
Keesokan hari nya.
masih di dunia jiwa.
Lin Chen, Lin Yue, Yin Mei Lin, Huanran dan putri Lu Ning sarapan bersama.
Lin Chen yang masih berpura pura merajuk tetap diam dan cuek, keempat gadis yang bersama nya jadi bingung dengan sikap Lin Chen yang sekarang.
"Gege? Gege kenapa? kenapa gege tidak mau berbicara dengan kami?" tanya Huanran yang sudah tidak tahan karena di cuekin Lin Chen.
tapi Lin Chen tetap saja diam tanpa kata, selesai sarapan, Lin Chen pergi ke barak pasukan nya, melihat Lin Chen yang masih diam membuat keempat gadis itu semakin bingung dengan sikap Lin Chen.
"tuan muda" ucap semua bawahan nya memberi hormat.
"bagaimana dengan kultivasi pasukan?" tanya Lin Chen.
"maafkan kami tuan muda" ucap Zi Long.
"maaf? maaf untuk apa Zi Long?" tanya Lin Chen kebingungan.
"sebenarnya kultivasi kami berdua puluh lima sudah berada di rana dewa raja bintang 9 tuan muda, dan 750 ribu pasukan sudah berada di rana dewa jendral bintang 9, 500 ribu di rana dewa prajurit bintang 5, keempat kaisar itu juga sudah di rana dewa jendral bintang 9, selama 2 tahun ini kami terus menelan pil pemberian tuan muda dan berkultivasi sehingga kultivasi kami meningkat sangat cepat" jawab jujur Zi Long yang ketakutan.
mendengar itu Lin Chen bukan nya marah, melainkan dia tertawa puas dengan kekuatan baru pasukan nya, karena dengan begitu, Lin Chen dapat dengan cepat menyerang para iblis di alam kegelapan, tapi tawa nya seketika berhenti dan berganti menjadi senyum masam, sebab di antara mereka, dia yang paling lemah.
"seperti nya dalam setahun ini aku juga harus meningkatkan kultivasi ku" gumam Lin Chen membatin.
"baiklah, kalian istrahat saja, aku akan meningkatkan kultivasi ku, dan kalian bersiap siap lah, karena tidak lama lagi kita akan menyerang salah satu sekutu Xu Lian, yaitu bangsa iblis" ucap Lin Chen dengan tenang.
Lin Chen kemudian terbang ke ruang kultivasi nya, sampai di ruang kultivasi, Lin Chen mengambil sikap lotus lalu menelan 10 butir pil tingkat semesta dan mulai menyerap nya.
***
Di tempat lain.
__ADS_1
Lin Yue, Yin Mei Lin, Huanran dan Lu Ning masih berbincang-bincang setelah sarapan.
"saudari Ning, di antara kita, saudari lah yang paling lemah, bagaimana jika saudari berlatih dan berkultivasi disini? agar kultivasi saudari meningkat." tanya Yin Mei Lin.
"baik aku akan berlatih disini, tapi bagaimana dengan yang lain di kekaisaran Yan?" tanya Lu Ning.
"Saudari Ning tenang saja, perbedaan waktu disini dan dunia luar berbeda jauh, 1 tahun disini sama dengan 1 hari didunia luar, jadi selama setahun ini kami akan membantu saudari meningkat kultivasi saudari" ucap Lin Yue menjelaskan.
mendengar itu Lu Ning terkejut, tapi dia juga senang, karena dengan begitu, kekuatan nya akan meningkat pesat dalam sehari di dunia luar.
lalu mereka membawa Lu Ning ke ruang kultivasi yang biasa mereka bertiga gunakan, sesampainya disana, Huanran memberikan pil peledak kultivasi tingkat kuno pada Lu Ning, karena kultivasi Lu Ning saat ini masih berada di rana raja, Lu Ning kemudian mengambil sikap lotus dan menelan 1 butir pil dan menyerap nya.
Di dunia luar.
kaisar Jiang, kaisar Song dan kaisar San masih berbincang bincang di sebuah gazebo yang berada di belakang istana.
"kaisar Jiang, kaisar Song, seperti nya anak anak kita sama sama menyukai tuan muda Lin" ucap kaisar San.
"aku juga berpendapat demikian, tapi masalah nya tuan muda Lin tidak merespon mereka sama sekali" timpal kaisar Song.
mereka terus berbincang bincang hingga larut malam kemudian membubarkan diri untuk mengistirahatkan tubuh.
