Pendekar Petir

Pendekar Petir
Dimensi Monster ( Makam Kuno) 1


__ADS_3

Seminggu telah berlalu.


kini Lin Chen, Lin Yue, Mo Gui, Mo Gai dan anggota faksi Naga langit sudah berkumpul di depan gerbang dimensi, Lin Chen juga mengeluarkan 27 bawahan nya dan jenderal Cang untuk menambah jumlah anggota faksi Naga Langit.


bukan hanya mereka saja, di depan gerbang dimensi penuh dengan kultivator dari seluruh kekaisaran Ming, mereka termasuk kultivator kuat, karena kultivasi mereka yang paling rendah berada di rana semi abadi puncak.


"saudara saudari sekalian, perkenalkan nama ku Bai Xia, dan aku adalah tuan kota, terima kasih karena sudah hadir di sini, seperti yang kita tahu, setiap seribu tahun sekali gerbang dimensi monster akan terbuka, tapi para leluhur kita menyebut nya makan kuno, yaitu makan para dewa, disana ada banyak monster tingkat tinggi, dan yang terlemah di dari mereka adalah yang setara dengan kultivator rana kaisar dewa, dan yang tertinggi tidak ada yang tahu, disana juga terdapat banyak sumber daya untuk kultivator"


"jika di antara kalian ada yang menemukan bunga lotus es dan bunga tulip es, yang mulia kaisar Ming Xiao akan membayar masing masing dari tiap bunga dengan harga 100 ribu koin emas, kita semua tahu jika saat ini tua putri Ling Ling sedang sakit, dan para tabib tidak bisa mengobati tuan putri Ling Ling karena masih kekurangan bahan untuk membuat obat bagi putri Ling Ling"


"sehingga yang mulia akan membayar 100 ribu keping emas bagi siapa saja yang mendapat salah satu dari dua bunga yang berelemen es itu" ucap tuan kota Bao Xia.


para kultivator yang mendengar koin emas sebanyak 100 ribu itu sangat terkejut, itu merupakan kekayaan yang sangat banyak, sehingga mereka sangat ingin mendapatkan kedua bunga itu untuk menukarnya dengan 100 ribu koin emas.


begitu juga dengan anggota faksi Naga langit, mereka juga sangat antusias mendengar kaisar Ming Xiao akan membayar dengan harga mahal, Lin Chen dan Lin Yue hanya menggeleng geleng kepala mereka sambil tersenyum karena melihat anggota faksi naga langit yang sangat bersemangat.


beberapa saat kemudian gerbang dimensi monster terbuka, lalu mereka mulai masuk secara berkelompok, dan setiap kelompok berisikan 100 orang.


Swhush.. Swhush.. Swhush...


Lin Chen, Lin Yue dan semua anggota faksi naga langit masuk ke dalam dimensi monster, dan tidak ada yang terpisah, karena sebelum mereka masuk, Lin Chen mengikat mereka dengan rantai petir sehingga mereka tidak terpisah, berbeda dengan kelompok yang lain, mereka semua terpisah satu persatu.


"Patriak Lin, kita ke arah mana lebih dulu?" tanya Mo Gui.


"jika aku boleh memberi saran, sebaiknya kita membagi kelompok menjadi 5 kelompok dengan masing masing kelompok 20 orang dan kita berpencar" ucap Lin Chen memberi saran.


"tapi Patriak, apa tidak apa apa jika kita berpisah dengan kelompok yang kecil?" tanya Mo Gui dengan nada khawatir.


"saudara Gui tidak usa khawatir, aku percaya pada teman teman ku" ucap Lin Chen meyakinkan Mo Gui dan anggota faksi naga langit.


"baik lah aku setuju saja" jawab Mo Gui.


"Zi Long, Lin Han, Bai Long, Long Jiu, kalian bawa masing masing sembilan orang dan kita akan berpencar" ucap Lin Chen.

__ADS_1


Mo Gui dan Mo Gai yang sudah tahu Lin Chen adalah Patriak sekte Phoeniks Naga itu menyerahkan kepemimpinan faksi naga langit, karena kedua Mo bersaudara itu yakin Lin Chen adalah orang yang tepat dalam memimpin faksi naga langit di dimensi monster ini.


lalu mereka membentuk lima kelompok dan berpencar, tapi Lin Chen mengingatkan pada mereka jika ada masalah yang tidak bisa di atasi, maka kirim pesan agar yang lain datang membantu.


setelah itu mereka semua berpisah ke berbagai arah, Lin Chen, Lin Yue, Xue Yu, Xue Yi, Mo Gui bersaudara dan 4 anggota faksi naga langit lain nya bergerak ke arah barat dunia dimensi.


setelah Lin Chen dan kelompok nya melesat ke arah barat selama 2 hari dua malam, dari kejauhan Lin Chen dapat mendengar suara pertempuran.


