Pendekar Petir

Pendekar Petir
Reruntuhan Kuno 4


__ADS_3

Keesokan hari nya.


Lin Chen dan yang lain nya bersiap siap memasuki reruntuhan kuno setelah sarapan.


"ayo kita masuk, ajak Lin Chen kemudian terbang memasuki reruntuhan kuno, 5 menit kemudian, Lin Chen dan kelompok nya mendarat di depan gerbang, setelah itu mereka berjalan melewati gerbang itu.


"Wei'er, apa kamu tahu tempat tempat terlarang di sini?" tanya Lin Chen.


"aku tahu tuan muda, ada beberapa tempat terlarang disini, dan hanya para tuan kota dan para pejabat saja yang masuk kesana" jawab Wei'er.


"kalau begitu kami bawa kami kesana, karena di tempat tempat terlarang itu pasti ada sesuatu yang menarik" ucap Lin Chen.


kemudian Wei'er membawa mereka menuju ke arah timur reruntuhan, 10 menit kemudian, mereka sampai di sebuah goa yang cukup kecil dan di pasangi mantra formasi tingkat kuno


"Zi Long, Niu, hancurkan mantra formasi itu" perintah Lin Chen.


"setelah Zi Long dan Niu menghancurkan mantra formasi itu, mereka masuk ke dalam goa itu dan di ikuti Liu Wang dan yang lain nya, di dalam goa itu terdapat banyak sekali jebakan jebakan yang mematikan, namun dengan mudah Zi Long menghancurkan itu semua, semakin kedalam, goa itu semakin luas, 200 meter mereka berjalan, mereka tiba di sebuah goa yang sangat besar, dan juga memiliki 6 pintu yang berbeda.


Lin Chen mencoba mengedarkan aura spiritual nya untuk mencari tahu apa yang ada di dalam pintu pintu itu, namun aura spiritual nya terhalang oleh sesuatu sehingga dia tidak bisa menembus nya.


"baiklah, karena ada 5 pintu, jadi kita bagi kelompok dan berpencar, Liu Wang, kamu dan orang orang mu silahkan pilih pintu yang ingin kalian masuki, begitu juga yang lain nya" ucap Lin Chen.


kemudian mereka membuat kelompok, masing masing kelompok terdiri 7 orang dan memasuki pintu yang ada, Lin Chen, Zi Long, Bai Long, Niu dan juga Wei'er masuk ke pintu nomor 2.


setelah 300 meter Lin Chen dan kelompok nya masuk ke dalam, mereka menemukan sebuah gerbang menuju dunia kecil yang di pasangi mantra, tanpa menunggu perintah, Zi Long dan Niu menghancurkan mantra formasi itu.

__ADS_1


Lin Chen dan kelompok nya pun masuk kedalam gerbang dunia kecil itu, beberapa saat kemudian, mereka sampai di depan sebuah gerbang yang cukup besar dan di jaga oleh beberapa prajurit yang berada di rana dewa bumi tahap puncak.


"siapa kalian?" tanya seorang prajurit.


"maafkan kami tuan, kami mencari teman kami, dan kami tersesat disini" jawab Zi Long.


mendengar jawaban Zi Long, seseorang bertanya lagi.


"apa maksud mu kalian tersesat? dan siapa teman yang kalian cari? salah satu nya saudari Xue Mu, dan juga saudara Long Jiu" jawab Zi Long.


mendengar nama Xue Mu dan Long Jiu, para prajurit jaga itu langsung bersikap hormat pada mereka dan menyuruh mereka menunggu, dan seorang prajurit masuki melapor.


beberapa saat kemudian, Xue Mu, Xue Ni dan Long Jiu keluar dari istana.


mereka lalu saling berpelukan satu sama lain melepas rindu, setelah saling melepas rindu, Zi Long memperkenalkan Lin Chen sebagai tuan baru mereka dan juga merupakan penerus dewa petir, mereka yang mendengar itu tentu langsung bersujud dan bersumpah setia pada Lin Chen, Lin juga langsung menanyakan berapa banyak pasukan mereka, Long Jiu menjawab pasukan yang berada di situ hanya 150 ribu pasukan, dan mereka semua berada di rana kaisar dewa tahap puncak dan semi abadi tahap awal dan menengah.


