
lalu Lin Chen dan Lin Yue bergerak ke segala arah dan mencari tempat tempat persembunyian kelompok bandit yang lain, satu demi satu kelompok bandit mereka habisi tanpa sisa.
satu bulan kemudian, Lin Chen mengeluarkan 165 ribu pasukan dan ketiga puluh bawahan nya untuk menyisir seluruh alam Kegelapan untuk membasmi para bandit dan perampok yang ada, dan sekali lagi Lin Chen dan pasukan nya menjadi bibir pembicaraan orang orang di 3 Kekaisaran.
****
"Yang mulia, hamba tidak menyangka Patriak Lin memiliki kekuatan yang tidak ada satu pun di alam kegelapan ini mampu menandingi nya, bahkan iblis yang selama ini selalu menindas kita pun sekarang sudah lenyap bersama goblin" ucap seorang mentri Kekaisaran Ming, atau mentri Zhong Shan.
"Mentri Zhong benar yang mulia, hamba juga tidak menduga nya, di usia yang masih sangat muda, tapi memiliki kekuatan dan pasukan yang sangat kuat" timpal seorang mentri yang tidak lain adalah mentri Cheng Jun dengan menggeleng geleng kepala tidak percaya.
"Hahahaha...
"menantu ku sangat berbakat, dia dan pasukan nya menghabisi iblis yang menginfasi pasukan mereka di daratan rendah dan daratan tengah, lalu ke alam kegelapan dan melenyapkan iblis dan goblin, sekarang melenyapkan para bandit di seluruh alam kegelapan" ucap kaisar Ming Xiao dengan tertawa renyah.
para mentri dan jendral yang ada didalam aula pertemuan itu tampak sangat senang, karena dengan musnah nya semua kelompok bandit yang ada di kekaisaran mereka, maka penduduk Kekaisaran Ming akan semakin sejahtera.
****
di kekaisaran elf dan Kekaisaran dark elf juga membicarakan tentang Lin Chen dan pasukan nya, ratu Elfani dan ratu Medusa yang mendengar nama Lin Chen sekali lagi menjadi topik hangat itu hanya bisa tersenyum masam, kedua ratu itu tidak percaya jika Lin Chen tidak tertarik pada mereka.
terutama adalah ratu Elfani, dia sudah mengungkapkan isi hati nya, tapi hanya penolakan yang dia terima dari Lin Chen, hingga saat ini ratu Elfani masih tidak mau keluar dari kamar nya, selama 4 bulan ini ratu Elfani hanya mengurungkan diri dikamar nya saja.
berbeda dengan ratu Medusa, ratu Medusa sangat ingin bertemu dengan Lin Chen, ratu Medusa ingin bertemu dengan Lin Chen untuk berterima kasih pada nya, sebab Lin Chen sudah menyelamatkan kekaisaran dark elf dari ras goblin dan iblis, tapi sejak berakhirnya peperangan, Lin Chen tidak kembali dan langsung menghilang begitu saja.
__ADS_1
****
Lin Chen dan Lin Yue saat ini bergerak ke arah istana, sepanjang jalan Lin Chen terus berpikir apa yang akan dia katakan pada kaisar Ming Xiao, dia merasa sangat tidak bertanggung jawab karena tidak mampu menjaga Ling Ling, dia sungguh lalai dan tidak waspada sehingga membuat Ling Ling tewas.
meski begitu, Lin Chen sudah memutuskan akan pergi menemui kaisar Ming Xiao dan mengatakan yang sebenarnya pada kaisar Ming Xiao, sekaligus dia berpamitan pergi ke alam 100 pelangi.
"salam patriak, tetua agung" ucap 4 prajurit penjaga gerbang istana pada Lin Chen dan Lin Yue, karena saat ini Lin Chen dan Lin Yue sudah berada di istana kekaisaran Ming.
Lin Chen dan Lin Yue hanya menganggukkan kepala mereka dan masuk ke dalam istana.
