Pendekar Petir

Pendekar Petir
Serangan Alam 100 Pelangi


__ADS_3

2 bulan telah berlalu begitu saja, dan saat ini turnamen Alkemis sudah akan di mulai, Lin Chen sudah berada di ibukota sejak 1 setengah bulan yang lalu, selama 1 setengah bulan di ibu kota, Lin Chen tidak melakukan apa apa, siang hari nya dia hanya jalan jalan di dalam kota, sementara malam hari nya dia masuk kedunia jiwa untuk meningkatkan kekuatan nya.


dan juga 10 hari lebih Lin Chen tidak keluar kamar yang berada di penginapan karena dia masuk ke dunia jiwa untuk berkultivasi, selama 2 bulan terakhir, sebagian besar waktu nya dia habiskan di dunia jiwa untuk berkultivasi.


sehingga kekuatan Lin Chen saat ini sudah berada di dewa pencipta tahap puncak dalam waktu 2 bulan atau 60 tahun di dunia jiwa, dan dia bisa mengimbangi kultivator dewa bintang tahap puncak.


kekuatan pasukan nya pun meningkat drastis, 3 Juta 500 ribu berada di dewa kuno tahap puncak, 1 juta 500 ribu berada di semesta tahap puncak, 165 ribu berada di dewa leluhur tahap puncak, 27 tujuh bawahan nya berada di dewa bintang tahap puncak, 3 jendral berada di dewa alam tahap puncak, dan Lin Yue berada di dewa bintang tahap puncak sama dengan kedua puluh tujuh bawahan nya.


sebelum turnamen di mulai, terlihat seorang pria paruh baya yang berdiri di atas panggung untuk menyampaikan pidato nya.


"terima kasih karena kalian sudah hadir untuk mengikuti turnamen Alkemis ini, seperti yang sudah yang mulia sampaikan di surat edaran dua bulan yang lalu, turnamen Alkemis kali ini berbeda dengan turnamen turnamen sebelum nya"


"karena turnamen Alkemis kali ini adalah tantangan membuat pil tingkat dewa, dan hadiah nya seperti yang kalian semua sudah tahu, tapi aku akan mengatakan kembali apa hadiah nya"


"hadiah pertama adalah menikah dengan putri Liu Qiao Yu, dan mendapatkan permata hijau, ada pun khasiat permata hijau adalah untuk meningkatkan kekuatan jiwa, maka keluarkan semua keahlian kalian dan buktikan jika kalian pantas menikahi putri Liu Qiao Yu"


"dan aku ucapkan turnamen Alkemis di mulai" ucap pria paruh baya itu di atas panggung


langsung saja sorak Sorai disambut semua peserta dan penonton yang hadir, para penonton menebak nebak siapa yang akan menjadi juara nya, dan tentu saja mereka menjagokan tuan muda mereka masing masing.


semua bahan untuk membuat pil tingkat dewa sudah di sediakan panitia diatas meja masing masing peserta, sehingga para peserta sudah tidak perlu susah paya untuk membawa bahan bahan nya lagi.


saat ini semua peserta mulai menyuling pil, dimulai dari membersihkan bahan bahan mereka satu persatu ke dalam tungku.


tapi tiba tiba semua penonton terkejut, karena Lin Chen membuat pil tidak menggunakan tungku, dan dia menggabungkan semua bahan yang ada.


para penonton seakan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.


"apa ini nyata? kenapa anak muda itu tidak menggunakan tungku?" ucap penonton.


"benar ini nyata, aku juga tidak percaya anak muda itu menyuling pil tanpa menggunakan tungku" timpal yang lain.


semua orang membicarakan cara Lin Chen membuat pil, bahkan para juri juga terkejut.


"menyuling pil tanpa menggunakan tungku? ini adalah keahlian tingkat tinggi, bahkan guru ku saja tidak bisa melakukan seperti itu meski ratusan kali guru mencoba nya" ucap salah satu juri.

__ADS_1


"kamj benar saudara, aku juga baru pertama kali melihat orang menyuling pil tanpa menggunakan tunggu, aku mendengar guru ku bercerita jika ada yang bisa menyuling pil tanpa menggunakan tunggu, dan aku pikir itu hanya lelucon dari guru, tapi hari ini aku melihat nya dengan mata kepala ku sendiri" timpal juri yang lain.


"kalian benar, bahkan sampai sekarang aku masih sulit untuk percaya" sahur juri yang lain.


mereka semua memuji cara Lin Chen menyuling pil.


"siapa anak muda itu? dia sangat berbakat?" tanya kaisar Liu Bei yang melihat Lin Chen.


