, setelah itu Lin Chen menyandarkan kepalanya di perut Lin Yue dan merasakan si kecil menendang nendang perut Lin Yue.
meski begitu, Lin Yue tahu jika Lin Chen memikirkan sesuatu, sebab Lin Yue dapat melihat dari wajah Lin Chen ketika masuk, sehingga Lin Yue pun menanyakan pada Lin Chen apa yang sedang dia pikirkan.
"Gege, ada apa? apa yang sedang Gege pikirkan? tanya Lin Yue.
"tidak ada apa apa Yue'er, aku hanya kelelahan saja" jawab Lin Chen bohong.
"aku ingin istrahat" lanjut Lin Chen, lalu dia membaringkan tubuhnya di atas kasur, kemudian Lin Yue juga ikut berbaring di samping Lin Chen dan memeluk nya.
tak terasa setahun telah berlalu di dunia jiwa, yang artinya di dunia luar hari sudah pagi, selama setahun itu juga, Lin Chen hanya menemani Lin Yue saja, kadang dia menemui para bawahan nya, dan kadang Lin Chen berkultivasi untuk memperkokoh pondasi kultivasi nya.
__ADS_1
setelah berada setahun di dunia jiwa, Lin Chen ingin keluar dan melaporkan tugas nya sekaligus menanyakan tingkatan di atas penguasa, lalu dia membuka gerbang dunia jiwa dan keluar.
Whush...
Lin Chen muncul dikamar yang berada di barak prajurit tapi khusus untuk para petinggi Kekaisaran, lalu Lin Chen membuka pintu kamar nya.
kemudian Lin Chen keluar dari kamar dan pergi ke kamar jendral Zhao, tapi seperti biasa, jendral Zhao tidak berada dikamar nya.
karena tahu jika jendral Zhao sudah pergi ke aula pertemuan, Lin Chen pun pergi kesana, sepanjang jalan, Lin Chen terus di beri hormat oleh para komandan dan prajurit yang dia temui di jalan.
beberapa saat kemudian, Lin Chen sampai di pintu masuk aula pertemuan lalu dia masuk, didalam sudah ada semua mentri dan jendral, mereka semua bertanya tanya tentang kabar Lin Chen.
tapi begitu mereka lihat Lin Chen masuk kedalam aula, tampak mereka semua sangat penasaran dan tidak sabar mendengar laporan dari Lin Chen.
"salam panglima" ucap Lin Chen memberi hormat pada panglima Jiao.
"kamu sudah kembali jendral muda? bagaimana dengan tugas mu? apa yang bisa jendral muda sampaikan?" tanya panglima Jiao.
lalu Lin Chen menceritakan semua nya pada panglima Jiao dan semua orang yang ada didalam aula itu.
tampak wajah mereka berubah rubah ketika mendengar Lin Chen bercerita, dan disitu juga Lin Chen menanyakan ranah kultivasi yang berada di atas penguasaan.
kemudian panglima Jiao menjawab jika di atas tahap penguasa, masih ada 2 ranah lagi, yaitu ranah absolute dan ranah maha dewa, dan kedua ranah itu memiliki 9 tingkatan atau bintang.
dari situ Lin Chen akhirnya tahu jika raja Gong Zi dan panglima Zheng berada di tahap absolute, hanya saja dia tidak tahu mereka berada di bintang berapa, tapi Lin Chen memperkirakan jika kedua nya berada di bintang 2 dan 3.
karena jika kedua nya berada di bintang 4 keatas, sudah pasti Lin Chen yang akan mati ditangan raja Gong Zi, dan Lin Chen bersyukur karena kekuatan raja Gong Zi masih bisa dia imbangi, bahkan dia membunuh raja Gong Zi.
*****
tinggalkan Like dan komentar nya ya kak!!
dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
terima kasih...
__ADS_1