Pendekar Petir

Pendekar Petir
Memasuki Alam Kegelapan


__ADS_3

di dalam kamar, keempat istri Lin Chen menunggu Lin Chen setelah mendengar dari pelayan jika Lin Chen sudah pulang.


krak..


pintu kamar terbuka lalu Lin Chen masuk kedalam kamar, Yin Mei Lin dan Huanran langsung berlari memeluk Lin Chen dan menangis didalam pelukan nya, karena mereka berpikir jika Lin Chen masih marah sama mereka karena tidak mau menemani nya semalam.


Lin Chen lalu membalas pelukan mereka dan mengelus kepala mereka, tak lupa juga Lin Chen mencium bibir mereka.


"maafkan aku Gege, nanti malam aku akan menemani Gege" ucap Yin Mei Lin yang merasa bersalah, Huanran juga mengatakan hal yang sama.


"baiklah, nanti malam kalian temani aku" balas Lin Chen yang sudah melepas pelukan nya dan memeluk Lin Yue dan Ning.


malam hari nya.


Yin Mei Lin dan Huanran sudah berada di kamar bersama Lin Chen.


"kalian sudah siap Lin'er Hua'er?" tanya Lin Chen.


"aku sudah siap Gege, jawab Yin Mei Lin dan Huanran bersamaan.


lalu Lin Chen mencium bibir kedua istri nya bergantian, jika Lin Chen mencium bibir Yin Mei Lin, tangan Lin Chen bergerilya di tubuh Huanran, dan begitu juga sebalik nya, semakin lama ciuman mereka semakin panas, lalu Lin Chen membuka pakaian kedua istri nya dan menjelajahi setiap lekuk tubuh kedua istri nya, nafas mereka bertiga tersengal-sengal, setelah puas mencium dan meraba semua tubuh kedua istri nya, Lin Chen memasukkan milik nya hingga ketiga nya mencapai puncaknya, mereka terus melakukan itu hingga pagi hari, pagi hari nya, mereka bertiga mandi bersama, dan di kamar mandi, mereka kembali melakukan itu hingga ketiga nya merasa puas.


setelah selesai mandi, mereka bertiga turun dari kamar untuk sarapan, Lin Yue dan Ning yang melihat Yin Mei Lin dan Huanran yang berjalan dengan menahan rasa sakit di daerah kewanitaan nya hanya tersenyum, karena mereka berdua juga pernah mengalami nya.


"nanti malam giliran saudari Ning" ucap Lin Yue menatap Ning dengan senyum, sementara Ning hanya tersenyum malu-malu.

__ADS_1


malam hari nya.


kembali Lin Chen dan Ning melakukan hubungan suami istri, tapi kali ini ada yang berbeda, sebab kali ini Ning yang lebih dominan, permainan ranjang Ning sudah lincah dari sebelum nya, Ning melakukan tugas nya dengan sangat baik, bahkan Lin Chen pun kewalahan dengan permainan ranjang Ning, Ning terus menggoyang pantatnya naik turun dengan nafas yang tersengal-sengal.


setelah 1 jam berlalu.


akhirnya mereka berdua sama sama mencapai puncak nya, kemudian kedua nya tidur dalam keadaan berpelukan tanpa sehelai benang pun yang menutupi tubuh mereka.


Keesokan pagi nya.


Lin Chen dan Ning tidak langsung mandi dan turun, tapi mereka berdua kembali melakukan nya lagi dan lagi hingga jelang siang, setelah kedua nya puas karena melakukan nya beberapa kali, mereka pun mandi dan turun ke ruang makan, ketiga istri Lin Chen yang lain melihat Lin Chen dan Ning keluar kamar agak kesiangan hanya tersenyum, dan tampak wajah kelelahan Lin Chen dan Ning.


"sepertinya Gege sangat puas semalam" ucap Yin Mei Lin menggoda Lin Chen.


"kamu benar Lin'er, Ning'er sangat hebat" jawab Lin Chen polos. sementara Ning hanya tersenyum malu-malu.


dan hari ini adalah dibuka nya pendaftaran bagi mereka yang ingin menjadi pasukan Lin Chen yang akan berperang melawan bangsa iblis, semua orang sangat antusias dan mendaftar menjadi pasukan Lin Chen, dalam perekrutan ini juga tidak ada syarat apa pun, sebab Lin Chen memiliki pil yang akan menjadikan seorang sampah sebagai kultivator kuat.


mereka yang mendaftar melebihi prediksi Lin Chen, sebab Lin Chen menduga paling banyak 500 ribu orang yang mendaftar, tapi dugaan nya itu salah, sebab jumlah orang yang mendaftar adalah lebih dari 2 juta orang di seluruh daratan tengah, jumlah yang sangat banyak, setelah selesai mendaftar, Lin Chen membuka dunia jiwa dan memasukkan mereka semua ke dalam dunia jiwa, karena Lin Chen ingin mereka cepat kuat agar rencana penyerangan di alam kegelapan semakin cepat.