"salam ayah mertua, salam paman" ucap Lin Chen dan Lin Yue yang sudah berada di ruang aula pertemuan dan memberi hormat pada kaisar Ming Xiao.
kaisar Ming Xiao dan para pejabat yang melihat hanya Lin Chen dan Lin Yue itu merasa ada yang kurang dan muncul pertanyaan di benak mereka.
"Chen'er, Yue'er, kalian sudah kembali? mana Ling'er?" tanya kaisar Ming Xiao yang sudah tidak dapat menahan rasa penasaran nya.
"baik lah Chen'er, kalian masuk lebih dulu, sebentar lagi aku akan menyusul kalian" balas kaisar Ming Xiao.
lalu Lin Chen dan Lin Yue masuk kedalam istana dan menunggu kaisar Ming Xiao di depan pintu ruangan kerja pribadi kaisar Ming Xiao, setelah menunggu beberapa saat, kaisar Ming Xiao masuk lalu ketiga nya ke ruang kerja kaisar Ming Xiao.
"ada apa Chen'er? mana Ling'er?" tanya kaisar Ming Xiao yang sudah tidak bisa menahan rasa penasaran dan rindu pada anak semata wayangnya.
tapi Lin Chen masih tidak bersuara, dan ketika dia ingin menjawab, Lin Yue sudah lebih dulu yang menjawab.
__ADS_1
"maafkan aku dan Gege paman" ucap Lin Yue menjeda kata kata nya.
"maafkan aku dan Gege karena tidak bisa menjaga saudari Ling, aku dan Gege sangat lengah dan tidak waspada waktu itu" sambung Lin Yue.
"apa maksud mu Yue'er, coba kamu ceritakan, jangan buat pamam semakin penasaran" ucap kaisar Ming Xiao yang memang sudah sangat penasaran.
"se-sebenarnya saudari Ling sudah meninggal" jawab Lin Yue dengan nada berat.
Deg...
jantung kaisar Ming Xiao langsung berhenti berdetak setelah mendengar jika Ling Ling sudah tiada, dia mencoba untuk berdiri, tapi langsung terjatuh kembali karena tidak seimbang.
"tenanglah ayah mertua, jika ayah mertua tida bisa mengontrol diri, nanti ayah mertua jatuh sakit" ucap Lin Chen yang menangkap kaisar Ming Xiao ketika hampir jatuh.
sementara kaisar Ming Xiao hanya diam dan mata nya berkaca kaca, dia tidak menyangka anak nya akan meninggalkan nya secepat ini.
"sebenarnya apa yang terjadi Chen'er?" tanya kaisar Ming Xiao yang sudah dapat menenangkan diri nya.
lalu Lin Chen menceritakan semua kejadian yang terjadi, dimulai dari mereka makan sambil bercanda dan tidak waspada sehingga para bandit menghujani mereka dengan panah panah beracun tingkat tinggi.
lalu menghancurkan para bandit itu, dan niat Lin Yue menghabisi seluruh bandit yang ada di alam kegelapan ini hingga mereka ke istana.
kaisar Ming Xiao yang mendengar cerita Lin Chen pun akhirnya tahu kenapa Lin Chen dan pasukan nya menghancurkan semua bandit dan perampok yang ada di alam kegelapan, semua itu karena putri nya Ling Ling di bunuh para bandit dan Lin Yue ingin melenyapkan mereka semua agar para penduduk biasa tidak terancam lagi oleh bandit dan perampok, terutama para pedagang dan desa desa yang berada di pinggiran Kekaisaran.
__ADS_1
"lalu dimana jasad Ling'er?" tanya kaisar Ming Xiao yang ingin melihat jasad putri nya.
"kami sudah memakamkan Ling'er di sekte Phoeniks Naga ayah mertua, dan maafkan aku karena tidak membawa pulang jasad Ling'er kesini" jawab Lin Chen.