Pendekar Petir

Pendekar Petir
Kembalinya Kekuatan Puncak


__ADS_3

"Apa kamu pikir serangan lemah seperti itu bisa melukai kami? naif!" ucap salah satu kadal api, lalu dia merubah wujud menjadi manusia, dan di ikuti yang lain.


Lin Chen tidak membalas, dia sangat waspada setelah serangannya tidak berhasil melukai mereka.


"bunuh mereka semua!" seru pria paruh baya yang menjadi pemimpin.


"Baik tetua," jawab yang lain, lalu mereka menyerang Lin Chen dan puluhan kultivator yang ada dibelakang Lin Chen.


Boom Boom Boom..


ledakan kembali terjadi disaat 20 kadal api yang berubah wujud itu menyerang para kultivator dan juga Lin Chen.


pertarungan itu membuat Lin Chen sangat kesulitan untuk mengimbangi kekuatan mereka, meski pun Lin Chen mengeluarkan semua kekuatan nya yang hanya raja dewa tahap awal.


Boom Boom Boom..


ledakan terus terjadi, kelompok kultivator juga sudah banyak yang tewas, sementara yang sisanya mengalami luka dalam, Lin Chen pun berulang kali terlempar jika beradu serangan.


"kamu sangat kuat anak muda, meskipun berulang kali mendapat serangan dari ku, tapi kamu cukup kuat untuk menahan nya, aku suka itu," ucap pria paruh baya yang merupakan pemimpin kadal api.


Lin Chen tidak menjawab, dia berusaha menekan rasa sakit di seluruh tubuhnya, bahkan dia merasa seluruh tubuhnya hancur.


"bawa dia ke istana dan biarkan yang mulia menghukumnya!" ucap pemimpin kadal api.


"baik jendral," ucap para kadal api yang dalam sosok manusia.


kemudian mereka menangkap Lin Chen dan membawanya kedalam hutan, dimana ada kerajaan mereka didalam.


6 jam kemudian.


setelah melakukan perjalanan selama 6 jam, Lin Chen yang diikat pun sampai di sebuah kerajaan yang dilindungi oleh benteng yang sangat kokoh, penduduk kota itu semua adalah dari hewan buas dari berbagai jenis, hanya saja mereka sudah merubah wujud menjadi manusia.


Lin Chen tertegun dengan kekuatan para penduduk kota itu, anak kecil berusia 10 tahun saja sudah memiliki kekuatan dewa bumi, sementara para remaja memiliki kekuatan dewa langit.


setelah masuk kedalam kota, Lin Chen dibawa kedalam istana, lebih tepatnya di aula pertemuan, tidak lama kemudian, mereka sampai di aula pertemuan.


"Yun Feng memberi hormat," ucap jendral yang membawa Lin Chen.


"bangunlah jendral Yun! siapa pemuda itu?" balas sang raja, yang merupakan seorang ras dewa, kekuatan nya berada di ranah semi abadi tahap puncak.


"dia adalah kultivator dari luar yang mulia, pagi tadi ada sekelompok kultivator yang masuk ke wilayah hutan Wuhan, ketika kami bertarung dengan mereka dan hampir membunuh para kultivator itu, pemuda ini datang membantu mereka, aku merasa tertarik dengan nya karena dia mampu menahan serangan ku berkali kali," jawab jendral Yang menjelaskan.


"benarkah? bukankah kekuatan nya ditekan hingga keranah raja dewa tahap awal? bagaimana bisa dia mampu menahan serangan jendral beberapa kali?" tanya yang raja.

__ADS_1


"benar yang mulia, pemuda ini mampu menahan 5 kali serangan ku," jawab jendral Yang lagi.


"lepaskan dia!" perintah sang raja, yang tidak lain adalah Guang Ping.


"baik yang mulia," jawab jendral Yang, lalu melepaskan ikatan yang melilit tubuh Lin Chen.


"aku tahu kekuatan mu berada jauh diatas kami semua yang ada disini," ucap Gua Ping setelah ikatan Lin Chen dilepaskan.


"jika kamu mau membantu ku, aku akan melepaskan segel yang menyegel kekuatan mu itu," ucap lanjut Gua Ping.


mendengar itu, Lin Chen mengerutkan keningnya, dia tidak mengerti dengan arah pembicaraan Gua Ping.


"apa maksud mu?" tanya Lin Chen.


"aku ingin kamu membantu ku merebut apa yang seharusnya menjadi milik ku," jawab Gua Ping.


"jangan bertele tele! katakan saja langsung pada intinya!" balas Lin Chen dingin.


"aku ingin kamu membantu ku merebut tahta kekaisaran bulan perak, paman ku yang bernama Guang Zhi melakukan pemberontakan dan mengambil alih tahta, semua saudara saudari ku dibunuh olehnya, ayahku yang merupakan kaisar juga dibunuh olehnya, jika kamu mau membantu ku, aku akan melepaskan segel yang menyegel kekuatan mu itu," ucap Guang Ping menjelaskan.


Lin Chen tidak langsung menjawab, dia mencoba mencerna cerita dari Guang Ping, beberapa saat kemudian, Lin Chen memahami isi cerita itu, lalu dia berkata.


"kenapa kamu tidak merebutnya saja? bukannya kamu memiliki banyak pasukan yang kuat?" tanya Lin Chen.


