
ratu Elfani yang melihat hanya Lin Yue yang menemani Lin Chen tidak bertanya kemana ketiga istri Lin Chen yang lain, karena hal itu adalah masalah pribadi Lin Chen, sehingga ratu Elfani tidak berani bertanya soal itu, tapi karena rasa penasaran nya yang sangat tinggi membuat ratu Elfani memberanikan diri menanyakan ketiga istri Lin Chen.
mendapat pertanyaan dari ratu Elfani membuat Lin Chen langsung berhenti dari memeriksa laporan laporan yang menumpuk di meja kerja nya, lalu dia memalingkan wajah nya dan menatap ratu Lin Chen dengan perasaan yang tidak menentu, lagi lagi ada yang mengungkit ketiga istri nya, padahal dia sudah berusaha untuk melupakan mereka dan melanjutkan hidup nya tanpa memikirkan mereka.
Lin Chen lalu berjalan keluar dari rumah kerja nya dan meninggalkan ratu Elfani dan Lin Yue yang hanya diam saja, Lin Yue yang di tinggal tanpa kata tidak berkata apa apa lalu berdiri dan mengejar Lin Chen yang masuk ke kamar mereka, sedangkan ratu Elfani merasa bersalah setelah menanyakan sesuatu yang tidak seharusnya dia tanyakan.
"Gege" panggil Lin Yue yang sudah berada di dalam kamar.
"aku baik baik saja Yue'er, hanya saja mood ku hilang saat ini" ucap Lin Chen dengan senyum paksa nya.
tapi Lin Yue tidak berkata apa apa lagi dan hanya memeluk Lin Chen, setelah beberapa saat mereka berpelukan, Lin Yue mencoba membuat Lin Chen kembali ceria dengan mengajak nya berjalan jalan di kota terdekat, Lin Chen yang tidak ingin membuat Lin Yue kecewa pun mengiyakan ajakan itu.
1 jam mereka melayang di udara, akhir nya Lin Chen dan Lin Yue sampai di kota terdekat dengan sekte Phoeniks Naga, sebuah kota kecil yang lumayan padat dengan penduduk nya, terlihat para pedagang, kultivator dan penduduk setempat memadati setiap jalan dikota itu.
kemudian Lin Yue membawa Lin Chen di toko aksesoris, di toko itu Lin Yue melihat sebuah kalung berwarna hijau dengan motif phoeniks di kepala nya.
"berapa harga nya tuan?" tanya Lin Yue pada penjaga toko.
"nona muda, nona muda sangat pandai memilih barang, anting ini adalah anting phoeniks es yang di terbuat dari giok khusus, dan harga nya cukup mahal, harga kalung ini adalah 50 keping emas" jawab penjaga toko.
Lin Yue lalu memberikan sebuah kantung yang isi nya 50 koin emas dan diberikan pada penjaga toko itu.
"terima kasih nona muda sudah mampir di toko kami" lanjut penjaga toko.
setelah itu Lin Chen dan Lin Yue melanjutkan jalan jalan mereka, lalu Lin Yue membawa Lin Chen ke sebuah toko pakaian khusus untuk bangsawan dan kultivator tingkat tinggi.
"selamat datang di toko kami tuan muda nona muda" ucap penjaga toko.
"ada yang bisa aku bantu?" lanjut penjaga toko.
"aku ingin pakaian yang paling bagus di toko ini" jawab Lin Yue yang memeluk lengan Lin Chen.
"tunggu sebentar nona muda, aku akan mengambil nya" jawab nya lagi, kemudian penjaga toko itu masuk kedalam, beberapa saat kemudian penjaga toko itu keluar dan membawa 5 pasang pakaian yang sangat indah, 3 steel pakaian untuk pria dan 2 steel pakaian untuk wanita.
__ADS_1
Lin Chen dan Lin Yue yang melihat pakaian yang di bawa penjaga toko pun merasa suka dengan pakaian itu.
"berapa harga per steel nya?" tanya Lin Chen ramah.
"ini adalah pakaian dengan kualitas terbaik tuan muda, pakaian ini terbuat dari sutra emas khusus sehingga harga nya lumayan tinggi" jawab penjaga toko.
"aku tidak masalah soal harga" ucap lagi Lin Chen.
"baiklah tuan muda, per steel nya 150 keping emas, dan semua ada 5 steel, maka jumlah nya adalah 750 keping emas" jawab lagi penjaga toko.
