Pendekar Petir

Pendekar Petir
Sampai Di Alam 100 Pelangi


__ADS_3

Whush... Whush...


Lin Chen dan Lin Yue keluar dari dalam portal dan terlempar ke suatu hutan yang sangat padat akan energi langit dan bumi, bahkan mengalahkan kepadatan energi langit dan bumi di dunia jiwa Lin Chen.


karena merasakan padat nya energi langit dan bumi, Lin Chen dan Lin Yue mencoba menyerap nya untuk terbiasa dengan aura yang baru mereka rasakan itu, beberapa saat kemudian, Lin Chen dan Lin Yue berhenti lalu berdiri dan melayang di udara.


Lin Chen dan Lin Yue memandang kesana kemari, tapi yang mereka lihat hanya lah hutan yang tebal dan gelap, dan di tutupi oleh kabut hitam, setelah cukup lama dan tidak melihat apa apa, Lin Chen membuka gerbang dunia jiwa dan menyuruh Lin Yue untuk masuk, karena dia tidak ingin ada masalah ketika pertama kali menginjakkan kaki mereka di alam 100 pelangi.


"sekarang aku harus kemana?" gumam Lin Chen yang bingung saat ini.


beberapa saat kemudian, Lin Chen memutuskan pergi ke arah timur, dengan kecepatan sedang, Lin Chen terus melesat ke arah timur.


sudah berhari hari Lin Chen terbang ke arah timur, tapi belum juga dia menemukan kota atau desa untuk dia singgahi, tepat di hari ke sepuluh, Lin Chen mendengar suara pertarungan dari jauh.


perlahan Lin Chen mendekat ke asal suara pertarungan itu, setelah berada tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh, Lin Chen berhenti di sebuah pohon besar dan menyaksikan pertarungan yang berat sebelah itu, karena saat ini Lin Chen melihat sebuah klan di serang dengan 2 pasukan yang memakai pakaian yang berbeda warna.


Lin Chen yang tidak tahu siapa salah siapa benar, dia hanya menjadi penonton setia saja dan tidak ingin ikut campur urusan orang lain, tapi tiba tiba dia melihat dari jauh, ada 2 orang pria dari pakaian yang berbeda mencoba memperkosa seorang gadis yang pakaian nya sama dengan klan yang di serang, dan kultivasi kedua pria itu berada di dewa penguasa tahap akhir, sementara gadis itu dewa penguasa tahap menengah.


Lin Chen yang melihat itu menjadi sangat marah, lalu Lin Chen melesat ke arah mereka dengan kecepatan penuh, dalam 5 tarikan nafas, Lin Chen sudah berada di belakang kedua pria itu, lalu Lin Chen menampar mereka berdua dan meledakkan kepala kedua pria itu, sementara gadis yang mau di perkosa hanya bisa menangis dan memeluk lutut nya.


"kamu tidak apa apa?" tanya Lin Chen ramah.


sejenak gadis itu terdiam, lalu dia mengangkat wajah nya dan melihat Lin Chen, lalu dia berkata, "terima kasih tuan" ucap gadis itu berterima kasih.


sementara di dalam klan, ledakan demi ledakan terjadi, jeritan kesakitan dan ledakan bersautan dan memekakkan telinga.


"kenapa kalian di serang?" tanya Qin Fan penasaran.


"aku juga tidak tahu, tiba tiba saja klan xiao dan klan Ma menyerang kami" jawab gadis itu jujur, karena memang dia juga tidak tahu apa masalah nya.


"sekarang kamu sudah aman" tidak perlu takut lagi" ucap Lin Chen mencoba menenangkan gadis itu.


"sebentar lagi klan ku akan hancur, tolong selamatkan keluarga ku tuan" ucap gadis itu memohon pada Lin Chen.


sementara Lin Chen masih diam, diam bukan karena tidak ingin menolong gadis itu, tapi dia tidak tahu apa masalah nya, dan takut nya di menolong orang yang salah.

__ADS_1


gadis itu melihat Lin Chen yang hanya diam, dia tidak bisa menahan air mata nya dan menangis kembali, dan hal itu membuat Lin Chen menghela nafas panjang, lalu dia memutuskan untuk membantu klan dari gadis itu, lalu Lin Chen membuka gerbang dunia jiwa nya.


Whush... Whush... Whush...


ketiga puluh bawahan Lin Chen dan 165 ribu pasukan Lin Chen yang berada di dewa leluhur tahap puncak keluar dari dunia jiwa.


"hormat kami penguasa muda" ucap seluruh pasukan Lin Chen.


"bangun lah, musnahkan lah pasukan yang memakai pakaian yang sama dengan kedua pria itu" ucap Lin Chen sambil menunjuk dua pria yang hanya tersisa tubuh tanpa kepala.


