Pendekar Petir

Pendekar Petir
Sampai Di Istana Kekaisaran Ming


__ADS_3

sementara seorang komandan masuk melaporkan kedatangan Lin Chen dan Lin Yue, Lin Chen dan Lin Yue di bawa ke ruang aula pertemuan.


"lapor yang mulia, diluar ada 2 orang yang mengaku ingin mengobati tuan putri" ucap komandan memberi laporan.


"apa mereka tabib?" tanya kaisar Ming Xiao.


"hamba tidak tahu yang mulia, tapi mereka masih sangat muda" jawab komandan.


kaisar Ming Xiao terdiam beberapa saat setelah mendengar sang komandan mengatakan jika kedua orang diluar itu masih muda, karena rata rata tabib adalah orang yang sudah berusia diatas 45 tahun, dan tabib ahli berada diusia 55 tahun keatas, sehingga kaisar Ming Xiao bertanya tanya dalam hati apa kah kedua orang itu tabib atau bukan.


jika dia tidak mengizinkan mereka berdua masuk, dia penasaran dengan dua orang anak muda yang berada di luar, jika mengizinkan mereka masuk, akan mencoreng nama nya karena percaya jika ada tabib yang begitu muda.


tapi dia tidak mau ambil resiko dan memberi perintah pada komandan untuk mempersilahkan kedua tamu nya masuk, beberapa saat kemudian Lin Chen dan Lin Yue masuk kedalam aula pertemuan, semua orang menoleh dan memandang ke arah mereka berdua.


"salam kaisar" ucap Lin Chen yang hanya membukukkan badan nya sedikit dan di ikuti Lin Yue.


"lancang" teriak seorang mentri.


"cepat berlutut, kamu pikir kamu siapa anak muda?" bentak mentri itu.


sementara kaisar Ming Xiao hanya diam saja melihat Lin Chen yang tidak peduli dengan bentakan mentri nya.


"kenapa anda marah tuan? kaisar Xiao saja tidak marah, kenapa anda yang marah? apa anda tidak menghargai kaisar?" tanya Lin Chen yang pura pura bodoh.


"kurang ajar" ucap mentri itu dan menyerang Lin Chen, tapi sebelum serangan nya mengenai Lin Chen, sudah lebih dulu Lin Chen menampar dan melempar nya dan menabrak dinding di belakang.


"Plaaakk..

__ADS_1


suara tamparan Lin Chen terdengar begitu telapak tangan Lin Chen mengenai pipi sang mentri.


sementara kaisar Ming Xiao, para mentri dan jendral nya ternganga melihat aksi Lin Chen yang menampar santai salah satu mentri dan membuat mentri itu terbang menabrak dinding, padahal kultivasi mentri yang di tampar Lin Chen itu berada di rana dewa kaisar bintang 9.


"masih muda, tapi sangat kuat" gumam kaisar Ming Xiao membatin.


"maaf karena tidak sopan kaisar, tapi aku tidak suka dengan orang yang arogan di depan ku" ucap Lin Chen sambil menangkupkan tangan nya.


"tidak apa apa anak muda, jika boleh tahu, siapakah anak muda ini?" tanya kaisar Ming Xiao.


"maafkan aku karena belum memperkenalkan diri, nama ku Lin Chen dan ini istri ku Lin Yue, kami berasal dari kekaisaran elf" jawab Lin Chen memperkenalkan diri.


"Deg...


jantung semua orang yang berada didalam ruangan itu berdetak kencang setelah mendengar nama Lin Chen dan Lin Yue, Patriak sekte Phoeniks Naga dan tetua agung nya.


"maafkan sikap tidak sopan mentri ku Patriak Lin" ucap kaisar Ming Xiao yang sudah turun dari singgasana nya dan berdiri di depan Lin Chen sambil menangkupkan tangan.


"tidak perlu seformal itu kaisar, yang nama nya manusia kadang merasa sombong ketika memiliki kekuatan dan posisi yang tinggi di suatu tempat" jawab Lin Chen dengan ramah.


"silahkan duduk Patriak, tetua agung" ucap kaisar Ming Xiao mempersilahkan Lin Chen dan Lin Yue duduk.


sementara para mentri yang berada di situ tidak mengeluarkan suara sama sekali, dan mentri yang ditampar Lin Chen tadi berkeringat dingin setelah tahu jika orang yang dia bentak tadi adalah orang yang selama setahun ini nama nya menjadi topik pembicaraan di seluruh alam kegelapan.