Satu tahun telah berlalu di dunia jiwa.
yang arti nya di dunia luar sudah pagi.
selama satu tahun di dunia jiwa, Lu Ning terus mengasah teknik berpedang nya dan berkultivasi dengan bantuan Lin Yue, Yin Mei Lin dan Huanran, ketiga gadis itu bergantian membantu Lu Ning berlatih dan menyerap pil agar Lu Ning cepat menguasai tiap jurus pedang tanpa ada cela, jika Lu Ning menelan pil, mereka juga membantu nya menyerap agar penyerapan itu berjalan dengan cepat.
teknik berpedang Lu Ning semakin kuat dan tajam dengan bimbingan ketiga saudari nya, kultivasi Lu Ning selama satu tahun di dunia jiwa juga meningkat pesat, kini kultivasi nya naik ke rana raja dewa tahap puncak.
Di Ruang kultivasi Lin Chen.
saat ini Lin Chen sedang memperbaiki pondasi kultivasi nya, karena pondasi kultivasi nya sempat goyah akibat terobosan besar besaran yang dilakukan nya, 3 jam kemudian, Lin Chen membuka mata nya dan senyum senang terlihat dari di wajah nya.
__ADS_1
"akhir nya aku menembus dewa raja, meski pun baru bintang 1" gumam Lin Chen membatin.
meski pun masih tertinggal 8 bintang dari bawahan dan ketiga kekasih nya, Lin Chen merasa cukup puas dengan kekuatan nya saat ini.
"sudah saat nya aku dan putri Lu Ning keluar dari sini" gumam Lin Chen lalu berdiri dan pergi ke istana untuk membersihkan diri.
Sesampainya di istana, Lin Chen tidak menemukan keempat kekasih nya, karena saat ini mereka berempat masih berada di ruang kultivasi.
setelah selesai membersihkan diri, Lin Chen memakai pakaian lalu berbaring di kasur, 3 jam kemudian Lin Chen terbangun dan mendapati ketiga kekasih nya juga terbaring disamping nya, sedangkan Lu Ning tidak tahu ada dimana, kemudian Lin Chen keluar dari kamar dan meninggalkan ketiga kekasih nya itu, sesampainya di luar, Lin Chen melihat Lu Ning duduk di ruang tamu, kemudian Lin Chen mengajak nya keluar karena di dunia luar hari sudah pagi.
Swush... Swush...
Lin Chen dan Lu Ning muncul di dalam kamar Lin Chen di dunia luar.
"selamat Ning'er, kamu sudah mencapai raja dewa" ucap Lin Chen memberi selamat.
Lu Ning yang mendengar Lin Chen memanggil Ning'er itu merasa sangat senang, kemudian tanpa malu lagi Lu Ning memeluk Lin Chen dan mengucapkan terima kasih..
"terima kasih Gege" ucap Lu Ning yang masih memeluk Lin Chen.
Lin Chen membalas pelukan Lu Ning dan mengelus kepala nya, tak lupa juga Lin Chen mengecup kening Lu Ning.
"cup"
"ayo kita keluar" ajak Lin Chen.
begitu Lin Chen membuka pintu kamar, di depan kamar sudah ada putri Yan Nunu dan putri Wei Ying yang menunggu nya di luar, putri Yan Nunu dan putri Wei Ying sudah menunggu Lin Chen sejak tadi, kedua putri itu terus memanggil Lin Chen dan mengetuk pintu kamar nya, tapi tetap saja tidak ada balasan dari dalam, sehingga mereka berdua memutuskan untuk menunggu Lin Chen keluar, karena mereka berdua berpikir Lin Chen kelelahan sehingga susah untuk di bangunin.
dan betapa terkejut nya mereka ketika yang keluar bukan hanya Lin Chen, tapi Lu Ning juga keluar dari kamar Lin Chen, putri Yan Nunu dan putri Wei Ying merasa sakit hati karena selalu Lu Ning yang selalu selangkah di depan mereka.
"tuan muda Lin, ayah kaisar, kaisar Wei Song dan kaisar Jiang sudah menunggu tuan muda di meja makan" ucap putri Yan Nunu dengan muka yang tertunduk dengan mata yang berkaca kaca.
"ayo Gege kita sarapan" ucap Lu Ning memeluk lengan Lin Chen dan menarik Lin Chen ke meja makan dengan senyum kemenangan.
__ADS_1
Lin Chen hanya bisa diam dan berjalan ke meja makan untuk sarapan bersama.