"baik penguasa muda" jawab mereka serempak lalu menyerang pasukan klan xiao dan klan Ma.


gadis yang di tolong Lin Chen itu terkejut, karena tiba tiba ratusan ribu pasukan dengan kekuatan dewa bintang tahap puncak, dewa leluhur tahap puncak dan dewa alam tahap puncak muncul secara tiba tiba, dan yang lebih mengejutkan gadis itu adalah mereka memanggil pemuda tampan di depan nya itu penguasa muda, dan sangat menghormati nya.


Di tempat pertempuran atau di dalam dan di atas klan, Zi Long dan semua pasukan Lin Chen yang tiba tiba muncul dan membantu klan itu membuat semua orang terkejut, apa lagi kekuatan mereka yang paling rendah berada di dewa bintang tahap tahap awal, dan itu hanya bisa di hitung dengan jari.


dan sisa nya berada di dewa leluhur, dan tiga orang di antara mereka berada di dewa alam tahap puncak, sejenak pertempuran di hentikan karena kedatangan pasukan yang sangat kuat itu secara tiba tiba.


"siapa kalian?" tanya Patriak klan xiao.


"semut seperti mu tidak perlu tahu siapa kami, yang perlu kamu tahu adalah hari ini kalian tidak ada yang bisa kembali hidup hidup" ucap Liran menatap tajam Patriak klan Xiao.


"Gleeek..


Patriak klan xiao atau Xiao Ming menelan ludah nya dengan kasar mendengar ucapan Liran.


"kalian semua, laksanakan perintah penguasa muda, jangan sisakan satu pun dari mereka yang pergi hidup hidup dari sini" ucap Liran memberi perintah pada 165 ribu pasukan nya.


"baik jendral" jawab mereka serempak.


ketika para pasukan itu hendak menyerang kedua klan, tiba tiba ada suara lantang dari belakang menghentikan mereka.


"Hentikan!!"


semua pasukan langsung berhenti ketika akan menyerang, lalu semua orang melihat ke arah suara, dan dapat mereka lihat bahwa itu adalah Lin Chen yang melayang perlahan dengan seorang gadis yang di samping nya.

__ADS_1


"hormat kami penguasa muda" ucap semua bawahan dan pasukan Lin Chen.


semua orang terkejut mendengar pasukan yang begitu kuat itu memanggil seorang pemuda tampan dengan sebutan penguasa muda.


"bangun lah!!" perintah Lin Chen.


"baik penguasa muda" jawab mereka lalu bangkit.


kemudian Lin Chen mengalihkan pandangan nya pada kedua Patriak klan yang menyerang klan gadis yang di tolong Lin Chen.


"aku ingin bertanya, apa alasan kalian menyerang klan Nan ini?" tanya Lin Chen menatap Patriak klan xiao dan Patriak klan Ma.


"siapa kamu anak muda? jangan ikut campur urusan kami!!" ucap Patriak klan xiao yang bernama Xiao Chu.


bukan nya menjawab, justru Patriak klan xiao bertanya, hal itu membuat Lin Chen menggeleng kepala nya, lalu dia bertanya sekali lagi.


"aku beri kalian satu kesempatan terakhir, apa alasan kalian menyerang klan ini, jika alasan kalian masuk di akal sehat ku, aku akan membiarkan kalian semua, tapi jika alasan kalian tidak jelas, tidak akan aku biarkan satu pun dari kalian" ucap Lin Chen menatap tajam Patriak klan Xiao.


lalu Patriak klan Nan melayang mendekat ke arah Lin Chen, sebab dia melihat seorang murid klan nya bersama Lin Chen.


"salam tuan muda" ucap Patriak klan Nan.


"salam tetua" balas Lin Chen yang tidak tahu status Patriak klan Nan.


"jika aku boleh tahu, apa alasan mereka menyerang klan Nan?" tanya Lin Chen penasaran.


"tidak ada alasan apa pun tuan muda, mereka ingin menguasai klan ini dan menjadikan klan ini berada di bawah kekuasaan klan mereka, tapi kami tidak mau" jawab Patriak klan Nan.


Lin Chen menganggukkan kepalanya, lalu dia memandang kedua Patriak yang memimpin pasukan klan xiao dan klan Ma dan berkata.


"aku sangat tidak menyukai orang orang seperti kalian" ucap Lin Chen.


lalu dia mengalihkan pandangan nya pada Liran dan berkata, "jangan biarkan ada yanh pergi dari sini hidup hidup" perintah Lin Chen.


"baik penguasa muda" jawab Liran.

__ADS_1


lalu Liran berdiri dan memberi komando pada pasukan untuk menghabisi murid murid klan xiao dan Ma.


__ADS_2