Guang Ping menggeleng kepala, lalu berkata.


"seberapa kuat kedua klan yang mendukung paman mu itu? dan seberapa kuat pasukan kekaisaran?" tanya Lin Chen lagi.


"aku tidak tahu pasti seberapa kuat mereka, yang aku tahu, Patriak dari kedua klan itu memiliki kekuatan dewa hijau, para tetua klan memiliki kekuatan semi abadi hingga dewa merah, tentu saja aku tidak ingin mengorbankan pasukan ku dengan kekuatan yang mereka miliki saat ini," jawab Guang Ping lagi.


Lin Chen mengangguk paham, perbedaan kekuatan itu sangat besar, jadi sudah benar Guang Ping tidak berani melakukan penyerangan ke istana kekaisaran.


"baiklah aku setuju, tapi jika aku boleh tahu, ada berapa kekaisaran disini?" balas Lin Chen setuju.


"terima kasih, disini hanya ada satu kekaisaran saja, hanya saja ada 4 kerajaan yang menjadi pilar kekaisaran bulan perak, sementara kerajaan ini tidak ada yang tahu," jawab Guang Ping.


"baiklah, aku berjanji akan membantumu merebut kekaisaran bulan perak, lepaskan segel ini!" balas Lin Chen mengangguk.


"apa kamu bisa dipercaya? aku tidak ingin setelah melepas segel dari tubuhmu, kamu berbalik menyerang kami," ucap Guang Ping ragu.


"seorang kultivator pantang untuk mengingkari janjinya, dan kami sangat tahu itu," balas Lin Chen cuek.


"baiklah, aku percaya padamu, semoga kamu memegang kata katamu itu!" ucap Guang Ping lagi.

__ADS_1


"sekarang duduklah! kita mulai disini!" ucap lanjutnya nya.


Lin Chen pun duduk di tengah tengah aula pertemuan, lalu Guang Ping duduk dibelakang Lin Chen, Guang Ping kemudian menotok disetiap titik meridian Lin Chen.


seketika titik titik meridian yang tadinya tersegel itu perlahan mulai terbuka, beberapa saat kemudian.


Whush...


kekuatan penguasa langsung melesat naik dengan pesat dari tubuh Lin Chen, saking cepatnya, aura Lin Chen itu merembes keluar tubuh Lin Chen dan menekan semua orang yang ada di aula pertemuan itu.


semua orang langsung tersungkur memuntahkan darah dan tidak sadarkan diri, Guang Ping juga tidak lepas dari aura yang sangat kuat itu, dia juga tersungkur dan tidak sadarkan diri.


dengan cepat Lin Chen segera menarik kembali auranya, lalu dia memberikan pil penyembuhan pada semua orang dan membantu mereka menyerapnya, tidak berselang lama, semua orang tersadar dengan ketakutan yang menyelimuti mereka.


melihat semua orang ketakutan, Lin Chen pun berkata, "tidak perlu takut! aku bukanlah orang yang tidak tahu balas budi, seperti janji ku sebelumnya, aku akan membantu kalian untuk merebut tahta kekaisaran bulan perak," ucap Lin Chen mengitari pandangannya.


Guang Ping dan semua pejabat tinggi kerajaan dapat bernafas lega setelah mendengar ucapan Lin Chen, kini mereka percaya pada Lin Chen.


"terima kasih tuan, aku akan sangat berterima kasih jika tuan bisa menepati janji tuan," balas Guang Ping yang sudah percaya dengan Lin Chen.


"tidak perlu sungkan raja! karena kamu sudah membantu ku, maka sudah menjadi kewajiban ku untuk membalas budi baik mu, lagi pula aku juga sudah berjanji," balas Lin Chen yang sudah menjadi ramah.


"kapan kita akan ke kekaisaran bulan perak?" ucap lanjut Lin Chen bertanya.


"aku serahkan pada tuan, maaf tuan, jika aku boleh tahu, dengan siapa tuan ini?" balas Guang Ping sekaligus menanyakan nama Lin Chen.


"perkenalkan namaku Lin Chen, dan mengenai ke kekaisaran bulan perak, lebih cepat lebih bagus," balas Lin Chen.


"baiklah tuan, kenalkan nama ku Guang Ping, dan bagaimana jika minggu depan saja tuan Lin?" balas Guang Ping.


"aku setuju, seminggu lagi kita akan ke Kekaisaran bulan perak, aku pastikan raja Guang yang akan menjadi kaisar, itu janji ku," ucap Lin Chen serius.


"terima kasih tuan Lin," balas Guang Ping lagi.


setelah mengobrol beberapa saat, Guang Ping menyuruh pelayan untuk mengantar Lin Chen ke kamar nya, Guang Ping merasa sangat senang, sudah ratusan tahun dia menunggu untuk mendapatkan apa yang seharusnya dia dapatkan, dan hari itu sudah dekat untuk dia dapatkan.


"semoga tuan Lin benar benar bisa merebut kekaisaran bulan perak," gumam Guang Ping.


meski tahu kekuatan Lin Chen sangat tinggi, tapi dia tidak tahu pasti berada di ranah apa Lin Chen, sehingga posisi Guang Ping saat ini antara yakin dan tidak yakin jika.


*******


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!

__ADS_1


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih....


__ADS_2