Pendekar Petir

Pendekar Petir
Akhir Lelang


__ADS_3

semua orang yang berada di masing masing kamar mereka sangat geram dengan Lin Chen.


"bajingan, dia tidak memberi sedikit pun pada ku" ucap geram tuan muda sekte bunga persik.


"tenanglah tuan muda, setelah lelang, kita akan merampoknya" ucap salah satu tetua.


tuan muda langsung tersenyum dengan ide itu, lalu dia berkata, "jangan biarkan bajingan itu lolos!!" ucap tuan muda.


"baiklah, kita sudah memasuki sesi terakhir, dan item terakhir kali ini adalah" ucap Meng Yu'er yang terhenti, sebab dia ingin membuat semua orang penasaran dengan item yang menjadi penutup itu.


lalu seorang pelayan lagi membawa kotak kecil ke atas panggung, lalu dia meletakkan nya diatas meja, Meng Yu'er kemudian membuka kotak kecil itu, lalu dia berkata.


"ini adalah buah buah abadi yang sangat langkah, dan kita semua tahu bagaimana seorang kultivator membutuhkan buah buah abadi" ucap Meng Yu'er sambil memperlihatkan isi kotak, atau buah buah abadi dengan jumlah 5 buah saja, sedangkan 5 buah lain nya tidak dia lelang.


"kelima buah buah abadi ini kami buka dengan harga 500 ribu batu roh tingkat tinggi, setiap kenaikan tidak kurang dari 20 ribu batu roh tingkat tinggi" ucap Meng Yu'er.


"aku harus mendapatkan kelima buah buah abadi itu" ucap kamar nomor 7.


"benar tuan muda, kita harus mendapatkan kelima buah buah abadi itu" balas salah satu tetua.


"530.000 batu roh tingkat tinggi" ucap kamar nomor 1 membuka penawaran.


"550.000 batu roh tingkat tinggi" ucap tuan muda sekte bunga persik.


"600.000 ribu batu roh tingkat tinggi" ucap kamar nomor 9.


"700.000 batu roh tingkat tinggi" ucap Lin Chen, dia ingin membuat acara lelang itu semakin memanas.


kembali semua mata tertuju pada kamar nya, mereka pikir jika Lin Chen sudah tidak akan ikut menawar, sebab dia sudah mendapatkan 2 item, sehingga uang nya sudah habis, tapi siapa sangka, Lin Chen juga ikut menawar.


sementara itu, Meng Yu'er tersenyum dan menggeleng kepala nya, sebab dia tidak menduga jika Lin Chen juga ikut menawar barang nya sendiri.


"cerdik" ucap Meng Yu'er membatin.


"mohon saudara kamar nomor 10 memberikan paviliun Alkemis wajah" ucap kamar nomor 8, yang merupakan perwakilan dari paviliun Alkemis.


"maafkan aku saudara, dalam lelang, siapa yang menawar lebih tinggi, dia yang memenangkan nya" balas Lin Chen santai.


jawaban Lin Chen itu sekali lagi membuat semua orang terkejut, bahkan paviliun Alkemis pun tidak dia pandang sama sekali.


"750.000 batu roh tingkat tinggi" ucap lagi kamar nomor 8.


"800.000 batu roh tingkat tinggi" ucap kamar nomor 6 yang sedari tadi hanya diam saja.


"1.000.000 batu roh tingkat tinggi" ucap tuan muda sekte bunga persik dengan nada yang agak marah, dia sudah sangat kesal, sebab Bim ada satu pun item yang dia menangkan.


sekali lagi suasana menjadi riuh ketika tuan muda sekte bunga persik menawarkan 1 juta batu roh tingkat tinggi.


"mohon tenang!!" ucap Meng Yu'er menenangkan.


"1100.000 batu roh tingkat tinggi" ucap kamar nomor 8 lagi.


"1500.000 batu roh tingkat tinggi" ucap Lin Chen sekali lagi, dan sekali lagi membuat semua orang sangat marah.

__ADS_1


"bajingan, kamu sudah mendapatkan 2 item lain nya, kenapa tidak kamu biarkan yang lain untuk memenangkan buah buah abadi itu?" bentak tuan muda sekte bunga persik yang sudah tidak tahan dengan emosi nya.


Lin Chen mendengar itu membuat nya tertawa, lalu dia balas mencibir, "kalau tidak punya uang, sana keluar!! jangan bikin ulah disini" ucap Lin Chen sambil tertawa renyah.


tuan muda itu semakin tidak tahan dengan emosi nya yang meluap luap, andai saja bukan rumah lelang bunga anggrek, sudah pasti dia menyerang Lin Chen.


"mohon tenang!!" ucap Meng Yu'er sekali lagi.


lalu suara keributan pun kembali menjadi hening, beberapa saat kemudian, Meng Yu'er kembali melanjutkan lelang.


"baiklah, kita lanjutkan lelang ini" ucap Meng Yu'er.


"1600.000 batu roh tingkat tinggi" ucap kamar nomor 1.


"1700.000 batu roh tingkat tinggi" ucap kamar nomor 2.


mereka terus saling bersaing untuk mendapatkan kelima buah buah abadi itu, hanya dalam beberapa saat saja, harga kelima buah buah abadi itu sudah melonjak ke 2 juta batu roh tingkat tinggi.


"2.200.000 batu roh tingkat tinggi" ucap tuan muda sekte bunga persik.


seketika suasana jadi hening, tidak ada lagi yang membuat penawaran, sebab uang yang mereka bawa paling banyak 2 juta.