"hamba tidak tahu yang mulia" jawab seorang mentri nya.


"jendral Gu, setelah turnamen selesai, cari tahu siapa pemuda itu, dia memiliki bakat yang luar biasa, kita harus membuat hubungan baik dengan nya" perintah kaisar Liu Bei.


"baik yang mulia" jawab jendral Gu.


di arena turnamen, saat ini para peserta sudah selesai membersihkan racun yang terdapat di setiap bahan, perlahan mereka mencairkan bahan bahan nya.


sementara Lin Chen hanya malas dan masih membersihkan racun yang terdapat di bahan bahan, beberapa saat kemudian, karena bosan menunggu terlalu lama, Lin Chen bekerja cepat untuk memurnikan pil nya.


setelah semua bahan sudah bersih dari racun, Lin Chen mencairkan bahan bahan itu, lalu dia memadatkan dan mencampurkan nya dengan air spiritual untuk meningkatkan kualitas Pil.


"ini..." ucap seorang juri yang sudah tidak dapat meneruskan kata kata nya.


"ini adalah pil tingkat dewa tingkat tinggi" ucap juri yang lain.


"kamu benar, ini adalah pil tingkat dewa tingkat tinggi" sahut yang lain.


semua juri sangat terkejut dengan pil yang di buat Lin Chen, baru pertama kali mereka melihat seorang Alkemis membuat pil tidak menggunakan tungku sehingga mereka semua terpana.


ketika semua orang bersorak sorai atas apa yang dilakukan Lin Chen, seorang jendral berlalu menuju kaisar Liu Bei.


"lapor yang mulia, kita di serang" ucap sang jendral.


"apa?"


"siapa yang berani menyerang pulau terbang? cepat katakan!!" tanya kaisar Liu Bei yang geram.

__ADS_1


"pasukan dari dari alam 100 pelangi yang mulia" jawab sang jendral.


"cepat kerahkan semua prajurit menuju perbatasan" perintah kaisar Liu Bei.


"baik yang mulia" jawab jendral lalu pergi.


setelah kepergian sang jendral, kaisar Liu Bei berdiri dari duduk nya lalu mengalirkan Qi nya ke mulut dan berbicara.


"maaf untuk semua nya, kompetisi hari ini dibatalkan, karena saat ini alam 100 pelangi menyerang pulau terbang, aku harap para kultivator bebas untuk dapat membantu prajurit Kekaisaran untuk melawan pasukan dari alam 100 pelangi" ucap kaisar yang menggema di seluruh arena turnamen.


mendengar itu semua orang terkejut, mereka tidak menyangka jika alam 100 pelangi akan menyerang pulau terbang, bagaimana bisa mereka menerobos ke dinding perisai yang di ciptakan?


ketika Lin Chen mendengar nama alam 100 pelangi, dia mengepalkan tangannya dengan sangat kuat.


"alam 100 pelangi? belum waktu nya aku mendatangi kalian, tapi kalian sudah mendatangi ku, baik lah, aku akan meladeni kalian" gumam Lin Chen lalu pergi dari situ.


sesampainya di gerbang kota, dia melihat sudah ada lebih dari 10 juta pasukan Kekaisaran yang juga akan berangkat menuju ke perbatasan.


ketika Lin Chen ingin mendahului mereka, seorang jendral memanggil nya.


"tunggu sebentar anak muda" teriak jendral itu menghentikan langkah Lin Chen yang sudah melayang.


Lin Chen lalu berhenti dan membalikkan badannya melihat siapa yang memanggil nya, lalu jendral itu melayang ke arah Lin Chen dan di ikuti beberapa komandan.


"maaf anak muda, saat ini Kekaisaran membutuhkan bantuan seluruh kultivator bebas untuk berperang melawan pasukan alam 100 pelangi, jika kamu tidak keberatan, mau kah bergabung dengan pasukan kekaisaran?" tanya sang jendral.


karena dia melihat kekuatan Lin Chen berada di dewa kuno tahap puncak, Lin Chen sengaja menekan kultivasi nya hingga ke dewa kuno agar tidak menarik perhatian, sebab jika mereka tahu jika Lin Chen berada di dewa sejati di usia yang masih sangat muda, tentu akan mendapat banyak musuh, karena dia di anggap sebagai ancaman.


"justru karena itu aku buru buru ke perbatasan jendral, aku sudah tidak sabar ingin menghancurkan pasukan alam 100 pelangi" jawab Lin Chen yang mengepalkan tangannya.


*****


Tinggalkan Like dan komentar nya ya kak.


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.

__ADS_1


__ADS_2