"maafkan sikap ku tadi Patriak Lin" ucap mentri yang ditampar Lin Chen meminta maaf yang tidak lain adalah perdana menteri Yun Chang.


"aku juga minta maaf pada mentri, dan telan lah pil ini untuk menghilangkan rasa sakit" ucap ramah lin Chen lalu melemparkan sebutir pil pada perdana menteri Yun Chang.

__ADS_1


"suatu kehormatan istana kecil ku dapat dikunjungi Patriak Lin" ucap kaisar Ming Xiao merendahkan diri.


"kaisar terlalu merendahkan diri, kebetulan aku dan istri ku dalam perjalanan dan tidak sengaja mendengar jika putri Ling Ling sakit dan membutuhkan bunga lotus es dan bunga tulip es untuk mengobati putri Ling Ling, dan kebetulan aku juga sedikit tahu tentang ilmu pengobatan sehingga aku mengajak istri ku untuk mampir dan melihat keadaan putri Ling Ling, siapa tahu aku dapat mengobati putri Ling Ling" jawab Lin Chen panjang lebar menjelaskan tujuan nya ke istana.


"apa patriak Lin serius dapat mengobati anak ku?" tanya kaisar Ming Xiao serius, karena dia sangat menyayangi anak nya itu, dan hanya putri Ling Ling lah anak satu satu nya kaisar Ming Xiao, sehingga kaisar Ming Xiao melakukan segala cara untuk kesembuhan putri Ling Ling.


"aku serius kaisar, jika kaisar mengizinkan, biarkan aku periksa keadaan putri Ling Ling" jawab Lin Chen sambil tersenyum.


"mari patriak Lin" jawab kaisar Ming Xiao langsung membawa Lin Chen dan Lin Yue ke kamar Ling Ling.


"tubuh Dewi Es?" ucap Lin Chen setelah masuk ke kamar Lin Chen dan melihat Ling Ling terbaring di kasur nya.


ucapan dari Lin Chen sontak membuat kaisar Ming Xiao tersentak kaget, karena dia sendiri tidak tahu jika putri nya itu memiliki tipe tubuh Dewi Es, yang dia tahu jika seseorang yang memiliki tipe tubuh Dewi Es itu akan terus-menerus merasakan sakit dan kultivasi nya tidak meningkat selama tidak mengobati nya, tapi kaisar Ming Xiao tidak tahu seperti apa cara pengobatan nya.


"apa patriak serius jika Ling'er memiliki tipe tubuh Dewi Es?" tanya kaisar Ming Xiao yang ingin kepastian.


"benar Kaisar, putri Ling Ling memiliki tipe tubuh Dewi Es" jawab Lin Chen.


"jika patriak bisa mengobati Ling'er, aku mohon Patriak mengobati nya, dia adalah anak ku satu satu nya, setiap hari dia berteriak menahan rasa sakit yang dia alami, tolong partiak Lin mengobati Ling'er" ucap kaisar Ming Xiao memohon.


"cara pengobatan nya tidak bisa dengan menggunakan obat obatan, karena ini bukan penyakit atau yang lain nya, tapi ini adalah kasus yang berbeda, dan yang dapat menyembuhkan nya adalah orang yang memiliki elemen api murni, dan cara penyembuhan nya adalah...." Lin Chen sudah tidak dapat melanjutkan penjelasannya, karena sudah masuk ke dalam hal pribadi.


"dengan cara apa patriak?" tanya kaisar Ming Xiao penasaran.


lalu Lin Chen mendekat ke arah kaisar Ming Xiao lalu berbisik, "dengan cara melakukan hubungan suami istri" jawab Lin Chen berbisik di telinga kaisar Ming Xiao.


sebenarnya kaisar Jian sudah bisa menebak nya karena jawaban Lin Chen sempat terhenti tadi, hanya saja kaisar Ming Xiao ingin mendengar langsung dari Lin Chen.

__ADS_1


"jika soal itu aku tidak masalah Patriak, tapi yang menjadi masalah adalah sangat langkah kultivator di kekaisaran Ming yang memiliki elemen api" jawab kaisar Ming Xiao dengan wajah kecewa.


__ADS_2