"2.200.000 batu roh tingkat tinggi pertama"


"2.200.000 batu roh tingkat tinggi kedua"


"2.200.000 batu roh tingkat tinggi ketiga"


tuan muda sekte bunga teratai yang mendengar itu merasa sangat senang, sebab Meng Yu'er mengumumkan jika dia yang memenangkan buah buah abadi itu.


meski pun sangat mahal, tapi dengan kelima buah buah abadi itu, dia bisa meningkatkan kekuatan nya beberapa ranah lagi.


"sekarang kita masuk ke lelang terbuka, silahkan bagi siapa saja yang ingin melelang barang nya!!" ucap Meng Yu'er.


tapi tidak ada yang mau melelang barang nya, sehingga acara lelang pun di tutup.


setelah acara lelang selesai, Lin Chen pergi ke tempat pengambilan barang untuk membayar sekaligus mengambil keuntungan nya dari melelang buah buah abadi.


"tuan Lin sangat pandai memainkan harga" ucap Meng Yu'er memuji Lin Chen disaat Lin Chen sudah berada di ruangan pengambilan barang.


"nona Meng terlalu memuji" balas Lin Chen merendah.


lalu Meng Yu'er menyerahkan kitab penyamaran dan kunci dunia es pada Lin Chen, kemudian dia berkata.


"harga total buah buah abadi 2.200.000 baru roh tingkat tinggi, dan tuan Lin membeli dua item dengan harga 550.000 batu roh tingkat tinggi, sehingga uang tuan Qin tersisa 1.650.000 batu roh tingkat tinggi"


"rumah lelang bunga anggrek tidak memotong sepersen pun, dan mengenai sisa 5 buah buah abadi lain nya, rumah lelang akan membayar dengan harga yang sama di lelang tadi" ucap Meng Yu'er.


lalu dia menyerahkan sebuah cincin penyimpanan yang isi nya 3.850.000 batu roh tingkat tinggi pada Lin Chen.


Lin Chen pun memeriksa isi cincin penyimpanan itu, lalu dia mengeluarkan 1 buah cincin penyimpanan dan memberikan pada Meng Yu'er, kemudian dia berkata.


"5 buah buah abadi itu aku hadiahkan untuk nona Meng, jadi ambil saja uang ini" ucap Lin Chen sambil memberikan satu buah cincin penyimpanan pada Meng Yu'er.

__ADS_1


Meng Yu'er ingin menolak nya, tapi dengan segera Lin Chen berkata, "anggap saja itu adalah hadiah pertemanan kita nona Meng" ucap Lin Chen.


"terima kasih tuan Lin" balas Meng Yu'er.


setelah itu mereka berbincang bincang sedikit, lalu Lin Chen pamit dan keluar dari rumah lelang.


setelah berada di gerbang, dapat Lin Chen rasakan banyak aura yang menunggu nya dari jauh, meski begitu, Lin Chen berpura pura tidak tahu dan terus berjalan.


beberapa saat kemudian, Lin Chen sampai di gerbang kota, lalu dia keluar dari gerbang, karena dia ingin menarik mereka keluar kota agar dia bisa merampok mereka.


setelah berada 2 kilo dari kota, Lin Chen berhenti di sebuah hutan dan menunggu mereka, tidak lama kemudian.


Whush... Whush.. Whush.. Whush... Whush...


5 tetua yang mengawal tuan muda sekte bunga persik muncul di belakang Lin Chen, lalu salah satu berkata.


"cepat serahkan kitab pengaman yang ada padamu!!" ucap tetua itu.


Lin Chen menggeleng kepala nya, lalu dia berkata, "ambillah jika kalian mampu" tantang Lin Chen.


"bajingan, diminta baik baik tapi tidak mau, jangan salahkan kami karena bertindak kasar" ucap tetua itu lagi, lalu dia menyerang Lin Chen dengan sebuah pukulan.


Booooomm..


Aaaarrg...


bunyi ledakan dan teriakan disaat pukulan tetua itu mengenai Lin Chen, dan teriakan itu berasal dari tetua yang menyerang Lin Chen, sebab tangan nya sudah patah, bahkan tulang nya menembus keluar.


"apa?"


keempat tetua lain nya terkejut melihat salah satu tetua yang berteriak kesakitan karena tangan nya hancur, mereka langsung pasang sikap waspada pada Lin Chen.


"sejak di rumah lelang, kalian sudah berniat buruk pada ku, sekarang kalian juga ingin merampok ku, maka tidak ada maaf untuk kalian" ucap Lin Chen, lalu dia menyerang keempat tetua itu dan membunuh mereka tanpa ampun.


setelah membunuh kelima tetua sekte bunga persik, Lin Chen mengambil cincin penyimpanan mereka, lalu dia memeriksa isi nya.


"tidak buruk" ucap Lin Chen setelah melihat isi cincin penyimpanan kelima tetua.


lalu setelah itu, dia berniat kembali kedalam kota, tapi lagi lagi dia di hadang oleh 10 orang, melihat ke 10 orang yang menghadang nya itu membuat Lin Chen berseringai dingin.


"apa kalian juga ingin seperti mereka?" tanya Lin Chen dingin.


"tuan salah paham, kami di utus manager Meng Yu'er untuk melindungi tuan, tapi ternyata kami terlambat" ucap salah satu dari mereka.


Lin Chen cukup terkejut mendengar jawaban orang itu, lalu dia berkata, "sampaikan rasa terima kasih ku pada manager Meng" ucap Lin Chen yang sudah ramah sambil menangkupkan tangan nya.


*****


Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


Terima Kasih...

__ADS_1


__ADS_2