1 tahun telah berlalu.


dalam 1 tahun ini, Lin Chen hanya menghabiskan waktu bersama para istri nya, dan juga mengurus Kekaisaran nya, tidak lupa juga Lin Chen berkultivasi untuk meningkatkan kekuatan nya, kultivasi Lin Chen saat ini memang tidak menerobos ke rana selanjutnya, tapi fondasi kultivasi nya sangat kuat, meski pun Lin Chen menerobos ke rana dewa kuning, kultivasi nya masih sangat kokoh, keempat istri nya juga masih tetap berada di dewa abadi bintang 9.


hari ini Lin Chen berencana memasuki alam kegelapan, setelah berpamitan pada semua petinggi Kekaisaran, Lin Chen bergerak ke arah gunung Dayu tempat portal berada, sesampai nya disana, Lin Chen lalu mengeluarkan 10 ribu batu roh tingkat tinggi dan mengaktifkan portal.

__ADS_1


Swhush...


portal menuju alam kegelapan aktif setelah Lin Chen memasukkan batu roh, tidak ingin membuang waktu, Lin Chen lalu masuk ke dalam portal.


Swush...


Lin Chen muncul di sebuah hutan dengan aura iblis yang sangat pekat dan murni dan di jaga 10 orang prajurit iblis dan 1 komandan iblis, tanpa banyak kata, Lin Chen membunuh mereka semua yang berjaga di depan portal itu, setelah membunuh para iblis yang berjaga, Lin Chen mengedarkan aura spiritual nya, namun Lin Chen tidak merasa apa apa sejauh 100 kilo meter, bingung kemana dia akan pergi, Lin Chen hanya diam saja dan memikirkan rencana nya, dia menyesal karena tidak menyisakan 1 pun iblis untuk di interogasi, tapi mau bagaimana lagi, nasi sudah menjadi bubur.


setelah berpikir cukup lama dia bergerak ke arah mana, akhirnya Lin Chen bergerak ke arah selatan mengikuti insting nya, Lin Chen yang di melayang di atas langit terus melesat ke arah selatan dengan kekuatan penuh nya.


hari demi hari Lin Chen terus bergerak ke arah selatan, sesekali dia berburu untuk mengisi perut nya, 5 hari kemudian, dari jauh Lin Chen melihat sebuah kota kecil, lalu Lin Chen menambah ketinggian terbang nya hingga dia berada di atas awan dan bergerak ke atas kota, dari balik awan, Lin Chen mengamati kota yang berada di bawah nya.


Lin Chen sangat terkejut ketika mengamati kota itu, karena penghuni kota itu bukan lah bangsa iblis, tapi bangsa yang mempunyai telinga runcing, mereka adalah ras elf, dan ada juga ras juga ras manusia, tapi Lin Chen dapat melihat jika ras manusia di kota kecil itu hanya sebagai budak, setelah memastikan jika kota itu benar benar dihuni ras elf, Lin Chen memutuskan untuk turun, lalu Lin Chen mendarat 500 meter dari gerbang kota dan berjalan menuju kota.


"identitas nya tuan" ucap penjaga gerbang.


"maafkan aku tuan, kartu identitas ku hilang saat aku berpetualangan" ucap Lin Chen berbohong.


"jika begitu, silahkan menuju ke batu pendeteksi" ucap penjaga gerbang.


"baik tuan" jawab Lin Chen lalu berjalan ke arah tempat batu pendeteksi yang di maksud penjaga gerbang.


batu pendeteksi adalah batu untuk mendekati orang yang tidak mempunyai kartu identitas, dan batu pendeteksi memiliki tiga warna.


warnah merah adalah bandit, perampok atau iblis, warna kuning adalah buronan, hijau adalah orang yang tidak memiliki kejahatan atau berpikiran jahat.

__ADS_1


lalu Lin Chen meletakkan tangan nya di atas batu pendeteksi dan cahaya hijau keluar dari batu pendeteksi itu, karena melihat warna hijau yang keluar, penjaga gerbang mempersilahkan Lin Chen masuk dan membuat kartu identitas, lalu Lin Chen memberikan 10 batu roh tingkat tinggi pada penjaga itu dan masuk ke dalam kota.


__ADS_2