"lalu Lin Chen mengeluarkan sebuah kantung yang isi nya 1000 koin emas dan memberikan nya pada penjaga toko.
"terlalu banyak tuan muda" ucap penjaga toko dengan gemetar, karena di tangan nya ada 1000 koin emas, jumlah yang sangat banyak menurut dia, karena gaji nya perbulan hanya 5 koin emas saja.
"sisa nya untuk mu, karena kamu sudah melayani kami dengan baik" ucap Lin Chen dengan ramah.
"terima kasih tuan muda" ucap penjaga toko itu dengan girang nya.
setelah itu Lin Chen dan Lin Yue keluar dari toko pakaian dan pergi ke sebuah restoran.
"aku ingin makanan yang terbaik di sini dan ruangan terbaik disini" ucap Lin Chen dengan ramah.
"baiklah tuan muda, mari saya antar ke atas" ucap pelayan itu lalu membawa Lin Chen dan Lin Yue naik ke lantai 4.
Lin Chen dan Lin Yue pun duduk menunggu pesanan mereka datang.
"bukan kah itu Patriak dan salah satu tetua agung sekte Phoeniks Naga?" tanya salah seorang pengunjung pada teman nya.
"iya itu adalah Patriak dan salah satu tetua agung sekte Phoeniks Naga" jawab yang lain.
Lin Chen dan Lin Yue yang mendengar para pemuda di meja yang tidak jauh dari mereka membicarakan tentang mereka hanya diam saja.
beberapa saat kemudian 4 pelayan masuk dan membawa pesanan Lin Chen dan Lin Yue.
__ADS_1
"silahkan tuan muda nona muda" ucap pelayan.
"terima kasih" balas Lin Chen dengan ramah.
lalu kedua nya makan dengan santai sambil mendengar obrolan para pengunjung yang lain, setelah selesai makan, Lin Chen dan Lin Yue berencana pergi dari restoran itu, tapi sebelum mereka pergi, 6 pemuda yang tadi mendekat ke arah mereka.
"salam patriak, tetua agung" ucap seorang pemuda yang terlihat memakai jubah biru bermotif pedang menangkupkan tangan memberi hormat dan di ikuti kelima teman nya.
"perkenalkan nama ku Lando, dan mereka adalah teman teman ku, kami berasal dari sekte pedang tunggal" ucap Lando memperkenalkan diri.
"sekte pedang tunggal? bukan kah sekte pedang tunggal berada di selatan Kekaisaran dan sangat jauh dari sini?" tanya Lin Chen.
"benar patriak, kami kesini dalam misi bertemu dengan Patriak" jawab Lando.
"misi menemui ku?" tanya Lin Chen memastikan.
"benar patriak, kami di perintahkan Patriak Louis menemui Patriak dan mengantarkan surat undangan dari Patriak Louis" jawab nya lagi.
lalu Lando memberikan surat undangan pada Lin Chen, lalu Lin Chen membuka undangan itu dan membaca nya.
"Salam hormat Patriak Lin, perkenalkan nama saya Louis Patriak sekte pedang tunggal, ada pun maksud saya hanya lah untuk mengundang Patriak Lin ke sekte kecil kami hanya untuk mempererat ikatan sesama sekte aliran putih"
itulah isi surat itu, lalu Lin Chen mengeluarkan kertas dan alat tulis dan menulis surat balasan dan memberikan nya pada Lando.
"berikan ini pada Patriak kalian" ucap Lin Chen sambil memberikan gulungan kertas pada Lando.
setelah itu Lin Chen dan Lin Yue pergi ke meja resepsionis untuk membayar pesanan mereka, selesai membayar, mereka berdua kembali ke sekte karena hari sudah sore.
Malam hari nya.
di meja makan, Lin Chen, Lin Yue dan ratu Elfani makan bersama, tapi tidak ada yang bersuara sama sekali, tapi karena rasa bersalah nya, ratu Elfani memberanikan diri membuka obrolan.
"maafkan aku Patriak Lin, seharusnya aku tidak menanyakan hal itu" ucap ratu Elfani meminta maaf pada Lin Chen.
__ADS_1
"tidak apa apa ratu, aku sudah melupakan hal itu, dan aku harap ratu tidak menanyakan lagi soal itu" jawab Lin Chen.
"aku akan kembali besok, jika Patriak Lin tidak keberatan, mampir nya lah di kekaisaran ku" lanjut ratu Elfani yang memutuskan pergi besok pagi.