"Patriak Lin, seperti nya di depan kita ada yang bertempur" ucap Mo Gui.


"benar saudara Gui, kita lihat siapa mereka, dan tekan aura kultivasi kalian hingga ke titik terendah agar kita tidak ketahuan" ucap Lin Chen yang menyuruh kelompok nya menekan aura kultivasi, setelah selesai, mereka lalu terus melesat.


5 menit kemudian mereka tiba di tempat pertempuran terjadi, tapi Lin Chen dan kelompok nya masih bersembunyi.


"bukan kah mereka adalah murid murid dari sekte cahaya langit?" tanya Mo Gai yang melihat sekelompok murid sekte cahaya langit yang sedang bertempur melawan monster tingkat tinggi yang berjumlah ratusan.


Booooomm Booooomm Booooomm...


ledakan terus terjadi ditempat pertempuran, sudah banyak murid murid sekte cahaya langit yang luka luka, dan ada 5 orang yang sudah tewas.


"kita lihat saja dulu, jika mereka terdesak baru kita bantu mereka" jawab Lin Chen.


"Hahahaha...


"menyerah lah manusia! jangan berharap kalian bisa lari dari sini" ucap monster tingkat tinggi yang sudah berubah menjadi manusia, monster yang sudah bisa berubah menjadi manusia artinya rana kultivasi nya sudah berada diatas dewa abadi.


sementara murid murid sekte cahaya langit hanya berada di rana dewa jendral dan dewa raja, dan 2 orang tetua berada di rana dewa abadi, murid murid sekte cahaya langit ini merupakan murid inti dan murid elit sekte mereka.


Booooomm Booooomm Booooomm...


ledakan terus terjadi di medan pertempuran, dan membuat murid sekte cahaya abadi dan para monster mati satu persatu.


Lin Chen dan kelompok nya masih terus menyaksikan pertempuran itu.

__ADS_1


"Patriak Lin, seperti nya mereka tidak bisa bertahan lebih lama lagi" ucap Mo Gui.


Lin Chen lalu mengirim pesan melalui telepati pada kedua tetua sekte cahaya langit untuk membawa murid murid mereka menjauh dari situ, kedua tetua yang tiba tiba mendengar suara dipikiran mereka itu jadi terkejut dan mencari cari siapa yang berbicara pada mereka, meski kedua tetua itu tidak melihat siapa yang mengirim pesan pada mereka, tapi kedua tetua itu memerintahkan murid murid sekte mereka untuk mundur.


Lin yang melihat kedua tetua itu sudah mundur bersama murid murid sekte cahaya langit langit menggerakkan tangan nya dan muncul dilangit ribuan pedang biru dengan kilatan petir putih kebiruan yang bersiap meluncur.


"Hujan pedang"


Slaazzh


Slaazzh


Slaazzh


Booooomm Booooomm Booooomm...


serangan hujan pedang dari Lin Chen langsung memotong para monster menjadi potongan potongan kecil dan meledakkan mereka menjadi kabut darah, Lin Chen melakukan serangan itu berkali kali hingga tidak ada monster yang tersisa satu pun.


kedua tetua sekte dan murid murid sekte cahaya langit, termasuk Mo Gui, Mo Gai dan keempat anggota faksi naga langit yang melihat serangan yang Lin Chen lepaskan itu membuat mereka bergidik ngeri.


"Patriak Lin memang sangat kuat" gumam Mo Gui membatin.


setelah itu Lin Chen dan kelompok nya mendekati kedua tetua dan murid murid sekte cahaya langit.


"terima kasih tuan muda karena sudah membantu kami" ucap Rama seorang tetua yang tidak lain adalah tetua Fu.


"tidak perlu formal seperti itu tetua, kebetulan kami melewati tempat ini, dan sudah seharus nya kita saling membantu" ucap ramah lin Chen sambil menangkupkan tangan nya dengan hormat.


"jika boleh tahu, dengan siapa tuan muda ini?" tanya tetua Fu.


"perkenalkan nama ku Lin Chen, dan ini istri ku Lin Yue dan mereka adalah anggota faksi naga langit.


kedua tetua yang mendengar nama Lin Chen dan Lin Yue langsung bersikap hormat.

__ADS_1


"sungguh suatu keberuntungan bisa bertemu dengan seorang Patriak dari sekte yang terkenal di seluruh alam kegelapan" ucap tetua Fu dengan sangat hormat.


"sudah lah tetua Fu, tidak usa seformal itu. ucap Lin Chen yang merasa tidak enak karena di perlakukan dengan sangat hormat.


__ADS_2