pemberontakan itu bukan hanya Xu Lian saja, dia di bantu oleh dewa neraka, dewa kematian, dewa kehancuran dan raja iblis, sehingga dewa petir tidak bisa mempertahankan singgasana nya, karena kultivasi mereka pada saat itu sama sama berada di semi abadi tahap puncak, sebenarnya dewa naga dan dewa petir juga berada di rana semi abadi tahap puncak, tapi karena musuh mereka terlalu banyak hingga 5 kali lipat, sehingga dewa petir dan dewa naga dan Dewi phoeniks tidak dapat menahan mereka.


seperti biasa, Lin Chen kini duduk di singgasana dan menanyakan mereka tentang apa saja yang berada di wilayah mereka ini, Long Jiu pun menceritakan semua yang ada di wilayah nya, namun yang hanya menarik perhatian Lin Chen adalah kristal jiwa milik dewa naga atau naga azure.


Naga azure juga mengalami luka parah pada saat peperangan ribuan tahun lalu itu, dan setelah cukup lama dia menderita dengan luka itu, dewa naga pun akhir nya mati dan kristal jiwa nya di simpan.


"ada baik nya jika tuan muda menyerap kristal jiwa milik dewa naga itu, karena bisa meningkatkan kultivasi tuan muda dan juga yang mulia bisa mengeluarkan aura dewa naga" ucap Long Jiu memberi saran.


mendengar itu mata Lin Chen berbinar binar, karena hal itu juga yang dia pikirkan.

__ADS_1


"baiklah, ambilkan aku kristal jiwa dewa naga itu, aku akan menyerap nya, sementara kalian berkunjung lah ke 4 saudara saudari kalian yang ada di tempat terlarang yang lain" ucap Lin Chen bersemangat.


"baik tuan muda" jawab Long Jiu kemudian pergi ke gudang harta mengambil kristal jiwa dewa naga.


beberapa saat kemudian Long Jiu kembali dan memberikan kristal jiwa dewa naga yang ukuran nya 7x15 meter.


Lin Chen mengambil kristal jiwa itu dan diantar Long Jiu ke ruang kultivasi untuk menyerap kristal jiwa.


sesampainya disana, Lin Chen langsung mengambil sikap lotus dan mulai menyerap esensi kristal jiwa dewa naga, sedangkan Long Jiu kembali untuk melakukan perintah Lin Chen yang mana harus pergi ke tempat terlarang yang lain nya untuk memanggil ke empat saudara saudari mereka yang lain.


Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm Booooomm...


ledakan demi ledakan teredam dari dalam tubuh Lin Chen setelah dia menyerap kristal jiwa dewa naga selama 10 hari, kultivasi pun meningkat hingga ke rana semi abadi tahap puncak, 3 jam kemudian Lin Chen membuka mata nya setelah menstabilkan pondasi kultivasi nya.


"ternyata kultivator semi abadi memang hebat, badan ku terasa jauh lebih kuat dan lebih ringan" ucap Lin Chen bersemangat, karena dia merasakan kekuatan 50 kali lebih kuat dari sebelum nya.


setelah itu Lin Chen kembali mengubah aura Qi nya menjadi aura dewa naga, dan tekanan nya jauh lebih kuat dari aura Qi yang biasa dia keluarkan, Lin Chen akhir nya dapat mengendalikan aura dewa naga.


"akhirnya selesai juga, sungguh sangat melelahkan" gumam Lin Chen dalam hati.


Lin Chen pun keluar dari ruang kultivasi, sesampainya di aula, Lin melihat ada empat orang yang tidak di kenali nya, 1 pria dan 4 wanita, mereka tidak lain adalah pengikut setia dewa petir, kemudian mereka memberi hormat dan bersumpah setia pada Lin Chen dan memperkenalkan diri masing masing.


keempat orang itu adalah Long Jin, Xue Ling Ling, Xue Lili dan Xue Jia.


Lin juga menanyakan kekuatan pasukan mereka, dan pasukan mereka hanya tersisa 50 ribu orang saja, dan kekuatan mereka juga sama, yaitu kaisar dewa tahap puncak hingga semi abadi tahap menengah.

__ADS_1


namun yang menarik perhatian Lin Chen juga adalah kristal abadi milik Dewi phoeniks, karena dengan kristal jiwa itu, Lin Chen dapat meningkatkan kultivasi salah satu kekasih nya yang tak lain adalah Lin Yue.


__ADS_2